Para Tokoh Usul Tol Balsam Diubah dengan Nama Awang Faroek Ishak, Pj Gubernur: Tunggu

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    24 Desember 2024 12:47 WIB

    Almarhum Awang Faroek Ishak yang menjadi salah satu inisiasi Tol Balikpapan Samarinda. (Kolase oleh Seputarfakta.com)

    Samarinda - Usulan untuk mengabadikan nama mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak, dengan menamai salah satu fasilitas publik semakin menguat. 

    Sejumlah tokoh masyarakat mengusulkan agar nama Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) diubah menjadi nama Awang Faroek Ishak sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur di Kaltim.

    Seperti diketahui, Tol Balsam merupakan proyek ambisius yang digagas oleh Awang Faroek Ishak saat menjabat sebagai Gubernur Kaltim. Pembangunan jalan tol sepanjang 99,35 kilometer ini dimulai pada tahun 2011 dan telah memberikan dampak signifikan terhadap konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

    "Saya mengusulkan dan memohon kepada Pemerintah Provinsi Kaltim agar membuat permintaan pemberian nama jalan Tol Samarinda-Balikpapan kepada Pemerintah Pusat (Kementerian PUPR dan Jasa Marga) menjadi jalan tol Awang Faroek Ishak. Almarhum adalah Gubernur Kaltim yang berinisiasi dalam pembangunan jalan tol Samarinda-Balikpapan.," ujar Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, Salman Lumoindong.

    Menanggapi usulan tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menyatakan bahwa pemerintah daerah terbuka untuk mempertimbangkan usulan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa perlu adanya persetujuan dari keluarga besar Awang Faroek Ishak.

    "Kita akan menunggu usulan resmi dari pihak keluarga. Kita akan pertimbangkan dengan baik karena ini menyangkut nama besar seorang tokoh yang sangat berjasa bagi Kaltim," kata Akmal Malik.

    Selain usulan pergantian nama tol, Akmal Malik juga menyampaikan ide untuk membangun patung Awang Faroek Ishak. "Saya ingin bikin patung di dekat Kompi, tapi ini kalau keluarga berkenan. Karena itu monumen yang sangat bagus dan artistik, kayaknya pertama di Indonesia, yang pasti dari keluarga dulu," tukasnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Para Tokoh Usul Tol Balsam Diubah dengan Nama Awang Faroek Ishak, Pj Gubernur: Tunggu

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    24 Desember 2024 12:47 WIB

    Almarhum Awang Faroek Ishak yang menjadi salah satu inisiasi Tol Balikpapan Samarinda. (Kolase oleh Seputarfakta.com)

    Samarinda - Usulan untuk mengabadikan nama mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak, dengan menamai salah satu fasilitas publik semakin menguat. 

    Sejumlah tokoh masyarakat mengusulkan agar nama Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) diubah menjadi nama Awang Faroek Ishak sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur di Kaltim.

    Seperti diketahui, Tol Balsam merupakan proyek ambisius yang digagas oleh Awang Faroek Ishak saat menjabat sebagai Gubernur Kaltim. Pembangunan jalan tol sepanjang 99,35 kilometer ini dimulai pada tahun 2011 dan telah memberikan dampak signifikan terhadap konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

    "Saya mengusulkan dan memohon kepada Pemerintah Provinsi Kaltim agar membuat permintaan pemberian nama jalan Tol Samarinda-Balikpapan kepada Pemerintah Pusat (Kementerian PUPR dan Jasa Marga) menjadi jalan tol Awang Faroek Ishak. Almarhum adalah Gubernur Kaltim yang berinisiasi dalam pembangunan jalan tol Samarinda-Balikpapan.," ujar Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, Salman Lumoindong.

    Menanggapi usulan tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menyatakan bahwa pemerintah daerah terbuka untuk mempertimbangkan usulan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa perlu adanya persetujuan dari keluarga besar Awang Faroek Ishak.

    "Kita akan menunggu usulan resmi dari pihak keluarga. Kita akan pertimbangkan dengan baik karena ini menyangkut nama besar seorang tokoh yang sangat berjasa bagi Kaltim," kata Akmal Malik.

    Selain usulan pergantian nama tol, Akmal Malik juga menyampaikan ide untuk membangun patung Awang Faroek Ishak. "Saya ingin bikin patung di dekat Kompi, tapi ini kalau keluarga berkenan. Karena itu monumen yang sangat bagus dan artistik, kayaknya pertama di Indonesia, yang pasti dari keluarga dulu," tukasnya.

    (Sf/Rs)