Seputar Kaltim

    Pasar Ramadan Dipusatkan di Kawasan Budaya Tenggarong, Ada Festival Islami Setiap Akhir Pekan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    17 Februari 2025 pukul 19:34 WITA

    Kawasan Budaya yang akan menjadi lokasi Pasar Ramadan di Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pasar Ramadan di Kecamatan Tenggarong bakal dipusatkan di satu lokasi, yakni di Kawasan Budaya, tepatnya di sekitar Monumen Pancasila dan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

    "Setiap malam minggu, kita akan adakan Festival Ramadan diisi oleh pecinta musik islami di lokasi itu, jadi bukanya pasar itu sampai malam. Kalau hari biasa itu cuma sampai pukul 07.00 WITA saja," kata Camat Tenggarong, Sukono, Senin (17/2/2025).

    Sukono mengatakan penetapan lokasi pasar ini telah disepakati bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

    Ia menyebut sebanyak 200 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan mengisi stan di lokasi tersebut untuk berjualan takjil berbuka puasa. “Nanti beberapa hari sebelum Ramadan stan-stan pedagang sudah dipasang semuanya. H-1 Ramadan akan dibuka bagi masyarakat,”

    Tata letak pasar Ramadan akan membentuk Letter U dengan mengelilingi Monumen Pancasila. Setiap stand akan menghadap Masjid Agung SAMS dan Kedaton Kesultanan. 

    Sementara, Simpang Odah Etam yang dilaksanakan setiap Sabtu malam di Jalan Mayjen Sutoyo juga akan digantikan menjadi Pasar Ramadan, sehingga pedagang akan berjualan dari sore hingga malam, bahkan terbuka saja jika ada yang ingin berjualan hingga waktu sahur.

    “Kami ingin lokasi jual belinya terpusat, dan lokasi ini kami harap dapat memotivasi pedagang untuk menjual yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

    Pihaknya juga telah berkoordinasi kepada para pedagang UMKM yang berada di Tenggarong untuk mengisi stan yang sudah disediakan. 

    "Kita ingin fokuskan di kawasan yang sudah kita tentukan, jadi tak ada lagi yang jualan di lain tempat, ini untuk mengurangi kemacetan di jalan, maknya kita fokuskan di lokasi Kawasan Budaya itu," ungkapnya. 

    Ia berharap para pelaku UMKM dapat mentaati peraturan yang telah di sepakati bersama agar tidak mengganggu lalu lintas saat Bulan Suci Ramadan kelak. "Pembeda di Ramadan tahun ini, kita pusatkan lokasi pasar Ramadan di satu tempat, itu sudah kita atur semuanya, kita juga sudah sepakati dengan pelaku UMKM di Tenggarong untuk ngisi disitu," pungkasnya. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pasar Ramadan Dipusatkan di Kawasan Budaya Tenggarong, Ada Festival Islami Setiap Akhir Pekan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    17 Februari 2025 pukul 19:34 WITA

    Kawasan Budaya yang akan menjadi lokasi Pasar Ramadan di Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pasar Ramadan di Kecamatan Tenggarong bakal dipusatkan di satu lokasi, yakni di Kawasan Budaya, tepatnya di sekitar Monumen Pancasila dan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

    "Setiap malam minggu, kita akan adakan Festival Ramadan diisi oleh pecinta musik islami di lokasi itu, jadi bukanya pasar itu sampai malam. Kalau hari biasa itu cuma sampai pukul 07.00 WITA saja," kata Camat Tenggarong, Sukono, Senin (17/2/2025).

    Sukono mengatakan penetapan lokasi pasar ini telah disepakati bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

    Ia menyebut sebanyak 200 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan mengisi stan di lokasi tersebut untuk berjualan takjil berbuka puasa. “Nanti beberapa hari sebelum Ramadan stan-stan pedagang sudah dipasang semuanya. H-1 Ramadan akan dibuka bagi masyarakat,”

    Tata letak pasar Ramadan akan membentuk Letter U dengan mengelilingi Monumen Pancasila. Setiap stand akan menghadap Masjid Agung SAMS dan Kedaton Kesultanan. 

    Sementara, Simpang Odah Etam yang dilaksanakan setiap Sabtu malam di Jalan Mayjen Sutoyo juga akan digantikan menjadi Pasar Ramadan, sehingga pedagang akan berjualan dari sore hingga malam, bahkan terbuka saja jika ada yang ingin berjualan hingga waktu sahur.

    “Kami ingin lokasi jual belinya terpusat, dan lokasi ini kami harap dapat memotivasi pedagang untuk menjual yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

    Pihaknya juga telah berkoordinasi kepada para pedagang UMKM yang berada di Tenggarong untuk mengisi stan yang sudah disediakan. 

    "Kita ingin fokuskan di kawasan yang sudah kita tentukan, jadi tak ada lagi yang jualan di lain tempat, ini untuk mengurangi kemacetan di jalan, maknya kita fokuskan di lokasi Kawasan Budaya itu," ungkapnya. 

    Ia berharap para pelaku UMKM dapat mentaati peraturan yang telah di sepakati bersama agar tidak mengganggu lalu lintas saat Bulan Suci Ramadan kelak. "Pembeda di Ramadan tahun ini, kita pusatkan lokasi pasar Ramadan di satu tempat, itu sudah kita atur semuanya, kita juga sudah sepakati dengan pelaku UMKM di Tenggarong untuk ngisi disitu," pungkasnya. 

    (Sf/By)