Cari disini...
Seputar Kaltim
Gerbang proyek terowongan yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin - Jalan Kakap di Kota Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dijadwalkan pagi ini akan ada di lokasi pembangunan terowongan untuk menyaksikan secara langsung tembusnya terowongan yang menghubungkan Jalan Kakap dengan Sultan Alimuddin.
Penembusan ini menjadi tonggak penting dalam proyek infrastruktur strategis yang digadang-gadang akan mempercepat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Samarinda.
Terowongan dengan nilai sekitar Rp395 miliar ini dirancang untuk menghubungkan kawasan Jalan Kakap dan Sultan Alimuddin sebagai bagian dari upaya mendukung aksesibilitas ke berbagai wilayah serta mengurai kemacetan yang sering terjadi di Jalan Otto Iskandardinata. Andi Harun menegaskan bahwa proyek ini adalah salah satu prioritas pemerintah dalam membangun infrastruktur berkualitas untuk mendukung perkembangan kota.
“Kita akan melihat progres terowongan nanti hari Jumat dijadwalkan,” ujar Andi Harun belum lama ini.
Dalam kunjungannya nanti yang dijadwalkan pukul 10.00 WITA, Andi Harun juga akan memantau kesiapan infrastruktur pendukung terowongan. Ia menyebut, rencana pelebaran Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Sejati menjadi langkah lanjutan untuk memastikan akses menuju terowongan lebih optimal.
"Kita juga akan melakukan pelebaran jalan untuk kawasan jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Sejati untuk melancarkan operasional terowongan ini," pungkasnya.
(Sf/Mr)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Gerbang proyek terowongan yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin - Jalan Kakap di Kota Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dijadwalkan pagi ini akan ada di lokasi pembangunan terowongan untuk menyaksikan secara langsung tembusnya terowongan yang menghubungkan Jalan Kakap dengan Sultan Alimuddin.
Penembusan ini menjadi tonggak penting dalam proyek infrastruktur strategis yang digadang-gadang akan mempercepat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Samarinda.
Terowongan dengan nilai sekitar Rp395 miliar ini dirancang untuk menghubungkan kawasan Jalan Kakap dan Sultan Alimuddin sebagai bagian dari upaya mendukung aksesibilitas ke berbagai wilayah serta mengurai kemacetan yang sering terjadi di Jalan Otto Iskandardinata. Andi Harun menegaskan bahwa proyek ini adalah salah satu prioritas pemerintah dalam membangun infrastruktur berkualitas untuk mendukung perkembangan kota.
“Kita akan melihat progres terowongan nanti hari Jumat dijadwalkan,” ujar Andi Harun belum lama ini.
Dalam kunjungannya nanti yang dijadwalkan pukul 10.00 WITA, Andi Harun juga akan memantau kesiapan infrastruktur pendukung terowongan. Ia menyebut, rencana pelebaran Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Sejati menjadi langkah lanjutan untuk memastikan akses menuju terowongan lebih optimal.
"Kita juga akan melakukan pelebaran jalan untuk kawasan jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Sejati untuk melancarkan operasional terowongan ini," pungkasnya.
(Sf/Mr)