Cari disini...
Seputar Kaltim
Penyaluran bantuan logistik BPBD PPU kepada keluarga korban kebakaran di RT 6 Kelurahan Sungai Parit, Penajam. (Foto: BPBD PPU)
Penajam - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga korban kebakaran di RT 6 Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, yang menewaskan dua anak.
Kepala BPBD PPU, Nurlaila mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa 40 kilogram beras, delapan dus mi instan, enam rak telur, dua dus air mineral, dua paket sembako, empat selimut, dua paket perlengkapan balita, serta tas bantuan dari BNPB.
Kebakaran terjadi pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 11.30 WITA. Satu unit rumah panggung berbahan kayu berukuran sekitar 6x8 meter milik Mansur ludes terbakar.
Tim gabungan mengerahkan lima unit mobil tangki pemadam untuk memadamkan api. Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 12.40 WITA.
Insiden tersebut merenggut nyawa dua anak, yakni Muh. Abizar Al Qhani (7) dan Muhtiti Fatur Frahardika (4). Sementara Nurhadija (28) mengalami luka bakar.
Kedua korban meninggal dunia dievakuasi ke RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Muslim Nipah-Nipah pada hari yang sama.
"Saat ini keluarga korban mengungsi sementara di rumah Arifudin, tetangga yang berada di RT yang sama," kata Nurlaila.
Ia menambahkan, BPBD terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar keluarga terdampak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Penyaluran bantuan logistik BPBD PPU kepada keluarga korban kebakaran di RT 6 Kelurahan Sungai Parit, Penajam. (Foto: BPBD PPU)
Penajam - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga korban kebakaran di RT 6 Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, yang menewaskan dua anak.
Kepala BPBD PPU, Nurlaila mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa 40 kilogram beras, delapan dus mi instan, enam rak telur, dua dus air mineral, dua paket sembako, empat selimut, dua paket perlengkapan balita, serta tas bantuan dari BNPB.
Kebakaran terjadi pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 11.30 WITA. Satu unit rumah panggung berbahan kayu berukuran sekitar 6x8 meter milik Mansur ludes terbakar.
Tim gabungan mengerahkan lima unit mobil tangki pemadam untuk memadamkan api. Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 12.40 WITA.
Insiden tersebut merenggut nyawa dua anak, yakni Muh. Abizar Al Qhani (7) dan Muhtiti Fatur Frahardika (4). Sementara Nurhadija (28) mengalami luka bakar.
Kedua korban meninggal dunia dievakuasi ke RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Muslim Nipah-Nipah pada hari yang sama.
"Saat ini keluarga korban mengungsi sementara di rumah Arifudin, tetangga yang berada di RT yang sama," kata Nurlaila.
Ia menambahkan, BPBD terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar keluarga terdampak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
(Sf/Rs)