Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim
BEM KM Unmul menyerahkan surat undangan kepada calon gubernur Kalimantan Timur. (Kolase oleh Seputarfakta.com)
Samarinda - Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Mulawarman (Unmul) telah menyerahkan surat undangan bincang gagasan kepada kedua Bakal Calon Gubernur, Isran Noor dan Rudy Mas’ud ke sekretariat Posko Pemenangan masing-masing.
BEM KM Unmul di bawah kepimpinaman Muhammad Ilham Maulana menyebut, undangan tersebut merupakan langkah inisiatif untuk menguji gagasan para calon.
Maulana juga menyebut mereka yang akan berkontestasi di Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) Kaltim adalah seorang kakak. Penyematan panggilan itu dikarenakan kedua calon gubernur, baik Isran Noor maupun Rudy Mas’ud pernah menempuh pendidikan di kampus tertua di Kaltim ini.
Isran Noor kala itu mengenakan almamater kebanggannya di Fakultas Pertanian pada 1976-1980. Sedangkan, Rudy Mas’ud menempuh di Fakultas Ekonomi pada 1999-2006.
“Kami sebagai adik-adik mereka datang dengan baik menyerahkan undangan secara resmi, artinya ada panggilan dari rumah untuk mereka kembali datang, untuk melihat gagasan apa yang mereka lakukan selama lima tahun kedepan,” terang Maulana di Samarinda, Selasa (17/9/2024).
Maulana mengatakan pelaksanaan bincang gagasan ini akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2024 mendatang. Agenda tersebut akan menghadirkan 1.000 Mahasiswa Mulawarman dan seluruh civitas akademika.
“Output dari acara nanti akan ada terbit narasi atau kajian dari kami (BEM KM Unmul), kemudian hasilnya menjadi bahan tuntutan kami ketika gagasan tersebut tidak dilaksanakan selama lima tahun mendatang,” tutupnya.
Pertama, BEM KM Unmul mendatangi posko pemenangan Isran-Hadi di Jalan Arif Rahman Hakim, kemudian mereka disambut oleh beberapa tim. Supiyanto yang menerima mengatakan akan diupayakan Isran Noor dapat menghadiri acara teesebut.
“Insya Allah Pak Isran diupayakan hadir karena beliau juga alumni Unmul, kami hanya menerima ini (surat undangan), bersedia atau tidaknya tergantung beliau, kami nanti sampaikan ini,” ungkap Supiyanto.
Safarai BEM KM Unmul kemudian dilanjutkan ke Kantor Golkar Kaltim, yang berada di Jalan Mulawarman. Maulana langsung menyerahkan undangan tersebut kepada Rudy Mas’ud.
Rudy Mas’ud menyambut dengan baik ajakan tersebut, namun ia melihat waktu penyelenggaraan tersebut tidak berbenturan dengan jadwal tahapan KPU Kaltim.
“Kapan aja kita siap, sepanjang tidak ada agenda yang bertubrukan, misalnya ada kampanye, debat kandidat dan sebagainya, kita lihat, kalau kosong kita hadir,“ ujar Rudy.
Ia juga sedikit menanggapi perihal mekanisme acara tersebut. Menurutnya pembahasan yang harus dibincangkan berupa penyelesaian masalah, bukan hanya perihal program yang pernah dilaksanakan.
“Pemimpin itu kan yang dibicarakan masalah, idenya, gagasan dan terobosannya, kalau hanya beasiswa itu standar banget, tidak ada gagasan, itu kewajiban kita,” tegasnya sambil menutup wawancara.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim

BEM KM Unmul menyerahkan surat undangan kepada calon gubernur Kalimantan Timur. (Kolase oleh Seputarfakta.com)
Samarinda - Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Mulawarman (Unmul) telah menyerahkan surat undangan bincang gagasan kepada kedua Bakal Calon Gubernur, Isran Noor dan Rudy Mas’ud ke sekretariat Posko Pemenangan masing-masing.
BEM KM Unmul di bawah kepimpinaman Muhammad Ilham Maulana menyebut, undangan tersebut merupakan langkah inisiatif untuk menguji gagasan para calon.
Maulana juga menyebut mereka yang akan berkontestasi di Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) Kaltim adalah seorang kakak. Penyematan panggilan itu dikarenakan kedua calon gubernur, baik Isran Noor maupun Rudy Mas’ud pernah menempuh pendidikan di kampus tertua di Kaltim ini.
Isran Noor kala itu mengenakan almamater kebanggannya di Fakultas Pertanian pada 1976-1980. Sedangkan, Rudy Mas’ud menempuh di Fakultas Ekonomi pada 1999-2006.
“Kami sebagai adik-adik mereka datang dengan baik menyerahkan undangan secara resmi, artinya ada panggilan dari rumah untuk mereka kembali datang, untuk melihat gagasan apa yang mereka lakukan selama lima tahun kedepan,” terang Maulana di Samarinda, Selasa (17/9/2024).
Maulana mengatakan pelaksanaan bincang gagasan ini akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2024 mendatang. Agenda tersebut akan menghadirkan 1.000 Mahasiswa Mulawarman dan seluruh civitas akademika.
“Output dari acara nanti akan ada terbit narasi atau kajian dari kami (BEM KM Unmul), kemudian hasilnya menjadi bahan tuntutan kami ketika gagasan tersebut tidak dilaksanakan selama lima tahun mendatang,” tutupnya.
Pertama, BEM KM Unmul mendatangi posko pemenangan Isran-Hadi di Jalan Arif Rahman Hakim, kemudian mereka disambut oleh beberapa tim. Supiyanto yang menerima mengatakan akan diupayakan Isran Noor dapat menghadiri acara teesebut.
“Insya Allah Pak Isran diupayakan hadir karena beliau juga alumni Unmul, kami hanya menerima ini (surat undangan), bersedia atau tidaknya tergantung beliau, kami nanti sampaikan ini,” ungkap Supiyanto.
Safarai BEM KM Unmul kemudian dilanjutkan ke Kantor Golkar Kaltim, yang berada di Jalan Mulawarman. Maulana langsung menyerahkan undangan tersebut kepada Rudy Mas’ud.
Rudy Mas’ud menyambut dengan baik ajakan tersebut, namun ia melihat waktu penyelenggaraan tersebut tidak berbenturan dengan jadwal tahapan KPU Kaltim.
“Kapan aja kita siap, sepanjang tidak ada agenda yang bertubrukan, misalnya ada kampanye, debat kandidat dan sebagainya, kita lihat, kalau kosong kita hadir,“ ujar Rudy.
Ia juga sedikit menanggapi perihal mekanisme acara tersebut. Menurutnya pembahasan yang harus dibincangkan berupa penyelesaian masalah, bukan hanya perihal program yang pernah dilaksanakan.
“Pemimpin itu kan yang dibicarakan masalah, idenya, gagasan dan terobosannya, kalau hanya beasiswa itu standar banget, tidak ada gagasan, itu kewajiban kita,” tegasnya sambil menutup wawancara.
(Sf/Rs)