Seputar Kaltim

    Orang Tua Siswa Optimistis SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Cetak Generasi Unggul

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    11 Juli 2026 pukul 18:45 WITA

    Orang Tua Siswa SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Angkatan 36 hadir untuk melihat langsung lingkungan sekolah di IKN. (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Kunjungan orang tua siswa Angkatan 36 ke SMA Taruna Nusantara Kampus IKN menghadirkan kesan positif. Setelah melihat langsung lingkungan sekolah, fasilitas pendidikan, serta perkembangan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), para orang tua mengaku semakin yakin menitipkan pendidikan putra-putri mereka di sekolah tersebut.

    Keyakinan itu mengemuka dalam kegiatan Silaturahmi Orang Tua Siswa SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Angkatan 36, yang menjadi ajang pengenalan lingkungan pendidikan, sekaligus mempererat komunikasi antara pihak sekolah dan keluarga siswa.

    Salah seorang orang tua siswa, Saleha, yang berasal dari Tangerang, mengaku bangga anaknya diterima di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN. Menurutnya, sekolah tersebut diharapkan mampu membentuk karakter sekaligus meningkatkan kemampuan akademik para siswa.

    “Setelah hadir langsung di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, saya merasa bangga karena anak saya dapat bergabung dan menempuh pendidikan di sini. Sebagai orang tua, tentu banyak harapan yang kami titipkan kepada putra-putri kami,” akui Saleha dalam keterangan, Sabtu (11/7/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan memaparkan sistem pendidikan yang diterapkan sekolah, mulai dari kurikulum terintegrasi, pembinaan karakter, kesamaptaan, hingga target capaian akademik melalui indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI).

    Menurut Rudi, sekolah tidak hanya membentuk siswa yang berakar pada nilai-nilai budaya Indonesia, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat internasional.

    “Kami sudah menyiapkan skema pendidikan yang berangkat dari budaya, namun tetap memiliki standar global. Targetnya, para siswa mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi 10 besar nasional maupun 50 besar dunia, termasuk melalui berbagai skema beasiswa yang kredibel,” terangnya.

    Selain mengenalkan sistem pendidikan, para orang tua juga mendapatkan gambaran mengenai perkembangan kawasan IKN. Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengajak para orang tua menjadi penyampai informasi yang objektif mengenai kondisi IKN kepada masyarakat di daerah asal masing-masing.

    “Tidak perlu ragu, anak-anak Bapak dan Ibu berada di tempat yang tepat. Kami berharap Bapak dan Ibu dapat menjadi duta yang menyampaikan informasi sesuai kondisi nyata mengenai IKN,” tambah Troy.

    Kegiatan silaturahmi juga menghadirkan sosialisasi kerja sama antara SMA Taruna Nusantara Kampus IKN dengan RSUP Kementerian Kesehatan IKN dalam penyediaan layanan kesehatan bagi para siswa.

    Head of Medical Service RSUP IKN Kemenkes, drg. Tirta Asprimi Angraeni menambahkan, pihaknya siap mendukung kebutuhan layanan kesehatan sekolah, termasuk sebagai rumah sakit rujukan.

    “Menjadi bagian dari perjalanan SMA Taruna Nusantara Kampus IKN merupakan suatu kebanggaan bagi kami. Kami siap memberikan dukungan pelayanan medis terbaik bagi para siswa,” terangnya.

    Kesan positif juga disampaikan Sutaryono, orang tua siswa asal Brebes, Jawa Tengah. Ia mengaku semakin optimistis terhadap lingkungan pendidikan di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN setelah melihat langsung fasilitas yang tersedia.

    “Saya merasa terkesan dan kagum. Fasilitasnya sudah tersedia, kawasan ini luar biasa, dan saya yakin lingkungan seperti ini akan memberikan pengaruh positif bagi perkembangan mental anak saya,” ujarnya.

    Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, SMA Taruna Nusantara Kampus IKN tidak hanya memperkenalkan sistem pendidikan kepada orang tua siswa, tetapi juga membangun kepercayaan bahwa lingkungan belajar di kawasan IKN telah siap mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing global.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Orang Tua Siswa Optimistis SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Cetak Generasi Unggul

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    11 Juli 2026 pukul 18:45 WITA

    Orang Tua Siswa SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Angkatan 36 hadir untuk melihat langsung lingkungan sekolah di IKN. (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Kunjungan orang tua siswa Angkatan 36 ke SMA Taruna Nusantara Kampus IKN menghadirkan kesan positif. Setelah melihat langsung lingkungan sekolah, fasilitas pendidikan, serta perkembangan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), para orang tua mengaku semakin yakin menitipkan pendidikan putra-putri mereka di sekolah tersebut.

    Keyakinan itu mengemuka dalam kegiatan Silaturahmi Orang Tua Siswa SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Angkatan 36, yang menjadi ajang pengenalan lingkungan pendidikan, sekaligus mempererat komunikasi antara pihak sekolah dan keluarga siswa.

    Salah seorang orang tua siswa, Saleha, yang berasal dari Tangerang, mengaku bangga anaknya diterima di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN. Menurutnya, sekolah tersebut diharapkan mampu membentuk karakter sekaligus meningkatkan kemampuan akademik para siswa.

    “Setelah hadir langsung di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, saya merasa bangga karena anak saya dapat bergabung dan menempuh pendidikan di sini. Sebagai orang tua, tentu banyak harapan yang kami titipkan kepada putra-putri kami,” akui Saleha dalam keterangan, Sabtu (11/7/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Kampus IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan memaparkan sistem pendidikan yang diterapkan sekolah, mulai dari kurikulum terintegrasi, pembinaan karakter, kesamaptaan, hingga target capaian akademik melalui indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI).

    Menurut Rudi, sekolah tidak hanya membentuk siswa yang berakar pada nilai-nilai budaya Indonesia, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat internasional.

    “Kami sudah menyiapkan skema pendidikan yang berangkat dari budaya, namun tetap memiliki standar global. Targetnya, para siswa mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi 10 besar nasional maupun 50 besar dunia, termasuk melalui berbagai skema beasiswa yang kredibel,” terangnya.

    Selain mengenalkan sistem pendidikan, para orang tua juga mendapatkan gambaran mengenai perkembangan kawasan IKN. Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengajak para orang tua menjadi penyampai informasi yang objektif mengenai kondisi IKN kepada masyarakat di daerah asal masing-masing.

    “Tidak perlu ragu, anak-anak Bapak dan Ibu berada di tempat yang tepat. Kami berharap Bapak dan Ibu dapat menjadi duta yang menyampaikan informasi sesuai kondisi nyata mengenai IKN,” tambah Troy.

    Kegiatan silaturahmi juga menghadirkan sosialisasi kerja sama antara SMA Taruna Nusantara Kampus IKN dengan RSUP Kementerian Kesehatan IKN dalam penyediaan layanan kesehatan bagi para siswa.

    Head of Medical Service RSUP IKN Kemenkes, drg. Tirta Asprimi Angraeni menambahkan, pihaknya siap mendukung kebutuhan layanan kesehatan sekolah, termasuk sebagai rumah sakit rujukan.

    “Menjadi bagian dari perjalanan SMA Taruna Nusantara Kampus IKN merupakan suatu kebanggaan bagi kami. Kami siap memberikan dukungan pelayanan medis terbaik bagi para siswa,” terangnya.

    Kesan positif juga disampaikan Sutaryono, orang tua siswa asal Brebes, Jawa Tengah. Ia mengaku semakin optimistis terhadap lingkungan pendidikan di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN setelah melihat langsung fasilitas yang tersedia.

    “Saya merasa terkesan dan kagum. Fasilitasnya sudah tersedia, kawasan ini luar biasa, dan saya yakin lingkungan seperti ini akan memberikan pengaruh positif bagi perkembangan mental anak saya,” ujarnya.

    Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, SMA Taruna Nusantara Kampus IKN tidak hanya memperkenalkan sistem pendidikan kepada orang tua siswa, tetapi juga membangun kepercayaan bahwa lingkungan belajar di kawasan IKN telah siap mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing global.

    (Sf/Rs)