Cari disini...
Seputarfakta.com - Tria -
Seputar Kaltim
Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade saat diwawancara di Gedung DPRD, Rabu (21/8/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Teras Samarinda tahap I yang berada di depan Kantor Gubernur, Jalan Gajahmada, Kelurahan Pasar Pagi itu sedang dalam tahap finalisasi, salah satunya persiapan lahan parkir.
Destinasi wisata itu akan dikelola oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan pihak ketiga seperti Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga yang akan mengelola parkir di sana.
Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade menjelaskan pihaknya tengah mempersiapkan pengelolaan parkir itu baik secara fisik maupun administratif.
Parkir yang diterapkan nanti berbasis digital, di mana pembayaran dilakukan dengan non-tunai. Bisa melalui dompet digital (e-wallet), QRIS, uang elektronik (e-money) dan sebagainya.
"Secara fisik kami proses membuat parkir digital, karena di sana harus cash less (nontunai), by sistem, dan mengakomodir kebiasaan masyarakat Samarinda," ungkap Syamsuddin saat diwawancara di Gedung DPRD Samarinda, Rabu (21/8/2024).
Ia meyakini, sistem parkir yang akan diterapkan di Teras Samarinda tidak akan mengalami kendala berarti. Terlebih saat ini masyarakat sudah mulai menjalani pembayaran parkir nontunai di beberapa tempat. Sehingga ia menilai masyarakat sudah mulai terbiasa akan hal itu.
Meski tidak menutup kemungkinan kendala pasti akan turut menyertai. Tapi upaya ini menurutnya menjadi salah satu cara memberikan edukasi bagi masyarakat agar terbiasa untuk menuju digitalisasi.
"Tetap dari arahan wali kota, dan kami berupaya sebisa mungkin masyarakat berpindah dari pembayaran tunai ke nontunai, tinggal masalah kebiasaan saja," tuturnya.
Persiapan ini dilakukan secara gotong royong dengan pihak-pihak terkait untuk mempercepat prosesnya. Pihaknya berusaha menyelesaikan pekerjaan ini seperti tenggat waktu yang diberikan hingga akhir Agustus 2024 mendatang.
"Ini juga kan sedang proses fisik, lagi di proses tempat parkirnya, dan juga on progress. Kita usahakan sebaik dan secepat mungkin," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Tria -
Seputar Kaltim

Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade saat diwawancara di Gedung DPRD, Rabu (21/8/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Teras Samarinda tahap I yang berada di depan Kantor Gubernur, Jalan Gajahmada, Kelurahan Pasar Pagi itu sedang dalam tahap finalisasi, salah satunya persiapan lahan parkir.
Destinasi wisata itu akan dikelola oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan pihak ketiga seperti Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Varia Niaga yang akan mengelola parkir di sana.
Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade menjelaskan pihaknya tengah mempersiapkan pengelolaan parkir itu baik secara fisik maupun administratif.
Parkir yang diterapkan nanti berbasis digital, di mana pembayaran dilakukan dengan non-tunai. Bisa melalui dompet digital (e-wallet), QRIS, uang elektronik (e-money) dan sebagainya.
"Secara fisik kami proses membuat parkir digital, karena di sana harus cash less (nontunai), by sistem, dan mengakomodir kebiasaan masyarakat Samarinda," ungkap Syamsuddin saat diwawancara di Gedung DPRD Samarinda, Rabu (21/8/2024).
Ia meyakini, sistem parkir yang akan diterapkan di Teras Samarinda tidak akan mengalami kendala berarti. Terlebih saat ini masyarakat sudah mulai menjalani pembayaran parkir nontunai di beberapa tempat. Sehingga ia menilai masyarakat sudah mulai terbiasa akan hal itu.
Meski tidak menutup kemungkinan kendala pasti akan turut menyertai. Tapi upaya ini menurutnya menjadi salah satu cara memberikan edukasi bagi masyarakat agar terbiasa untuk menuju digitalisasi.
"Tetap dari arahan wali kota, dan kami berupaya sebisa mungkin masyarakat berpindah dari pembayaran tunai ke nontunai, tinggal masalah kebiasaan saja," tuturnya.
Persiapan ini dilakukan secara gotong royong dengan pihak-pihak terkait untuk mempercepat prosesnya. Pihaknya berusaha menyelesaikan pekerjaan ini seperti tenggat waktu yang diberikan hingga akhir Agustus 2024 mendatang.
"Ini juga kan sedang proses fisik, lagi di proses tempat parkirnya, dan juga on progress. Kita usahakan sebaik dan secepat mungkin," pungkasnya.
(Sf/Rs)