Cari disini...
Seputar Kaltim
Rapat Musrembang RKPD Kota Bontang Tahun 2026. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mendukung pemberdayaan putra daerah dalam proyek industri Pabrik Soda Ash yang akan beroperasi di Bontang.
Ketua KNPI Bontang, Indra Wijaya berharap para pemuda daerah tidak hanya menjadi penonton saat nanti banyak peluang kerja yang akan terbuka pada proyek industri tersebut.
“Kami berharap aspek peningkatan kapasitas pemuda menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah ke depan,” ujarnya saat Musrenbang RKPD Kota Bontang 2026.
Menurutnya, pemuda merupakan aset yang memiliki potensi besar untuk melakukan inovasi dan akselerasi dalam pembangunan Bontang.
Akan tetapi, hingga kini banyak pemuda Bontang yang masih bergelut dengan minimnya kesempatan kerja. Belum lagi pelatihan-pelatihan persiapan kerja yang menurutnya masih minim.
“Ini menjadi penting karena dengan adanya pembangunan tersebut maka peran pemerintah untuk mempersiapkan angkatan kerja,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketengakerjaan (Disnaker) Kota Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan sudah memberikan sejumlah pelatihan yang dikemas oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI).
Bahkan 80 persen peserta pelatihannya didominasi para pemuda. “Kategori pemuda yang menjadi tanggungan Disnaker usia 15-30 tahun,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Rapat Musrembang RKPD Kota Bontang Tahun 2026. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mendukung pemberdayaan putra daerah dalam proyek industri Pabrik Soda Ash yang akan beroperasi di Bontang.
Ketua KNPI Bontang, Indra Wijaya berharap para pemuda daerah tidak hanya menjadi penonton saat nanti banyak peluang kerja yang akan terbuka pada proyek industri tersebut.
“Kami berharap aspek peningkatan kapasitas pemuda menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah ke depan,” ujarnya saat Musrenbang RKPD Kota Bontang 2026.
Menurutnya, pemuda merupakan aset yang memiliki potensi besar untuk melakukan inovasi dan akselerasi dalam pembangunan Bontang.
Akan tetapi, hingga kini banyak pemuda Bontang yang masih bergelut dengan minimnya kesempatan kerja. Belum lagi pelatihan-pelatihan persiapan kerja yang menurutnya masih minim.
“Ini menjadi penting karena dengan adanya pembangunan tersebut maka peran pemerintah untuk mempersiapkan angkatan kerja,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketengakerjaan (Disnaker) Kota Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan sudah memberikan sejumlah pelatihan yang dikemas oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI).
Bahkan 80 persen peserta pelatihannya didominasi para pemuda. “Kategori pemuda yang menjadi tanggungan Disnaker usia 15-30 tahun,” tandasnya.
(Sf/Lo)