Seputar Kaltim

    Parkir Mobil di Citra Niaga jadi Masalah, Dishub Samarinda Bakal Fungsikan Eks Plaza 21

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    20 Maret 2024 pukul 19:56 WITA

    Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kawasan perbelanjaan Citra Niaga terus berupaya mengatasi masalah parkir yang baru saja di revitalisasi. Dengan mobil yang parkir sembarangan di pinggir jalan, mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama setelah jalan yang sebelumnya dua arah kini diubah menjadi satu arah untuk memberikan ruang bagi pejalan kaki.

    Dinas Perhubungan Kota Samarinda tidak tinggal diam dan telah mengusulkan solusi. Gedung Plaza 21 yang saat ini tidak terpakai, direncanakan akan diubah menjadi area parkir tambahan. 

    "Kami berencana memanfaatkan eks Plaza 21 sebagai solusi atas kekurangan tempat parkir. Ini akan membantu menjaga konsep pedestrian yang kami bangun dan menghindari parkir liar di sekitar Citra Niaga," kata Kepala Dishub Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu di Samarinda.

    Sebelumnya, langkah untuk mengatasi keterbatasan parkir ini dengan disediakan untuk parkir berlangganan, tapi masih saja terdapat pengendara yang melanggar. "Kami telah menerapkan retribusi parkir dan menyediakan opsi parkir berlangganan sebagai langkah awal untuk mengatur parkir di area ini," ujar Manalu.

    Dengan sistem parkir yang lebih teratur, diharapkan Citra Niaga akan menjadi lebih menarik bagi pengunjung setempat dan turis. "Kami ingin Citra Niaga tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ikon wisata yang menarik bagi wisatawan domestik dan internasional," harapnya.

    Selain itu, Manalu juga menyoroti pentingnya peningkatan layanan angkutan umum yang hingga kini masih digodok. Apalagi Citra Niaga yang kini sedang direvitalisasi tahap kedua, diharapkan dapat menyerupai Malioboro yang bersejarah dengan konsep pedestrian-friendly. 

    "Yang kami harapkam di citra Niaga ini orang harus jalan kaki, untuk kendaraan menggunakan transportasi umum, kami masih upayakan pemenuhan itu, tapi tidak sebentar," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Parkir Mobil di Citra Niaga jadi Masalah, Dishub Samarinda Bakal Fungsikan Eks Plaza 21

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    20 Maret 2024 pukul 19:56 WITA

    Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kawasan perbelanjaan Citra Niaga terus berupaya mengatasi masalah parkir yang baru saja di revitalisasi. Dengan mobil yang parkir sembarangan di pinggir jalan, mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama setelah jalan yang sebelumnya dua arah kini diubah menjadi satu arah untuk memberikan ruang bagi pejalan kaki.

    Dinas Perhubungan Kota Samarinda tidak tinggal diam dan telah mengusulkan solusi. Gedung Plaza 21 yang saat ini tidak terpakai, direncanakan akan diubah menjadi area parkir tambahan. 

    "Kami berencana memanfaatkan eks Plaza 21 sebagai solusi atas kekurangan tempat parkir. Ini akan membantu menjaga konsep pedestrian yang kami bangun dan menghindari parkir liar di sekitar Citra Niaga," kata Kepala Dishub Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu di Samarinda.

    Sebelumnya, langkah untuk mengatasi keterbatasan parkir ini dengan disediakan untuk parkir berlangganan, tapi masih saja terdapat pengendara yang melanggar. "Kami telah menerapkan retribusi parkir dan menyediakan opsi parkir berlangganan sebagai langkah awal untuk mengatur parkir di area ini," ujar Manalu.

    Dengan sistem parkir yang lebih teratur, diharapkan Citra Niaga akan menjadi lebih menarik bagi pengunjung setempat dan turis. "Kami ingin Citra Niaga tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ikon wisata yang menarik bagi wisatawan domestik dan internasional," harapnya.

    Selain itu, Manalu juga menyoroti pentingnya peningkatan layanan angkutan umum yang hingga kini masih digodok. Apalagi Citra Niaga yang kini sedang direvitalisasi tahap kedua, diharapkan dapat menyerupai Malioboro yang bersejarah dengan konsep pedestrian-friendly. 

    "Yang kami harapkam di citra Niaga ini orang harus jalan kaki, untuk kendaraan menggunakan transportasi umum, kami masih upayakan pemenuhan itu, tapi tidak sebentar," pungkasnya.

    (Sf/Rs)