Cari disini...
Seputar Kaltim
Rapat Koordinasi (Rakor) dan deklarasi Partai Koalisi Indonesia Maju Prabowo Gibran Provinsi Kalimantan Timur pada Pemilu 2024. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan pemenangan lebih dari 50 persen terhadap pasangan Prabowo-Gibran di Kaltim.
Hal itu disampaikan oleh inisiator acara, Andi Harun, pada rapat koordinasi (rakor) Partai Koalisi Indonesia Maju Prabowo-Gibran 2024, di Hotel Harris, Samarinda, Sabtu (18/11/2023) malam.
"Dalam rapat koordinasi dan deklarasi, Koalisi ini memiliki komitmen dapat memenangkan selebihnya 50 persen pasangan Prabowo Gibran di Kaltim," ujar Andi Harun.
Dengan target itu, Andi Harun bersama pimpinan partai lainnya, yakni Ketua Partai Demokrat Kaltim Irwan, Sekretaris Partai Golkar Kaltim, Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim Sigit Wibowo, Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Kaltim Syafrudin, Ketua Partai Gelora Kaltim Hadi Mulyadi, Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaltim Decky Samuel, Ketua Partai Garuda Kaltim Amir Umar Sadikin, dan Ketua Partai Prima Kaltim Melly Fatma Olla, menyepakati enam poin.
Pertama, dalam pembentukan tim kampanye daerah (TKD) sepenuhnya akan diserahkan kepada pasangan capres dan cawapres atau kepada TKN. Namun dalam hal ini berbagai partai telah mengusulkan Andi Harun untuk menjadi Ketua TKD Kaltim. Usulan lainnya terdapat nama Rudy Mas'ud.
"Karena semua pimpinan partai politik (Parpol) atau semua pihak memiliki peluang yang sama dan kapasitas yang sama untuk menjadi pimpinan TKD di daerah, kami sepenuhnya menyerahkan pusat," imbuhnya.
Kedua, pada 28 November kampanye sudah dapat dimulai, keputusannya untuk caleg dari partai koalisi di semua tingkatan untuk mencantumkan gambar capres pada alat peraga kampanye (Algaka).
"Ketiga, Koalisi parpol baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama melakukan kampanye pemenangan pasangan Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024," ujar Andi Harun.
Keempat, Koalisi Partai Politik sanggup menyediakan dua saksi dari masing-masing TPS, dengan jumlah saat ini sebanyak 10.441 TPS.
"Hal itu akan dibahas kelanjutannya oleh tim teknis setelah pembentukan TKD secara kolektif," katanya.
Kesepakatan lainnya, Andi Harun juga menekankan kepada Parpol untuk bersepakat atas TKD Indonesia Maju akan dikelola secara kolektif datas prinsip proporsional dan keterbukaan.
"Mau itu berkaitan dengan dana dari pusat ataupun lainnya, kita berharap semua secara terbuka," bebernya.
Selain itu, Koalisi ini sementara waktu masih mencari sekretariat pemenangan, untuk menunggu itu Andi Harun meminta untuk membuat sekretariat secara online.
Untuk memaksimalkan langkah ini, Andi Harun optimis terhadap gerakan yang dilakukan ini. "Kita semua doakan agar sukses mau partai politik yang tergabung dalam Indonesia maju, dan kami semua sangat optimis diatas upaya-upaya konkrit yang menyebarkan semua visi misi dan program yang sangat luar biasa dari pasangan Prabowo Gibran," bebernya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Rapat Koordinasi (Rakor) dan deklarasi Partai Koalisi Indonesia Maju Prabowo Gibran Provinsi Kalimantan Timur pada Pemilu 2024. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan pemenangan lebih dari 50 persen terhadap pasangan Prabowo-Gibran di Kaltim.
Hal itu disampaikan oleh inisiator acara, Andi Harun, pada rapat koordinasi (rakor) Partai Koalisi Indonesia Maju Prabowo-Gibran 2024, di Hotel Harris, Samarinda, Sabtu (18/11/2023) malam.
"Dalam rapat koordinasi dan deklarasi, Koalisi ini memiliki komitmen dapat memenangkan selebihnya 50 persen pasangan Prabowo Gibran di Kaltim," ujar Andi Harun.
Dengan target itu, Andi Harun bersama pimpinan partai lainnya, yakni Ketua Partai Demokrat Kaltim Irwan, Sekretaris Partai Golkar Kaltim, Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim Sigit Wibowo, Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Kaltim Syafrudin, Ketua Partai Gelora Kaltim Hadi Mulyadi, Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaltim Decky Samuel, Ketua Partai Garuda Kaltim Amir Umar Sadikin, dan Ketua Partai Prima Kaltim Melly Fatma Olla, menyepakati enam poin.
Pertama, dalam pembentukan tim kampanye daerah (TKD) sepenuhnya akan diserahkan kepada pasangan capres dan cawapres atau kepada TKN. Namun dalam hal ini berbagai partai telah mengusulkan Andi Harun untuk menjadi Ketua TKD Kaltim. Usulan lainnya terdapat nama Rudy Mas'ud.
"Karena semua pimpinan partai politik (Parpol) atau semua pihak memiliki peluang yang sama dan kapasitas yang sama untuk menjadi pimpinan TKD di daerah, kami sepenuhnya menyerahkan pusat," imbuhnya.
Kedua, pada 28 November kampanye sudah dapat dimulai, keputusannya untuk caleg dari partai koalisi di semua tingkatan untuk mencantumkan gambar capres pada alat peraga kampanye (Algaka).
"Ketiga, Koalisi parpol baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama melakukan kampanye pemenangan pasangan Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024," ujar Andi Harun.
Keempat, Koalisi Partai Politik sanggup menyediakan dua saksi dari masing-masing TPS, dengan jumlah saat ini sebanyak 10.441 TPS.
"Hal itu akan dibahas kelanjutannya oleh tim teknis setelah pembentukan TKD secara kolektif," katanya.
Kesepakatan lainnya, Andi Harun juga menekankan kepada Parpol untuk bersepakat atas TKD Indonesia Maju akan dikelola secara kolektif datas prinsip proporsional dan keterbukaan.
"Mau itu berkaitan dengan dana dari pusat ataupun lainnya, kita berharap semua secara terbuka," bebernya.
Selain itu, Koalisi ini sementara waktu masih mencari sekretariat pemenangan, untuk menunggu itu Andi Harun meminta untuk membuat sekretariat secara online.
Untuk memaksimalkan langkah ini, Andi Harun optimis terhadap gerakan yang dilakukan ini. "Kita semua doakan agar sukses mau partai politik yang tergabung dalam Indonesia maju, dan kami semua sangat optimis diatas upaya-upaya konkrit yang menyebarkan semua visi misi dan program yang sangat luar biasa dari pasangan Prabowo Gibran," bebernya.
(Sf/Rs)