Optimalkan Peran Zakat, BAZNAS Berau Salurkan Ribuan Paket Sosial Ramadan 2026

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    03 Maret 2026 01:05 WIB

    Penyerahan secara simbolis paket sosial Ramadan 2026, di Balai mufakat Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Senin sore (2/2/2026). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen penguatan ekonomi dan sosial masyarakat di tahun 2026.

    Pemimpin BAZNAS Berau, Muhammad Gazali mengatakan bahwa tahun ini, BAZNAS mengusung tema nasional "Zakat Menguatkan Indonesia", yang menekankan peran zakat dalam penanggulangan kemiskinan, penanganan bencana, serta pemberdayaan pendidikan dan kesehatan, tema tersebut juga menjadi pedoman semua program kerja sepanjang tahun.

    "Tema zakat tahun 2026 adalah 'Zakat Menguatkan Indonesia'. Ini menunjukkan bahwa zakat tidak sekadar bantuan, tetapi menjadi kekuatan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam berbagai sektor," ujar Gazali.

    Ia juga menyampaikan sejumlah program telah direncanakan dan dijalankan BAZNAS Berau, termasuk distribusi paket sosial selama Ramadan.

    "Paket sosial Ramadan itu antara lain, 1.000 paket Ramadan Bahagia senilai Rp350 ribu per paket, 100 paket dari provinsi senilai Rp500 ribu per paket, serta 1.000 paket Ceria Ramadan bagi siswa SD hingga SMP dengan nilai Rp250 ribu per paket," tuturnya.

    Selanjutnya, BAZNAS Berau juga melaksanakan pembinaan badan zakat (BZ), pendistribusian zakat fitrah, fidyah, dan zakat mal, safari Ramadan di tujuh kecamatan, serta membuka konter zakat dari 15 hingga 29 Ramadan di 10 titik lokasi,"

    "Ada agenda sosial lain termasuk buka bersama anak dhuafa yang dirangkai dengan distribusi paket Ceria Ramadan, serta kegiatan terpadu bersama PT Berau Coal di lima kecamatan," tambahnya.

    Dirinya mengatakan bahwa dukungan pendanaan juga terus mengalir dimana tahun ini BAZNAS Berau menerima hibah dari pemerintah daerah Rp500 juta, CSR PT Berau Coal Rp1,3 miliar yang ditransfer bertahap, PT Buma Rp25 juta, Swalayan Unggul Rp100 juta, PT Lati Tanjung Harapan Rp15 juta, dan penerimaan melalui konter BAZNAS Rp104 juta.

    "Hingga kini, total penerimaan mencapai sekitar Rp2,2 miliar dan masih terus bertambah," ungkapnya.

    Sementara itu, ia menyampaikan pada 2025 lalu, BAZNAS Berau meraih tiga penghargaan, dan tahun 2026 kembali memperoleh satu penghargaan kategori "Bertumbuh" , menempati peringkat kedua dari lima kategori yang ditetapkan BAZNAS RI.

    Dari sisi keuangan, total penerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tahun 2025 mencapai Rp6,8 miliar lebih, dengan penyaluran sebesar Rp5,3 miliar lebih dan sisa Rp1,1 miliar lebih. Bantuan rutin diberikan kepada 235 mustahik tetap, masing-masing menerima Rp400 ribu per bulan, atau total sekitar Rp1 miliar per tahun.

    "Kami berkomitmen memastikan setiap dana zakat disalurkan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Kepercayaan publik adalah amanah yang harus kami jaga," tuturnya.

    Gazali pun optimis dengan program-program strategis dan dukungan dari berbagai pihak, zakat akan dapat semakin berperan dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau sepanjang 2026.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Optimalkan Peran Zakat, BAZNAS Berau Salurkan Ribuan Paket Sosial Ramadan 2026

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    03 Maret 2026 01:05 WIB

    Penyerahan secara simbolis paket sosial Ramadan 2026, di Balai mufakat Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Senin sore (2/2/2026). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen penguatan ekonomi dan sosial masyarakat di tahun 2026.

    Pemimpin BAZNAS Berau, Muhammad Gazali mengatakan bahwa tahun ini, BAZNAS mengusung tema nasional "Zakat Menguatkan Indonesia", yang menekankan peran zakat dalam penanggulangan kemiskinan, penanganan bencana, serta pemberdayaan pendidikan dan kesehatan, tema tersebut juga menjadi pedoman semua program kerja sepanjang tahun.

    "Tema zakat tahun 2026 adalah 'Zakat Menguatkan Indonesia'. Ini menunjukkan bahwa zakat tidak sekadar bantuan, tetapi menjadi kekuatan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam berbagai sektor," ujar Gazali.

    Ia juga menyampaikan sejumlah program telah direncanakan dan dijalankan BAZNAS Berau, termasuk distribusi paket sosial selama Ramadan.

    "Paket sosial Ramadan itu antara lain, 1.000 paket Ramadan Bahagia senilai Rp350 ribu per paket, 100 paket dari provinsi senilai Rp500 ribu per paket, serta 1.000 paket Ceria Ramadan bagi siswa SD hingga SMP dengan nilai Rp250 ribu per paket," tuturnya.

    Selanjutnya, BAZNAS Berau juga melaksanakan pembinaan badan zakat (BZ), pendistribusian zakat fitrah, fidyah, dan zakat mal, safari Ramadan di tujuh kecamatan, serta membuka konter zakat dari 15 hingga 29 Ramadan di 10 titik lokasi,"

    "Ada agenda sosial lain termasuk buka bersama anak dhuafa yang dirangkai dengan distribusi paket Ceria Ramadan, serta kegiatan terpadu bersama PT Berau Coal di lima kecamatan," tambahnya.

    Dirinya mengatakan bahwa dukungan pendanaan juga terus mengalir dimana tahun ini BAZNAS Berau menerima hibah dari pemerintah daerah Rp500 juta, CSR PT Berau Coal Rp1,3 miliar yang ditransfer bertahap, PT Buma Rp25 juta, Swalayan Unggul Rp100 juta, PT Lati Tanjung Harapan Rp15 juta, dan penerimaan melalui konter BAZNAS Rp104 juta.

    "Hingga kini, total penerimaan mencapai sekitar Rp2,2 miliar dan masih terus bertambah," ungkapnya.

    Sementara itu, ia menyampaikan pada 2025 lalu, BAZNAS Berau meraih tiga penghargaan, dan tahun 2026 kembali memperoleh satu penghargaan kategori "Bertumbuh" , menempati peringkat kedua dari lima kategori yang ditetapkan BAZNAS RI.

    Dari sisi keuangan, total penerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tahun 2025 mencapai Rp6,8 miliar lebih, dengan penyaluran sebesar Rp5,3 miliar lebih dan sisa Rp1,1 miliar lebih. Bantuan rutin diberikan kepada 235 mustahik tetap, masing-masing menerima Rp400 ribu per bulan, atau total sekitar Rp1 miliar per tahun.

    "Kami berkomitmen memastikan setiap dana zakat disalurkan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Kepercayaan publik adalah amanah yang harus kami jaga," tuturnya.

    Gazali pun optimis dengan program-program strategis dan dukungan dari berbagai pihak, zakat akan dapat semakin berperan dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau sepanjang 2026.

    (Sf/Rs)