Cari disini...
Seputar Kaltim
Ingin kunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN), masyarakat wajib miliki aplikasi IKNOW. (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengumumkan bahwa masyarakat umum bisa mengunjungi Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Nusantara di IKN mulai Senin (16/9/2024).
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat untuk bisa melihat langsung, yakni wajib mendaftarkan diri lewat aplikasi IKNOW melalui Play Store maupun App Store.
Aplikasi itu mewajibkan pengguna untuk mengisi email dan kata sandi. Sedangkan pengguna baru wajib mendaftar pada halaman depan aplikasi tersebut.
Langkah pertama pendaftaran untuk pengguna baru adalah mengisi Nomor Induk Kependudukan, kemudian nama panjang, nomor telepon genggam, tanggal lahir, serta membuat kata sandi dengan minimal delapan karakter.
Meskipun aplikasi itu memuat data vital pengguna seperti nomor induk dan nomor ponsel. Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw memastikan aplikasi itu aman dan data pengguna dilindungi.
"Aplikasi IKNOW sudah melalui proses pengujian oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk aspek dan keamanan data sistem. Jadi, data yang dimasukkan aman," ucap Troy.
Tempat terpisah, Direktur Bidang Data dan Kecerdasan Buatan Otorita IKN, Adhiguna Mahendra mengatakan, versi beta aplikasi IKNOW telah diluncurkan pada awal Januari 2024.
Versi saat ini sudah pembaruan dan dapat diakses pengguna umum guna mendukung layanan terintegrasi sebagai aplikasi layanan IKN.
"Saat ini, menjadi syarat masyarakat umum jika akan menjelajahi IKN," terang Mahendra.
Dia menjelaskan aplikasi IKNOW Nusantara menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat, wisatawan, investor, dan semua pihak yang tertarik dengan perkembangan IKN Nusantara.
Para pengguna yang telah masuk aplikasi itu akan menemukan fitur-fitur informatif dan interaktif. Fitur itu seperti akses informasi penting, melakukan transaksi, hingga partisipasi dalam pembangunan IKN.
Pengguna juga dapat berinteraksi dengan pengelola IKN melalui pelaporan, pengaduan, dan mesin percakapan, serta terdapat layanan pemesanan atau promosi untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.
"Di aplikasi itu, kami turut mempromosikan wadah UMKM di IKN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Kami juga menyediakan informasi kontak darurat dan fasilitas umum untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dan penduduk," tambahnya.
Aplikasi IKNOW juga memiliki rekomendasi lokasi di IKN. Setiap lokasi yang direkomendasikan, dilengkapi deskripsi, foto, jam operasional, dan ulasan pengunjung untuk membantu perencanaan kunjungan.
Terdapat peta kunjungan yang bersifat interaktif dalam aplikasi itu, untuk membantu pengguna menavigasi area IKN.
IKNOW juga menampilkan rute transportasi, lokasi fasilitas umum, tempat wisata, dan titik penting lainnya, termasuk jaringan Wifi untuk mengakses sekitar IKN.
Terdapat pula Informasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) karena kawasan IKN lebih mengutamakan kendaraan listrik dibanding bahan bakar fosil.
"Beragam agenda seperti festival budaya dan lain sebagainya di Kota Nusantara juga terdapat pada aplikasi tersebut," imbuhnya.
Diterangkan, aplikasi IKNOW terbaru terdapat transaksi pemesanan tiket untuk berkunjung ke IKN.
"Fitur transaksi yang memungkinkan pengguna untuk memesan tiket kunjungan secara daring. Pengguna dapat memilih tanggal kunjungan dan memasukkan jumlah peserta berdasarkan kategori baik dewasa, anak, hingga bayi," tuturnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ingin kunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN), masyarakat wajib miliki aplikasi IKNOW. (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengumumkan bahwa masyarakat umum bisa mengunjungi Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Nusantara di IKN mulai Senin (16/9/2024).
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat untuk bisa melihat langsung, yakni wajib mendaftarkan diri lewat aplikasi IKNOW melalui Play Store maupun App Store.
Aplikasi itu mewajibkan pengguna untuk mengisi email dan kata sandi. Sedangkan pengguna baru wajib mendaftar pada halaman depan aplikasi tersebut.
Langkah pertama pendaftaran untuk pengguna baru adalah mengisi Nomor Induk Kependudukan, kemudian nama panjang, nomor telepon genggam, tanggal lahir, serta membuat kata sandi dengan minimal delapan karakter.
Meskipun aplikasi itu memuat data vital pengguna seperti nomor induk dan nomor ponsel. Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw memastikan aplikasi itu aman dan data pengguna dilindungi.
"Aplikasi IKNOW sudah melalui proses pengujian oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk aspek dan keamanan data sistem. Jadi, data yang dimasukkan aman," ucap Troy.
Tempat terpisah, Direktur Bidang Data dan Kecerdasan Buatan Otorita IKN, Adhiguna Mahendra mengatakan, versi beta aplikasi IKNOW telah diluncurkan pada awal Januari 2024.
Versi saat ini sudah pembaruan dan dapat diakses pengguna umum guna mendukung layanan terintegrasi sebagai aplikasi layanan IKN.
"Saat ini, menjadi syarat masyarakat umum jika akan menjelajahi IKN," terang Mahendra.
Dia menjelaskan aplikasi IKNOW Nusantara menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat, wisatawan, investor, dan semua pihak yang tertarik dengan perkembangan IKN Nusantara.
Para pengguna yang telah masuk aplikasi itu akan menemukan fitur-fitur informatif dan interaktif. Fitur itu seperti akses informasi penting, melakukan transaksi, hingga partisipasi dalam pembangunan IKN.
Pengguna juga dapat berinteraksi dengan pengelola IKN melalui pelaporan, pengaduan, dan mesin percakapan, serta terdapat layanan pemesanan atau promosi untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.
"Di aplikasi itu, kami turut mempromosikan wadah UMKM di IKN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Kami juga menyediakan informasi kontak darurat dan fasilitas umum untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dan penduduk," tambahnya.
Aplikasi IKNOW juga memiliki rekomendasi lokasi di IKN. Setiap lokasi yang direkomendasikan, dilengkapi deskripsi, foto, jam operasional, dan ulasan pengunjung untuk membantu perencanaan kunjungan.
Terdapat peta kunjungan yang bersifat interaktif dalam aplikasi itu, untuk membantu pengguna menavigasi area IKN.
IKNOW juga menampilkan rute transportasi, lokasi fasilitas umum, tempat wisata, dan titik penting lainnya, termasuk jaringan Wifi untuk mengakses sekitar IKN.
Terdapat pula Informasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) karena kawasan IKN lebih mengutamakan kendaraan listrik dibanding bahan bakar fosil.
"Beragam agenda seperti festival budaya dan lain sebagainya di Kota Nusantara juga terdapat pada aplikasi tersebut," imbuhnya.
Diterangkan, aplikasi IKNOW terbaru terdapat transaksi pemesanan tiket untuk berkunjung ke IKN.
"Fitur transaksi yang memungkinkan pengguna untuk memesan tiket kunjungan secara daring. Pengguna dapat memilih tanggal kunjungan dan memasukkan jumlah peserta berdasarkan kategori baik dewasa, anak, hingga bayi," tuturnya.
(Sf/Rs)