Seputar Kaltim

    Panen Semangka hingga 20 Ton, Dumaring Diklaim jadi Bukti Ketahanan Pangan Kampung di Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    07 Mei 2026 pukul 19:29 WITA

    Panen Raya Semangka Tahun 2026, di Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan. (Foto: HO Richo untuk seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Amparan Tikar, Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, berhasil melaksanakan Panen Raya Semangka Tahun 2026 dengan hasil mencapai sekitar 20 ton dari lahan seluas 1,5 hektare, Kamis (7/5/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, M Said, bersama jajaran OPD terkait serta unsur Forkopimda Kabupaten Berau. Panen raya ini diklaim menjadi bukti nyata komitmen Kampung Dumaring dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Berau.

    Sekda Berau, M Said  memberi apresiasi pengelolaan BUMK Amparan Tikar yang dinilai berhasil memanfaatkan penyertaan modal kampung secara produktif dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

    "Pengembangan usaha pertanian seperti ini menjadi solusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini," ujar Said.

    Menurutnya, keberadaan BUMK saat ini juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sekaligus memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.

    "Ini menjadi salah satu bukti bahwa banyak potensi lokal yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian kampung," kata Said.

    Ditempat yang sama, Ketua BUMK Amparan Tikar Dumaring, Muhammad, mengatakan usaha budidaya semangka ini menjadi salah satu unit usaha unggulan yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan desa.

    "Alhamdulillah hasil panen cukup baik dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan ke depan. Usaha ini juga membuka lapangan kerja dan mendorong peningkatan pendapatan masyarakat maupun desa," ungkapnya.

    Selain budidaya semangka, BUMK Amparan Tikar juga tengah mengembangkan komoditas jagung di lahan seluas dua hektare yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

    Sementara itu, Kepala Kampung Dumaring, Salehuddin, menyebut pemerintah kampung juga terus memberikan dukungan kepada BUMK melalui penyertaan modal guna mendukung berbagai usaha produktif. Dimana, Sebelumnya pihaknya juga sudah melakukan panen perdana padi gunung.

    "Saya berharap BUMK Amparan Tikar dapat menjadi salah satu penunjang ketahanan pangan di Kabupaten Berau, khususnya di Kampung Dumaring. Karena memang potensi kampung cukup besar untuk terus dikembangkan," tandas Salehuddin. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Panen Semangka hingga 20 Ton, Dumaring Diklaim jadi Bukti Ketahanan Pangan Kampung di Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    07 Mei 2026 pukul 19:29 WITA

    Panen Raya Semangka Tahun 2026, di Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan. (Foto: HO Richo untuk seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Amparan Tikar, Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, berhasil melaksanakan Panen Raya Semangka Tahun 2026 dengan hasil mencapai sekitar 20 ton dari lahan seluas 1,5 hektare, Kamis (7/5/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, M Said, bersama jajaran OPD terkait serta unsur Forkopimda Kabupaten Berau. Panen raya ini diklaim menjadi bukti nyata komitmen Kampung Dumaring dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Berau.

    Sekda Berau, M Said  memberi apresiasi pengelolaan BUMK Amparan Tikar yang dinilai berhasil memanfaatkan penyertaan modal kampung secara produktif dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

    "Pengembangan usaha pertanian seperti ini menjadi solusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini," ujar Said.

    Menurutnya, keberadaan BUMK saat ini juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sekaligus memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.

    "Ini menjadi salah satu bukti bahwa banyak potensi lokal yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian kampung," kata Said.

    Ditempat yang sama, Ketua BUMK Amparan Tikar Dumaring, Muhammad, mengatakan usaha budidaya semangka ini menjadi salah satu unit usaha unggulan yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan desa.

    "Alhamdulillah hasil panen cukup baik dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan ke depan. Usaha ini juga membuka lapangan kerja dan mendorong peningkatan pendapatan masyarakat maupun desa," ungkapnya.

    Selain budidaya semangka, BUMK Amparan Tikar juga tengah mengembangkan komoditas jagung di lahan seluas dua hektare yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

    Sementara itu, Kepala Kampung Dumaring, Salehuddin, menyebut pemerintah kampung juga terus memberikan dukungan kepada BUMK melalui penyertaan modal guna mendukung berbagai usaha produktif. Dimana, Sebelumnya pihaknya juga sudah melakukan panen perdana padi gunung.

    "Saya berharap BUMK Amparan Tikar dapat menjadi salah satu penunjang ketahanan pangan di Kabupaten Berau, khususnya di Kampung Dumaring. Karena memang potensi kampung cukup besar untuk terus dikembangkan," tandas Salehuddin. 

    (Sf/Rs)