Seputar Kaltim

    Pasangan Mudiyat - WIN jadi Bapaslon Pertama yang Rampungkan Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Pilkada PPU

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    01 September 2024 pukul 10:48 WITA

    Bapaslon Bupati dan Wabup PPU, Mudyat - WIN setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.(Istimewa)

    Penajam - Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor - Abdul Waris Muin (WIN) telah, tercatat menjadi Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) pertana  di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang menyelesaikan tahapan pemeriksaan kesehatan, yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan,  Sabtu (31/8/2024) kemarin.

    Pemeriksaan berlangsung selama dua hari  terhitung mulai 30-31 Agustus 2024. Selama pemeriksaan, pasangan Mudyat - WIN mengaku merasa puas dan nyaman  atas pelayanan dan fasilitas yang disediakan oleh pihak rumah sakit.

    “Kami akui, selama pemeriksaan kami merasa terlayani dengan baik, bahkan dari awal pemeriksaan hingga berakhir tidak ada muncul masalah dan kendala yang berarti,” ucap Mudyat, Sabtu (31/8/2024) kemarin.

    Di kesempatan yang sama, Wakil Direktur RSKD BPP, dr. Ariesanty menyampaikan berbagai pemeriksaan yang telah dilalui oleh pasangan Mudyat - WIN adalah pemeriksaan jasmani dan rohani, psikologis dan tes narkotika.

    “Pemeriksaan yang dijalani oleh pasangan Mudyat - WIN adalah penyakit dalam, bedah, ortopedi, mata, EHT, jantung dan paru-paru yang dilakukan ileh dokter spesialis,” jelas dr. Ariesanty.

    Tak hanya itu, pemeriksaan masih berlanjut dengan melalui tes Ultrasonografi (USG) dimulai dari melihat organ dalamnya dan dilakukan treadmill MRI. 

    Kemudian, pemeriksaan narkotika yang merupakan rangakaian pemeriksaan rohani yakni tes psikiatri dilakukan oleh dokter jiwa. 

    Terakhir, psikolog atau psikater akan melakukan tes intelegensi, potensi kepribadian dan potensi khusus kepada pasangan tersebut.

    “Pasangan ini telah menjalani rangkaian pemeriksaan, mulai dari jasmani, rohani dan penyalahgunaan narkotika telah kami lakukan. Kemudian pemeriksaan ini dinyatakan udah selesai,” ungkap dr. Ariesanty.

    Untuk hasil pemeriksaan dari pasangan Mudyat - WIN akan disampaikan terlebih dahulu kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU. Karena merujuk pada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berisikan kesepakatan kedua belah pihak.

    “Meski Mudyat - WIN sudah melewati berbagai rangkaian pemeriksaan, kami harus menunggu Bapaslon PPU lainnya. Kemudian setelah semuanya telah selesai menjalani rangkaian pemeriksaan, baru kami menyerahkan hasilnya kepada KPU 1x24 jam,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pasangan Mudiyat - WIN jadi Bapaslon Pertama yang Rampungkan Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Pilkada PPU

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    01 September 2024 pukul 10:48 WITA

    Bapaslon Bupati dan Wabup PPU, Mudyat - WIN setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.(Istimewa)

    Penajam - Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor - Abdul Waris Muin (WIN) telah, tercatat menjadi Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) pertana  di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang menyelesaikan tahapan pemeriksaan kesehatan, yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan,  Sabtu (31/8/2024) kemarin.

    Pemeriksaan berlangsung selama dua hari  terhitung mulai 30-31 Agustus 2024. Selama pemeriksaan, pasangan Mudyat - WIN mengaku merasa puas dan nyaman  atas pelayanan dan fasilitas yang disediakan oleh pihak rumah sakit.

    “Kami akui, selama pemeriksaan kami merasa terlayani dengan baik, bahkan dari awal pemeriksaan hingga berakhir tidak ada muncul masalah dan kendala yang berarti,” ucap Mudyat, Sabtu (31/8/2024) kemarin.

    Di kesempatan yang sama, Wakil Direktur RSKD BPP, dr. Ariesanty menyampaikan berbagai pemeriksaan yang telah dilalui oleh pasangan Mudyat - WIN adalah pemeriksaan jasmani dan rohani, psikologis dan tes narkotika.

    “Pemeriksaan yang dijalani oleh pasangan Mudyat - WIN adalah penyakit dalam, bedah, ortopedi, mata, EHT, jantung dan paru-paru yang dilakukan ileh dokter spesialis,” jelas dr. Ariesanty.

    Tak hanya itu, pemeriksaan masih berlanjut dengan melalui tes Ultrasonografi (USG) dimulai dari melihat organ dalamnya dan dilakukan treadmill MRI. 

    Kemudian, pemeriksaan narkotika yang merupakan rangakaian pemeriksaan rohani yakni tes psikiatri dilakukan oleh dokter jiwa. 

    Terakhir, psikolog atau psikater akan melakukan tes intelegensi, potensi kepribadian dan potensi khusus kepada pasangan tersebut.

    “Pasangan ini telah menjalani rangkaian pemeriksaan, mulai dari jasmani, rohani dan penyalahgunaan narkotika telah kami lakukan. Kemudian pemeriksaan ini dinyatakan udah selesai,” ungkap dr. Ariesanty.

    Untuk hasil pemeriksaan dari pasangan Mudyat - WIN akan disampaikan terlebih dahulu kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU. Karena merujuk pada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berisikan kesepakatan kedua belah pihak.

    “Meski Mudyat - WIN sudah melewati berbagai rangkaian pemeriksaan, kami harus menunggu Bapaslon PPU lainnya. Kemudian setelah semuanya telah selesai menjalani rangkaian pemeriksaan, baru kami menyerahkan hasilnya kepada KPU 1x24 jam,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)