Seputar Kaltim

    Pasar Buah Merdeka Samarinda Bakal jadi Ikon Baru, Ditarget Rampung  Tahun 2025

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    30 Desember 2024 pukul 14:59 WITA

    Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy saat diwawancarai belum lama ini. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Pembangunan Pasar Buah di kawasan Jalan Merdeka, Samarinda, sudah dimulai dengan pembangunan pondasi. Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam menghadirkan pasar modern dengan konsep drive-thru pertama di Samarinda. Meski pemasangan pondasi selesai pada akhir tahun 2024, pembangunan pasar akan dilanjutkan pada 2025 untuk tahap penyelesaian akhir.  

    Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, yang juga merupakan penggagas proyek ini sejak menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda, mengonfirmasi progres tersebut. "Fondasi sudah selesai, dan kita lanjutkan finalisasi pembangunannya pada tahun depan. Dengan begitu, pengerjaan bisa lebih teliti dan tidak terburu-buru," jelas Marnabas. 
      
    Proyek ini telah menghabiskan Rp3 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 untuk tahap awal. Pada tahun 2025, Pemkot Samarinda mengalokasikan Rp6 miliar dalam APBD Murni untuk menyelesaikan keseluruhan proyek. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp9 miliar, lebih tinggi dari rencana awal akibat penyesuaian desain dan pengawasan tambahan.  

    "Kalau di APBD Murni, pengerjaannya lebih nyaman karena tidak dikejar waktu. Kami ingin memastikan kualitas tetap terjaga," tegas Marnabas.  

    Pasar Buah Merdeka dirancang dengan konsep modern yang simpel namun fungsional. Sebanyak 60 petak berukuran 3x3 meter akan disediakan untuk pedagang buah, dengan akses yang dikelilingi jalan besar. "Pasar ini akan menjadi pusat perdagangan buah dengan konsep drive-thru, di mana pembeli dapat langsung parkir dan belanja tanpa harus berjalan jauh," tambahnya.  

    Pasar ini juga direncanakan sebagai ikon baru yang mendukung branding Kota Samarinda sebagai kota yang memprioritaskan kemudahan akses perdagangan. "Lokasinya strategis dan mudah dijangkau, dikelilingi jalan dari berbagai arah. Ini akan menjadi daya tarik baru di Samarinda," ujarnya.  

    Marnabas optimistis bahwa pembangunan Pasar Buah Merdeka akan selesai tepat waktu pada 2025 dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

    “Pasar ini akan menjadi ikon baru yang memperkuat identitas Samarinda sebagai pusat perdagangan modern,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pasar Buah Merdeka Samarinda Bakal jadi Ikon Baru, Ditarget Rampung  Tahun 2025

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    30 Desember 2024 pukul 14:59 WITA

    Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy saat diwawancarai belum lama ini. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Pembangunan Pasar Buah di kawasan Jalan Merdeka, Samarinda, sudah dimulai dengan pembangunan pondasi. Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam menghadirkan pasar modern dengan konsep drive-thru pertama di Samarinda. Meski pemasangan pondasi selesai pada akhir tahun 2024, pembangunan pasar akan dilanjutkan pada 2025 untuk tahap penyelesaian akhir.  

    Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, yang juga merupakan penggagas proyek ini sejak menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda, mengonfirmasi progres tersebut. "Fondasi sudah selesai, dan kita lanjutkan finalisasi pembangunannya pada tahun depan. Dengan begitu, pengerjaan bisa lebih teliti dan tidak terburu-buru," jelas Marnabas. 
      
    Proyek ini telah menghabiskan Rp3 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 untuk tahap awal. Pada tahun 2025, Pemkot Samarinda mengalokasikan Rp6 miliar dalam APBD Murni untuk menyelesaikan keseluruhan proyek. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp9 miliar, lebih tinggi dari rencana awal akibat penyesuaian desain dan pengawasan tambahan.  

    "Kalau di APBD Murni, pengerjaannya lebih nyaman karena tidak dikejar waktu. Kami ingin memastikan kualitas tetap terjaga," tegas Marnabas.  

    Pasar Buah Merdeka dirancang dengan konsep modern yang simpel namun fungsional. Sebanyak 60 petak berukuran 3x3 meter akan disediakan untuk pedagang buah, dengan akses yang dikelilingi jalan besar. "Pasar ini akan menjadi pusat perdagangan buah dengan konsep drive-thru, di mana pembeli dapat langsung parkir dan belanja tanpa harus berjalan jauh," tambahnya.  

    Pasar ini juga direncanakan sebagai ikon baru yang mendukung branding Kota Samarinda sebagai kota yang memprioritaskan kemudahan akses perdagangan. "Lokasinya strategis dan mudah dijangkau, dikelilingi jalan dari berbagai arah. Ini akan menjadi daya tarik baru di Samarinda," ujarnya.  

    Marnabas optimistis bahwa pembangunan Pasar Buah Merdeka akan selesai tepat waktu pada 2025 dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

    “Pasar ini akan menjadi ikon baru yang memperkuat identitas Samarinda sebagai pusat perdagangan modern,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)