Seputar Kaltim

    Optimisme Konsumen Balikpapan Tetap Tinggi, Ekonomi Diprediksi Tumbuh Lebih Cepat

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pertumbuhan ekonomi Balikpapan menunjukkan tren positif. Hal ini disampaikan Deputi Direktur Bank Indonesia, Robi Ariadi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Tingkat keyakinan konsumen di Kota Balikpapan pada Mei 2025 tetap berada dalam kategori optimis. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), nilai Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat sebesar 128,1, sedikit turun dibanding bulan April 2025 yang mencapai 130,5.

    Meski menurun, angka ini masih menunjukkan optimisme karena berada di atas level 100.

    Deputi Direktur BI, Robi Ariadi menjelaskan, optimisme konsumen terlihat dari meningkatnya Indeks Ekonomi Saat Ini (IKE) yang naik menjadi 124,6 dari 122,3 pada bulan sebelumnya.

    "Peningkatan ini didorong oleh keyakinan masyarakat terhadap penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, dan kemampuan untuk membeli barang-barang tahan lama," ucap Robi kepada awak media, Jumat (20/6/2025).

    Pertumbuhan ekonomi Balikpapan juga menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi kota ini tumbuh sebesar 7,97 persen (yoy) pada triwulan I-2025.

    “Angka ini lebih tinggi dibanding triwulan IV-2024 yang sebesar 6,61 persen (yoy),” ujarnya.

    Menurut BI, pertumbuhan tersebut sebagian besar ditopang oleh sektor industri pengolahan, khususnya sub sektor minyak dan gas. Peningkatan produksi di Kilang Minyak Pertamina Balikpapan menjadi salah satu pendorong utamanya.

    “Selain itu, meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri, didorong oleh penerimaan Tunjangan Hari Raya (THR), juga turut mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga,” jelasnya.

    Melihat realisasi tersebut, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Balikpapan pada 2025 akan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 3,23 persen (yoy).

    Optimisme ini diperkuat oleh beberapa faktor, antara lain rencana peningkatan produksi kilang minyak Pertamina pada triwulan IV-2025. Kemudian kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) pemerintah yang kembali berjalan setelah adanya imbauan dari Kementerian Dalam Negeri.

    Lalu rencana penyelenggaraan berbagai event nasional seperti HUT ke-45 Dekranas, momentum libur panjang (long weekend) pada triwulan II-2025, serta dampak lima paket stimulus ekonomi dari pemerintah yang dirilis Juni 2025.

    “Dengan berbagai faktor tersebut, prospek pertumbuhan ekonomi Balikpapan di tahun ini sangat menjanjikan,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Optimisme Konsumen Balikpapan Tetap Tinggi, Ekonomi Diprediksi Tumbuh Lebih Cepat

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pertumbuhan ekonomi Balikpapan menunjukkan tren positif. Hal ini disampaikan Deputi Direktur Bank Indonesia, Robi Ariadi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Tingkat keyakinan konsumen di Kota Balikpapan pada Mei 2025 tetap berada dalam kategori optimis. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), nilai Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat sebesar 128,1, sedikit turun dibanding bulan April 2025 yang mencapai 130,5.

    Meski menurun, angka ini masih menunjukkan optimisme karena berada di atas level 100.

    Deputi Direktur BI, Robi Ariadi menjelaskan, optimisme konsumen terlihat dari meningkatnya Indeks Ekonomi Saat Ini (IKE) yang naik menjadi 124,6 dari 122,3 pada bulan sebelumnya.

    "Peningkatan ini didorong oleh keyakinan masyarakat terhadap penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, dan kemampuan untuk membeli barang-barang tahan lama," ucap Robi kepada awak media, Jumat (20/6/2025).

    Pertumbuhan ekonomi Balikpapan juga menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi kota ini tumbuh sebesar 7,97 persen (yoy) pada triwulan I-2025.

    “Angka ini lebih tinggi dibanding triwulan IV-2024 yang sebesar 6,61 persen (yoy),” ujarnya.

    Menurut BI, pertumbuhan tersebut sebagian besar ditopang oleh sektor industri pengolahan, khususnya sub sektor minyak dan gas. Peningkatan produksi di Kilang Minyak Pertamina Balikpapan menjadi salah satu pendorong utamanya.

    “Selain itu, meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri, didorong oleh penerimaan Tunjangan Hari Raya (THR), juga turut mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga,” jelasnya.

    Melihat realisasi tersebut, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Balikpapan pada 2025 akan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 3,23 persen (yoy).

    Optimisme ini diperkuat oleh beberapa faktor, antara lain rencana peningkatan produksi kilang minyak Pertamina pada triwulan IV-2025. Kemudian kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) pemerintah yang kembali berjalan setelah adanya imbauan dari Kementerian Dalam Negeri.

    Lalu rencana penyelenggaraan berbagai event nasional seperti HUT ke-45 Dekranas, momentum libur panjang (long weekend) pada triwulan II-2025, serta dampak lima paket stimulus ekonomi dari pemerintah yang dirilis Juni 2025.

    “Dengan berbagai faktor tersebut, prospek pertumbuhan ekonomi Balikpapan di tahun ini sangat menjanjikan,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)