Cari disini...
Seputar Kaltim
Antrean truk di depan SMAN 3 Bontang. (Istimewa)
Bontang - Antrean truk di depan akses keluar masuk SMAN 3 Bontang sangat menganggu pelajar, terutama saat masuk atau pulang sekolah.
Pihak sekolah pun meminta aparat kepolisian mengamankan lalu lintas agar tidak sesuatu kepada peserta didiknya.
Kepala SMAN 3 Bontang, Harwanti mengatakan antrean truk yang tersebut sudah sangat mengganggu aktivitas guru dan siswa.
“Mereka ini parkirnya di depan gerbang masuk dan keluar, jadi kami kesusahan. Sudah kita tegur, tapi setelah itu ada lagi yang parkir di depan sini,” ujarnya.
Bahkan, tidak jarang para sopir yang ditegur justru menanggapi teguran dengan sinis, sehingga membuat pihak sekolah khawatir.
“Kalau saya yang tegur mereka masih pasrah, kalau sudah satpam atau laki-laki yang tegur, sopirnya ikut bekeras kayak mau kelahi,” lanjutnya.
Ia pun meminta bantuan aparat kepolisian agar membantu mengamankan lalu lintas pada jam sekolah. Apalagi ini juga berimbas kepada kerusakan infrastruktur sekolah.
Seperti rolling gate sekolah mengalami penurunan, diduga akibat beban berat truk yang sering parkir di depan sekolah pada malam hari.
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi mengatakan sementara ini, pihaknya akan melakukan pengamanan pada jam yang telah ditentukan, yakni pagi dan saat siswa pulang sekolah.
“Selain itu juga, akan kami pasangi rambu-rambu di area depan sekolah. Jadi kalau ada yang melanggar langsung kita tilang,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Antrean truk di depan SMAN 3 Bontang. (Istimewa)
Bontang - Antrean truk di depan akses keluar masuk SMAN 3 Bontang sangat menganggu pelajar, terutama saat masuk atau pulang sekolah.
Pihak sekolah pun meminta aparat kepolisian mengamankan lalu lintas agar tidak sesuatu kepada peserta didiknya.
Kepala SMAN 3 Bontang, Harwanti mengatakan antrean truk yang tersebut sudah sangat mengganggu aktivitas guru dan siswa.
“Mereka ini parkirnya di depan gerbang masuk dan keluar, jadi kami kesusahan. Sudah kita tegur, tapi setelah itu ada lagi yang parkir di depan sini,” ujarnya.
Bahkan, tidak jarang para sopir yang ditegur justru menanggapi teguran dengan sinis, sehingga membuat pihak sekolah khawatir.
“Kalau saya yang tegur mereka masih pasrah, kalau sudah satpam atau laki-laki yang tegur, sopirnya ikut bekeras kayak mau kelahi,” lanjutnya.
Ia pun meminta bantuan aparat kepolisian agar membantu mengamankan lalu lintas pada jam sekolah. Apalagi ini juga berimbas kepada kerusakan infrastruktur sekolah.
Seperti rolling gate sekolah mengalami penurunan, diduga akibat beban berat truk yang sering parkir di depan sekolah pada malam hari.
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi mengatakan sementara ini, pihaknya akan melakukan pengamanan pada jam yang telah ditentukan, yakni pagi dan saat siswa pulang sekolah.
“Selain itu juga, akan kami pasangi rambu-rambu di area depan sekolah. Jadi kalau ada yang melanggar langsung kita tilang,” pungkasnya.
(Sf/By)