Cari disini...
Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Seputar Kaltim
Pangkalan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG, di RT 04 Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau hangus terbakar. (Foto: istimewa)
Tanjung Redeb - Kebakaran menghanguskan sebuah pangkalan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di RT 04 Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 14.40 Wita. Dalam peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka bakar dengan intensitas sedang.
Warga sekitar, Andi, menyebut kebakaran sempat disertai suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas dan bahan bakar yang tersimpan di pangkalan tersebut.
"Awalnya kami lihat asap tebal, lalu tidak lama terdengar ledakan-ledakan. Di situ ada elpiji kecil dan besar, juga BBM seperti pertalite, pertamax, sampai solar," kata Andi.
Atas kejadian itu, warga yang berada di sekitar lokasi langsung berlarian menjauh untuk menghindari kemungkinan ledakan susulan. Beruntung, bangunan pangkalan berdiri terpisah dan cukup jauh dari permukiman warga sehingga api tidak merembet ke rumah penduduk.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Berau, Nofian Hidayat, mengatakan laporan pertama kali diterima Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Segah pada pukul 14.40 Wita.
"Setelah menerima laporan, petugas piket langsung merespons dengan mengerahkan unit dan personel menuju lokasi kejadian untuk meminimalkan dampak kebakaran," ujar Nofian.
Dalam proses pemadaman pos Damkar Segah mengerahkan dua unit kendaraan, terdiri dari satu unit water supply dan satu unit mobil peralatan. Petugas berjibaku memadamkan api yang dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di lokasi, seperti tabung LPG dan drum BBM.
"Dalam proses pemadaman Damkar terkendala oleh terbatasnya personel. Pemadaman pun dibantu oleh TNI, polri serta warga sekitar. Dalam peristiwa itu, dilaporkan satu orang mengalami luka bakar dengan intensitas sedang," tuturnya.
Nofian menambahkan bahwa penyebab kebakaran dan total kerugian masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
"Untuk penyebab dan besaran kerugian masih dalam pemeriksaan aparat kepolisian," tandasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Seputar Kaltim

Pangkalan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG, di RT 04 Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau hangus terbakar. (Foto: istimewa)
Tanjung Redeb - Kebakaran menghanguskan sebuah pangkalan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di RT 04 Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 14.40 Wita. Dalam peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka bakar dengan intensitas sedang.
Warga sekitar, Andi, menyebut kebakaran sempat disertai suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas dan bahan bakar yang tersimpan di pangkalan tersebut.
"Awalnya kami lihat asap tebal, lalu tidak lama terdengar ledakan-ledakan. Di situ ada elpiji kecil dan besar, juga BBM seperti pertalite, pertamax, sampai solar," kata Andi.
Atas kejadian itu, warga yang berada di sekitar lokasi langsung berlarian menjauh untuk menghindari kemungkinan ledakan susulan. Beruntung, bangunan pangkalan berdiri terpisah dan cukup jauh dari permukiman warga sehingga api tidak merembet ke rumah penduduk.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Berau, Nofian Hidayat, mengatakan laporan pertama kali diterima Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Segah pada pukul 14.40 Wita.
"Setelah menerima laporan, petugas piket langsung merespons dengan mengerahkan unit dan personel menuju lokasi kejadian untuk meminimalkan dampak kebakaran," ujar Nofian.
Dalam proses pemadaman pos Damkar Segah mengerahkan dua unit kendaraan, terdiri dari satu unit water supply dan satu unit mobil peralatan. Petugas berjibaku memadamkan api yang dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di lokasi, seperti tabung LPG dan drum BBM.
"Dalam proses pemadaman Damkar terkendala oleh terbatasnya personel. Pemadaman pun dibantu oleh TNI, polri serta warga sekitar. Dalam peristiwa itu, dilaporkan satu orang mengalami luka bakar dengan intensitas sedang," tuturnya.
Nofian menambahkan bahwa penyebab kebakaran dan total kerugian masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
"Untuk penyebab dan besaran kerugian masih dalam pemeriksaan aparat kepolisian," tandasnya.
(Sf/Rs)