Cari disini...
Seputar Kaltim
Pengungkapan bayi terlantar oleh Press Release Polresta Samarinda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kepolisian Samarinda tengah mengusut kasus penemuan bayi yang menggemparkan warga beberapa waktu lalu. Hasil penyelidikan mendalam mengungkapkan fakta mengejutkan di balik peristiwa tersebut. Ternyata, penemuan bayi itu merupakan hasil rekayasa dari orang tua bayi sendiri yang dibantu oleh seorang perempuan yang berniat mengadopsi.
Kasus ini terungkap setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Dari hasil pemeriksaan, polisi menetapkan dua orang tersangka, yakni orang tua bayi yang merupakan sepasang kekasih, dan seorang perempuan yang berniat mengadopsi bayi tersebut.
"Kedua tersangka ini awalnya merasa bingung karena kehamilan yang tidak direncanakan. Mereka kemudian mencari cara untuk memberikan anaknya pada orang lain melalui media sosial," ujar Kapolres Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, Rabu (8/7/2024).
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa tersangka perempuan yang berniat mengadopsi awalnya tertarik dengan tawaran adopsi bayi tersebut. Namun, setelah membawa bayi pulang, ia mulai merasa khawatir dan ragu dengan keputusan yang telah diambilnya.
"Tersangka perempuan ini kemudian menyusun skenario untuk membuat seolah-olah bayi tersebut ditemukan di depan rumah warga. Tujuannya adalah untuk melepaskan diri dari tanggung jawab dan agar bayi tersebut dapat diadopsi oleh orang lain secara legal," ungkap Kombes Pol Ary Fadli.
Saat ini, bayi yang ditemukan telah diamankan dan dititipkan di UPTD PPA Samarinda untuk mendapatkan perawatan dan pengasuhan yang layak. Polisi juga tengah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan tumbuh kembang bayi tersebut.
"Kami akan terus mendalami kasus ini, yang terpenting bagi kami adalah memastikan keselamatan dan kesejahteraan bayi tersebut," tegasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pengungkapan bayi terlantar oleh Press Release Polresta Samarinda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kepolisian Samarinda tengah mengusut kasus penemuan bayi yang menggemparkan warga beberapa waktu lalu. Hasil penyelidikan mendalam mengungkapkan fakta mengejutkan di balik peristiwa tersebut. Ternyata, penemuan bayi itu merupakan hasil rekayasa dari orang tua bayi sendiri yang dibantu oleh seorang perempuan yang berniat mengadopsi.
Kasus ini terungkap setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Dari hasil pemeriksaan, polisi menetapkan dua orang tersangka, yakni orang tua bayi yang merupakan sepasang kekasih, dan seorang perempuan yang berniat mengadopsi bayi tersebut.
"Kedua tersangka ini awalnya merasa bingung karena kehamilan yang tidak direncanakan. Mereka kemudian mencari cara untuk memberikan anaknya pada orang lain melalui media sosial," ujar Kapolres Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, Rabu (8/7/2024).
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa tersangka perempuan yang berniat mengadopsi awalnya tertarik dengan tawaran adopsi bayi tersebut. Namun, setelah membawa bayi pulang, ia mulai merasa khawatir dan ragu dengan keputusan yang telah diambilnya.
"Tersangka perempuan ini kemudian menyusun skenario untuk membuat seolah-olah bayi tersebut ditemukan di depan rumah warga. Tujuannya adalah untuk melepaskan diri dari tanggung jawab dan agar bayi tersebut dapat diadopsi oleh orang lain secara legal," ungkap Kombes Pol Ary Fadli.
Saat ini, bayi yang ditemukan telah diamankan dan dititipkan di UPTD PPA Samarinda untuk mendapatkan perawatan dan pengasuhan yang layak. Polisi juga tengah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan tumbuh kembang bayi tersebut.
"Kami akan terus mendalami kasus ini, yang terpenting bagi kami adalah memastikan keselamatan dan kesejahteraan bayi tersebut," tegasnya.
(Sf/Rs)