Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakil Ketua I TP PKK Kalimantan Timur (Kaltim), Wahyu Hernaningsih Seno bersama Ketua TP PKK Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Deezca Pravidhia saat meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Melayu (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Wakil Ketua I TP PKK Kalimantan Timur (Kaltim), Wahyu Hernaningsih Seno bersama Ketua TP PKK Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Deezca Pravidhia meninjau kondisi warga yang terdampak kebakaran di kawasan Jalan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Rabu (7/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi dan kebutuhan warga setelah kebakaran yang menghanguskan puluhan bangunan tersebut terjadi pada Senin (5/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga membawa bantuan untuk warga terdampak. Bantuan dihimpun melalui ‘Jantung Indonesia’ bersama masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk majelis taklim dan organisasi wanita.
Hernaningsih mengatakan bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan warga, terutama kebutuhan dasar selama menjalani masa pemulihan pascakebakaran.
“Bantuan yang kami bawa disesuaikan dengan kebutuhan warga, di antaranya sembako, kemudian kebutuhan anak-anak seperti susu, roti, popok, tisu, pembalut serta berbagai kebutuhan lainnya,” ujar Hernaningsih.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan warga yang terdampak sekaligus meringankan kebutuhan mereka setelah musibah.
“Kami melihat masyarakat sangat antusias dan kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah ikut membantu,” tuturnya.
Andi Deezca mengatakan bantuan dari masyarakat untuk korban kebakaran hingga kini terus mengalir. Bahkan, bantuan berupa makanan disebut cukup berlimpah sejak hari pertama.
“Alhamdulillah, donasi dan sumbangan dari masyarakat sangat banyak. Sejak kemarin bantuan terus mengalir, termasuk makanan,” terangnya.
Berdasarkan data yang dihimpun Pemerintah Kelurahan Melayu, tercatat sekitar 73 kepala keluarga (KK) terdampak dalam musibah tersebut.
Andi menyebut sebagian besar warga untuk sementara tinggal bersama keluarga masing-masing, baik di rumah orang tua, saudara maupun kerabat.
“Untuk kondisi warga saat ini, berdasarkan informasi dari lurah, sebagian besar korban masih tinggal bersama keluarga masing-masing. Ada yang mengungsi ke rumah orang tua, saudara maupun kerabat di sekitar tempat tinggal mereka,” jelasnya.
Ia menambahkan terdapat pula warga yang tidak memiliki keluarga atau tempat untuk mengungsi. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari sejumlah pihak, termasuk SD Montepiah dan TK Muhammadiyah yang turut membantu warga terdampak.
Andi memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Berdasarkan data dari lurah, ada sekitar 73 KK yang terdampak,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakil Ketua I TP PKK Kalimantan Timur (Kaltim), Wahyu Hernaningsih Seno bersama Ketua TP PKK Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Deezca Pravidhia saat meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Melayu (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Wakil Ketua I TP PKK Kalimantan Timur (Kaltim), Wahyu Hernaningsih Seno bersama Ketua TP PKK Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Deezca Pravidhia meninjau kondisi warga yang terdampak kebakaran di kawasan Jalan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Rabu (7/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi dan kebutuhan warga setelah kebakaran yang menghanguskan puluhan bangunan tersebut terjadi pada Senin (5/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga membawa bantuan untuk warga terdampak. Bantuan dihimpun melalui ‘Jantung Indonesia’ bersama masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk majelis taklim dan organisasi wanita.
Hernaningsih mengatakan bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan warga, terutama kebutuhan dasar selama menjalani masa pemulihan pascakebakaran.
“Bantuan yang kami bawa disesuaikan dengan kebutuhan warga, di antaranya sembako, kemudian kebutuhan anak-anak seperti susu, roti, popok, tisu, pembalut serta berbagai kebutuhan lainnya,” ujar Hernaningsih.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan warga yang terdampak sekaligus meringankan kebutuhan mereka setelah musibah.
“Kami melihat masyarakat sangat antusias dan kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah ikut membantu,” tuturnya.
Andi Deezca mengatakan bantuan dari masyarakat untuk korban kebakaran hingga kini terus mengalir. Bahkan, bantuan berupa makanan disebut cukup berlimpah sejak hari pertama.
“Alhamdulillah, donasi dan sumbangan dari masyarakat sangat banyak. Sejak kemarin bantuan terus mengalir, termasuk makanan,” terangnya.
Berdasarkan data yang dihimpun Pemerintah Kelurahan Melayu, tercatat sekitar 73 kepala keluarga (KK) terdampak dalam musibah tersebut.
Andi menyebut sebagian besar warga untuk sementara tinggal bersama keluarga masing-masing, baik di rumah orang tua, saudara maupun kerabat.
“Untuk kondisi warga saat ini, berdasarkan informasi dari lurah, sebagian besar korban masih tinggal bersama keluarga masing-masing. Ada yang mengungsi ke rumah orang tua, saudara maupun kerabat di sekitar tempat tinggal mereka,” jelasnya.
Ia menambahkan terdapat pula warga yang tidak memiliki keluarga atau tempat untuk mengungsi. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari sejumlah pihak, termasuk SD Montepiah dan TK Muhammadiyah yang turut membantu warga terdampak.
Andi memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Berdasarkan data dari lurah, ada sekitar 73 KK yang terdampak,” tandasnya.
(Sf/Lo)