Seputar Kaltim

    Pasar Sepinggan Dilahap Si Jago Merah, Informasi Awal 200 lebih Petak Kios Terbakar

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    31 Juli 2026 pukul 13:54 WITA

    Kobaran api dengan cepat menghanguskan petak kios di Pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan. (Foto: relawan balikpapan/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Petugas pemadam kebakaran menghadapi berbagai kendala saat memadamkan kebakaran hebat yang melanda Pasar Sepinggan, Balikpapan, Jumat (31/7/2026) pagi.

    Akses yang sempit, banyaknya kendaraan, kabel yang melintang, serta warga yang berupaya menyelamatkan barang dagangan membuat proses penanganan api berjalan tidak mudah.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 06.00 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD segera mengerahkan seluruh personel dan armada yang tersedia.

    Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman juga melibatkan personel TNI, Polri, Brimob, Ditsamapta Polda Kalimantan Timur, Pertamina Hulu Mahakam (PHM), serta sejumlah relawan.

    “Salah satu kendala terbesar adalah akses menuju lokasi kebakaran yang cukup sempit, ditambah aktivitas warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang mereka sehingga memperlambat pergerakan petugas,” ucap Usman.

    Kebakaran yang terjadi di kawasan pasar dengan mayoritas bangunan berbahan kayu itu membuat api cepat membesar. Berdasarkan informasi awal, sekitar 200 lebih petak kios berada di area yang terdampak kebakaran.

    Meski demikian, BPBD belum dapat memastikan jumlah kios yang terbakar. Pendataan masih menunggu proses pendinginan selesai dan akan dilakukan bersama Dinas Perdagangan Kota Balikpapan.

    “Jumlah petak yang terdampak masih menunggu pendataan resmi dari Dinas Perdagangan Kota Balikpapan,” terangnya.

    Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Informasi sementara menyebut api diduga berasal dari salah satu kios di dalam pasar. Namun, penyebab pasti baru akan dipastikan setelah hasil pemeriksaan dari tim Inafis dan Satreskrim Polresta Balikpapan selesai.

    Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Petugas masih melakukan proses pendinginan sekaligus mendata jumlah kios yang terdampak serta menghitung besaran kerugian akibat kebakaran.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pasar Sepinggan Dilahap Si Jago Merah, Informasi Awal 200 lebih Petak Kios Terbakar

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    31 Juli 2026 pukul 13:54 WITA

    Kobaran api dengan cepat menghanguskan petak kios di Pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan. (Foto: relawan balikpapan/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Petugas pemadam kebakaran menghadapi berbagai kendala saat memadamkan kebakaran hebat yang melanda Pasar Sepinggan, Balikpapan, Jumat (31/7/2026) pagi.

    Akses yang sempit, banyaknya kendaraan, kabel yang melintang, serta warga yang berupaya menyelamatkan barang dagangan membuat proses penanganan api berjalan tidak mudah.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 06.00 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD segera mengerahkan seluruh personel dan armada yang tersedia.

    Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman juga melibatkan personel TNI, Polri, Brimob, Ditsamapta Polda Kalimantan Timur, Pertamina Hulu Mahakam (PHM), serta sejumlah relawan.

    “Salah satu kendala terbesar adalah akses menuju lokasi kebakaran yang cukup sempit, ditambah aktivitas warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang mereka sehingga memperlambat pergerakan petugas,” ucap Usman.

    Kebakaran yang terjadi di kawasan pasar dengan mayoritas bangunan berbahan kayu itu membuat api cepat membesar. Berdasarkan informasi awal, sekitar 200 lebih petak kios berada di area yang terdampak kebakaran.

    Meski demikian, BPBD belum dapat memastikan jumlah kios yang terbakar. Pendataan masih menunggu proses pendinginan selesai dan akan dilakukan bersama Dinas Perdagangan Kota Balikpapan.

    “Jumlah petak yang terdampak masih menunggu pendataan resmi dari Dinas Perdagangan Kota Balikpapan,” terangnya.

    Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Informasi sementara menyebut api diduga berasal dari salah satu kios di dalam pasar. Namun, penyebab pasti baru akan dipastikan setelah hasil pemeriksaan dari tim Inafis dan Satreskrim Polresta Balikpapan selesai.

    Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Petugas masih melakukan proses pendinginan sekaligus mendata jumlah kios yang terdampak serta menghitung besaran kerugian akibat kebakaran.

    (Sf/Rs)