Seputar Kaltim

    Pagelaran Festival Mahakam 2024 Ditutup, Kadisporapar Canangkan Lomba Jet Ski Tahun Depan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    18 November 2024 pukul 09:52 WITA

    Parade jet ski di Sungai Mahakam, Minggu (17/11/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Festival Mahakam 2024 yang berlangsung sejak 14 hingga 17 November resmi ditutup dengan kemeriahan parade jetski di Dermaga Mahakam Ilir, Minggu (17/11/2024) sore. 

    Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin, menyebut bahwa parade ini tidak hanya menjadi puncak acara, tetapi juga sebagai upaya untuk menjadikan Sungai Mahakam sebagai ikon destinasi wisata unggulan.  

    Dalam atraksi jetski yang dilakukan di Sungai Mahakam ini, menerutnha telah menjadi daya tarik utama dalam festival kali ini. 
    "Kami ingin menunjukkan bahwa Sungai Mahakam memiliki nilai lebih sebagai destinasi wisata, bukan sekadar jalur transportasi," kata Muslimin usai bermain jet ski di Dermaga Mahakam Ilir. 

    Ia mengatakan bahwa dalam festival tahunan kali ini merupakan langkah awal dalam rencana besar mengembangkan wisata air di Samarinda. Salah satu ide utama adalah memanfaatkan Sungai Mahakam sebagai ruang publik yang mendukung kegiatan olahraga dan rekreasi air, seperti jet ski. 

    "Tahun depan, kami berencana menggelar kompetisi jet ski berskala nasional di Samarinda. Hal ini tidak hanya mendatangkan wisatawan, tetapi juga memperkuat citra Samarinda sebagai kota wisata sungai," tambahnya.  

    Lebih lanjut, dikatakan, hal ini selaras dengan apa yang sedang dilakukan oleh pemerintah kota, yang tengah merevitalisasi dermaga untuk mendukung keberlanjutan kegiatan wisata air di Kota Tepian ini. 

    "Jika pembangunan dermaga selesai, kita bisa membuka wahana rekreasi jet ski untuk publik, sehingga potensi Sungai Mahakam lebih terkelola dengan baik," ungkapnya.

    Ia menyebut saat ini pihaknya baru memiliki empat unit jet ski. Sehingga, ketika sarana prasarananya sudah terpenuhi, baru bisa diperuntukan untuk umum. 

    Saat ini Samarinda juga telah memiliki wahana jet ski yang dikelola oleh komunitas yang bisa dirasakan oleh masyarakat dengan tarif tertentu. 

    "Untuk pemerintah memang saat ini belum menyiapkannya, baru untuk kegiatan pemerintahan saja, kedepannya kita mengarah ke sana," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pagelaran Festival Mahakam 2024 Ditutup, Kadisporapar Canangkan Lomba Jet Ski Tahun Depan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    18 November 2024 pukul 09:52 WITA

    Parade jet ski di Sungai Mahakam, Minggu (17/11/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Festival Mahakam 2024 yang berlangsung sejak 14 hingga 17 November resmi ditutup dengan kemeriahan parade jetski di Dermaga Mahakam Ilir, Minggu (17/11/2024) sore. 

    Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin, menyebut bahwa parade ini tidak hanya menjadi puncak acara, tetapi juga sebagai upaya untuk menjadikan Sungai Mahakam sebagai ikon destinasi wisata unggulan.  

    Dalam atraksi jetski yang dilakukan di Sungai Mahakam ini, menerutnha telah menjadi daya tarik utama dalam festival kali ini. 
    "Kami ingin menunjukkan bahwa Sungai Mahakam memiliki nilai lebih sebagai destinasi wisata, bukan sekadar jalur transportasi," kata Muslimin usai bermain jet ski di Dermaga Mahakam Ilir. 

    Ia mengatakan bahwa dalam festival tahunan kali ini merupakan langkah awal dalam rencana besar mengembangkan wisata air di Samarinda. Salah satu ide utama adalah memanfaatkan Sungai Mahakam sebagai ruang publik yang mendukung kegiatan olahraga dan rekreasi air, seperti jet ski. 

    "Tahun depan, kami berencana menggelar kompetisi jet ski berskala nasional di Samarinda. Hal ini tidak hanya mendatangkan wisatawan, tetapi juga memperkuat citra Samarinda sebagai kota wisata sungai," tambahnya.  

    Lebih lanjut, dikatakan, hal ini selaras dengan apa yang sedang dilakukan oleh pemerintah kota, yang tengah merevitalisasi dermaga untuk mendukung keberlanjutan kegiatan wisata air di Kota Tepian ini. 

    "Jika pembangunan dermaga selesai, kita bisa membuka wahana rekreasi jet ski untuk publik, sehingga potensi Sungai Mahakam lebih terkelola dengan baik," ungkapnya.

    Ia menyebut saat ini pihaknya baru memiliki empat unit jet ski. Sehingga, ketika sarana prasarananya sudah terpenuhi, baru bisa diperuntukan untuk umum. 

    Saat ini Samarinda juga telah memiliki wahana jet ski yang dikelola oleh komunitas yang bisa dirasakan oleh masyarakat dengan tarif tertentu. 

    "Untuk pemerintah memang saat ini belum menyiapkannya, baru untuk kegiatan pemerintahan saja, kedepannya kita mengarah ke sana," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)