Operasional Kapal Pembersih Sungai di Berau Belum Maksimal, Keterbatasan SDM Jadi Kendala Utama

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    25 Januari 2026 12:36 WIB

    Kapal pengangkut sampah DLHK Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Sungai Segah di Kabupaten Berau masih menghadapi masalah kebersihan yang signifikan, salah satunya disebabkan keterbatasan tenaga petugas lapangan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Limbah B3 DLHK Berau, Helmi, mengatakan bahwa kapal pembersih yang beroperasi di sepanjang tepian sungai tidak bisa digunakan setiap hari.

    "Dalam seminggu itu sekitar tiga kali. Operasionalnya tidak setiap hari, karena petugas kita di lapangan masih terbatas," kata Helmi.

    Ia pun menyebut, hingga saat ini DLHK Berau hanya memiliki tiga unit kapal kebersihan, namun fasilitas tersebut belum bisa difungsikan sepenuhnya. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan SDM.

    "Kita punya tiga perahu, tidak ada penambahan kapal. Yang kita upayakan hanya penambahan SDM saja," tambahnya.

    Dirinya menyebut bahwa idealnya, setiap kapal dioperasikan oleh empat petugas. Namun, dengan jumlah tiga kapal yang ada, DLHK Berau masih membutuhkan tambahan personel petugas.

    "Kami masih membutuhkan tambahan sekitar delapan hingga sepuluh tenaga lapangan agar semua kapal dapat beroperasi maksimal," tuturnya.

    Ia menjelaskan dalam hal rekrutmen tenaga kebersihan DLHK memanfaatkan mekanisme Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) atau pihak ketiga untuk tenaga teknis lapangan.

    "Untuk ASN sudah ada PNS dan PPPK. Sementara tenaga teknis lapangan kita menggunakan pihak ketiga," jelasnya.

    Helmi pun berharap melalui langkah-langkah ini dapat meningkatkan efektivitas pembersihan Sungai Segah, sehingga lingkungan dan kualitas air sungai dapat lebih terjaga.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Operasional Kapal Pembersih Sungai di Berau Belum Maksimal, Keterbatasan SDM Jadi Kendala Utama

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    25 Januari 2026 12:36 WIB

    Kapal pengangkut sampah DLHK Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Sungai Segah di Kabupaten Berau masih menghadapi masalah kebersihan yang signifikan, salah satunya disebabkan keterbatasan tenaga petugas lapangan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Limbah B3 DLHK Berau, Helmi, mengatakan bahwa kapal pembersih yang beroperasi di sepanjang tepian sungai tidak bisa digunakan setiap hari.

    "Dalam seminggu itu sekitar tiga kali. Operasionalnya tidak setiap hari, karena petugas kita di lapangan masih terbatas," kata Helmi.

    Ia pun menyebut, hingga saat ini DLHK Berau hanya memiliki tiga unit kapal kebersihan, namun fasilitas tersebut belum bisa difungsikan sepenuhnya. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan SDM.

    "Kita punya tiga perahu, tidak ada penambahan kapal. Yang kita upayakan hanya penambahan SDM saja," tambahnya.

    Dirinya menyebut bahwa idealnya, setiap kapal dioperasikan oleh empat petugas. Namun, dengan jumlah tiga kapal yang ada, DLHK Berau masih membutuhkan tambahan personel petugas.

    "Kami masih membutuhkan tambahan sekitar delapan hingga sepuluh tenaga lapangan agar semua kapal dapat beroperasi maksimal," tuturnya.

    Ia menjelaskan dalam hal rekrutmen tenaga kebersihan DLHK memanfaatkan mekanisme Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) atau pihak ketiga untuk tenaga teknis lapangan.

    "Untuk ASN sudah ada PNS dan PPPK. Sementara tenaga teknis lapangan kita menggunakan pihak ketiga," jelasnya.

    Helmi pun berharap melalui langkah-langkah ini dapat meningkatkan efektivitas pembersihan Sungai Segah, sehingga lingkungan dan kualitas air sungai dapat lebih terjaga.

    (Sf/Rs)