Seputar Kaltim

    Ops Ketupat Mahakam di PPU Dimulai 23 Maret, 373 Petugas Dikerahkan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    21 Maret 2025 pukul 11:18 WITA

    Kapolres PPU, AKBP Supriyanto saat memimpin apel gabungan.(Istimewa)

    Penajam – Polres Penajam Paser Utara (PPU) mengerahkan 373 personel untuk mengatur arus mudik dan balik, serta menjaga ketertiban umum saat momen Idulfitri 1446 H.

    Operasi (Ops) Ketupat Mahakam ini akan berlangsung selama 17 hari yang dimulai pada 23 Maret - 8 April 2025.

    Kapolres PPU, AKBP Supriyanto mengatakan 373 personel yang dikerahkan dalam giat ini dan akan ditempatkan di berbagai titik strategis, seperti jalur mudik, pos pengamanan dan pusat keramaian guna memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama libur Idulfitri.

    "Ops ini melibatkan personel gabungan dari Polres PPU, TNI dan instansi terkait lainnya. Kami akan mengoptimalkan pengamanan di seluruh wilayah, baik di jalur mudik, tempat-tempat ibadah, maupun pusat keramaian. Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri," ucap AKBP Supriyanto, Kamis (20/3/2025).

    Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan dan berperan aktif dalam menciptakan ketertiban dengan cara melapor apabila menemukan tindakan mencurigakan, potensi gangguan keamanan dan lainnya melalui call center 110 atau hubungi 0821557883178 yang merupakan kontak WhatsApp (WA) Kapolres PPU.

    "Kami meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. Sinergitas antara petugas dan masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban," tegasnya.

    AKBP Supriyanto mengingatkan seluruh personelnya untuk mengedepankan pelayanan yang terbaik, serta mengutamakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam pelaksanaan Ops sesuai dengan amanat Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

    “Seluruh personel harus meningkatkan kewaspadaan, lakukan pengamanan dengan humanis dan pastikan tidak ada gangguan yang dapat merusak perayaan masyarakat," ujar AKBP Supriyanto.

    Dengan dikerahkannya ratusan personel diharapkan mampu mengurangi risiko tindak kriminal dan kecelakaan saat mudik dan balik Idulfitri.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Ops Ketupat Mahakam di PPU Dimulai 23 Maret, 373 Petugas Dikerahkan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    21 Maret 2025 pukul 11:18 WITA

    Kapolres PPU, AKBP Supriyanto saat memimpin apel gabungan.(Istimewa)

    Penajam – Polres Penajam Paser Utara (PPU) mengerahkan 373 personel untuk mengatur arus mudik dan balik, serta menjaga ketertiban umum saat momen Idulfitri 1446 H.

    Operasi (Ops) Ketupat Mahakam ini akan berlangsung selama 17 hari yang dimulai pada 23 Maret - 8 April 2025.

    Kapolres PPU, AKBP Supriyanto mengatakan 373 personel yang dikerahkan dalam giat ini dan akan ditempatkan di berbagai titik strategis, seperti jalur mudik, pos pengamanan dan pusat keramaian guna memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama libur Idulfitri.

    "Ops ini melibatkan personel gabungan dari Polres PPU, TNI dan instansi terkait lainnya. Kami akan mengoptimalkan pengamanan di seluruh wilayah, baik di jalur mudik, tempat-tempat ibadah, maupun pusat keramaian. Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri," ucap AKBP Supriyanto, Kamis (20/3/2025).

    Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan dan berperan aktif dalam menciptakan ketertiban dengan cara melapor apabila menemukan tindakan mencurigakan, potensi gangguan keamanan dan lainnya melalui call center 110 atau hubungi 0821557883178 yang merupakan kontak WhatsApp (WA) Kapolres PPU.

    "Kami meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. Sinergitas antara petugas dan masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban," tegasnya.

    AKBP Supriyanto mengingatkan seluruh personelnya untuk mengedepankan pelayanan yang terbaik, serta mengutamakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam pelaksanaan Ops sesuai dengan amanat Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

    “Seluruh personel harus meningkatkan kewaspadaan, lakukan pengamanan dengan humanis dan pastikan tidak ada gangguan yang dapat merusak perayaan masyarakat," ujar AKBP Supriyanto.

    Dengan dikerahkannya ratusan personel diharapkan mampu mengurangi risiko tindak kriminal dan kecelakaan saat mudik dan balik Idulfitri.

    (Sf/By)