Seputar Kaltim

    Otorita IKN gandeng INKA dan KAI dalam Inisiasi Trem Otonom di IKN

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengadakan koordinasi dengan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT. Industri Kereta Api (INKA) sebelum uji coba tren otonom di Nusantara. ( Foto: Otorita/Seputarfakta.com)

    Jakarta - Otorita IKN bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian terkait lainnya sedang mempersiapkan uji coba trem otonom pada awal Agustus 2024 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

    Uji coba ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian teknologi dan infrastruktur trem otonom dengan lingkungan di Nusantara. Sebelum uji coba trem otonom di Nusantara, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengadakan koordinasi dengan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT. Industri Kereta Api (INKA).

    Pada kesempatan ini, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Prof. Ali Berawi mengatakan, pentingnya kehadiran industri nasional dalam menjalankan proses transfer teknologi dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

    "Kami selalu membentuk tim teknis yang berisikan perwakilan perusahaan lokal dengan mitra teknologi yang ingin berpartisipasi di Nusantara. Harapannya dapat mempercepat penguasaan teknologi, serta memacu industri dalam negeri agar terjadi lompatan," ucap Prof. Ali dalam siara persnya, Senin (5/8/2024).

    Lanjutnya, pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada pengembangan fisik dan teknologi, melainkan juga pada pengembangan kapasitas manusianya.

    "Untuk meningkatkan kemampuan nasional, kami akan mengundang PT. INKA dan PT. KAI dalam pelaksanaan uji coba ART dan pengembangan kedepan," tambahnya.

    Sebagai persiapan tren otonom, pihaknya telah melakukan koordinasi dan tinjauan lapangan dari segi kesiapan marka, lokasi depo sementara, dan fasilitas terkait lainnya sebelum kegiatan sertifikasi dan uji jalan dilakukan.

    Sementara Executive Vice President PT. KAI, Dominicus Agung Wawan Purnawan, dan Direktur Pengembangan PT. INKA, Roppiq Lutzfi Azhar, menyampaikan keinginan untuk berkolaborasi dalam mendukung kemajuan teknologi dalam pembangunan Nusantara.

    "Dalam mengadopsi teknologi dan pengembangan kapasitas untuk produksi memang masih perlu belajar. Perlu adanya mitra dalam mengadopsi teknologi kereta yang berbasis tanpa rel," tambah Direktur PT. INKA.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Otorita IKN gandeng INKA dan KAI dalam Inisiasi Trem Otonom di IKN

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengadakan koordinasi dengan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT. Industri Kereta Api (INKA) sebelum uji coba tren otonom di Nusantara. ( Foto: Otorita/Seputarfakta.com)

    Jakarta - Otorita IKN bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian terkait lainnya sedang mempersiapkan uji coba trem otonom pada awal Agustus 2024 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

    Uji coba ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian teknologi dan infrastruktur trem otonom dengan lingkungan di Nusantara. Sebelum uji coba trem otonom di Nusantara, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengadakan koordinasi dengan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT. Industri Kereta Api (INKA).

    Pada kesempatan ini, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Prof. Ali Berawi mengatakan, pentingnya kehadiran industri nasional dalam menjalankan proses transfer teknologi dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

    "Kami selalu membentuk tim teknis yang berisikan perwakilan perusahaan lokal dengan mitra teknologi yang ingin berpartisipasi di Nusantara. Harapannya dapat mempercepat penguasaan teknologi, serta memacu industri dalam negeri agar terjadi lompatan," ucap Prof. Ali dalam siara persnya, Senin (5/8/2024).

    Lanjutnya, pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada pengembangan fisik dan teknologi, melainkan juga pada pengembangan kapasitas manusianya.

    "Untuk meningkatkan kemampuan nasional, kami akan mengundang PT. INKA dan PT. KAI dalam pelaksanaan uji coba ART dan pengembangan kedepan," tambahnya.

    Sebagai persiapan tren otonom, pihaknya telah melakukan koordinasi dan tinjauan lapangan dari segi kesiapan marka, lokasi depo sementara, dan fasilitas terkait lainnya sebelum kegiatan sertifikasi dan uji jalan dilakukan.

    Sementara Executive Vice President PT. KAI, Dominicus Agung Wawan Purnawan, dan Direktur Pengembangan PT. INKA, Roppiq Lutzfi Azhar, menyampaikan keinginan untuk berkolaborasi dalam mendukung kemajuan teknologi dalam pembangunan Nusantara.

    "Dalam mengadopsi teknologi dan pengembangan kapasitas untuk produksi memang masih perlu belajar. Perlu adanya mitra dalam mengadopsi teknologi kereta yang berbasis tanpa rel," tambah Direktur PT. INKA.

    (Sf/Rs)