Seputar Kaltim

    Operasi Mahakam di PPU Digelar 14-27 Juli 2025, Sasar 9 Pelanggar Lalu Lintas

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    11 Juli 2025 pukul 14:28 WITA

    Personel Polres PPU saat melakukan persiapan (Dok: Polresppu)

    Penajam – Polres Penajam Paser Utara (PPU) resmi menggelar Operasi Patuh Mahakam mulai 14-27 Juli 2025 mendatang.

    Kegiatan yang berlangsung selama 14 hari itu dilaksanakan dalam rangka menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan sekaligus mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

    Kasat Lantas Polres PPU, AKP Rhondy Hermawan mengatakan pihaknya akan menindak sembilan jenis pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan saat operasi patuh mahakam berlangsung.

    Pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran dalam operasi mahakam adalah berkendara sambil bermain HP, anak di bawah umur membawa sepeda motor, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm berstandar SNI dan melawan arus lalu lintas.

    Kemudian berkendara dalam pengaruh alkohol, tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan pelat kendaraan palsu dan knalpot brong turut menjadi sasaran penindakan aparat kepolisian.

    Ia menyampaikan Operasi Patuh Mahakam menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat betapa pentingnya meningkatkan keselamatan di jalan.

    “Fokus utama operasi kali ini adalah penindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran kasat mata yang kerap menjadi penyebab kecelakaan fatal,” ungkapnya. 

    Ia menegaskan operasi ini tidak hanya bersifat represif, tapi mengedepankan persuasif dan edukatif melalui sosialisasi ke masyarakat.

    “Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Maka kami mengajak seluruh warga untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi diri sendiri, keluarga dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

    Menurutnya budaya tertib berlalu lintas bukan hanya soal mematuhi aturan, tapi merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam membangun peradaban bangsa menuju masa depan yang gemilang.

     “Mewujudkan Indonesia emas bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Tertib berlalu lintas adalah langkah kecil tapi strategis untuk menciptakan generasi yang sehat, produktif dan berkarakter,” tandasnya.

    Operasi patuh mahakam diharapkan dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, lancar dan tertib, serta mampu membangun kesadaran kolektif menuju bangsa yang lebih disiplin dan maju.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Operasi Mahakam di PPU Digelar 14-27 Juli 2025, Sasar 9 Pelanggar Lalu Lintas

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    11 Juli 2025 pukul 14:28 WITA

    Personel Polres PPU saat melakukan persiapan (Dok: Polresppu)

    Penajam – Polres Penajam Paser Utara (PPU) resmi menggelar Operasi Patuh Mahakam mulai 14-27 Juli 2025 mendatang.

    Kegiatan yang berlangsung selama 14 hari itu dilaksanakan dalam rangka menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan sekaligus mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

    Kasat Lantas Polres PPU, AKP Rhondy Hermawan mengatakan pihaknya akan menindak sembilan jenis pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan saat operasi patuh mahakam berlangsung.

    Pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran dalam operasi mahakam adalah berkendara sambil bermain HP, anak di bawah umur membawa sepeda motor, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm berstandar SNI dan melawan arus lalu lintas.

    Kemudian berkendara dalam pengaruh alkohol, tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan pelat kendaraan palsu dan knalpot brong turut menjadi sasaran penindakan aparat kepolisian.

    Ia menyampaikan Operasi Patuh Mahakam menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat betapa pentingnya meningkatkan keselamatan di jalan.

    “Fokus utama operasi kali ini adalah penindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran kasat mata yang kerap menjadi penyebab kecelakaan fatal,” ungkapnya. 

    Ia menegaskan operasi ini tidak hanya bersifat represif, tapi mengedepankan persuasif dan edukatif melalui sosialisasi ke masyarakat.

    “Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Maka kami mengajak seluruh warga untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi diri sendiri, keluarga dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

    Menurutnya budaya tertib berlalu lintas bukan hanya soal mematuhi aturan, tapi merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam membangun peradaban bangsa menuju masa depan yang gemilang.

     “Mewujudkan Indonesia emas bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Tertib berlalu lintas adalah langkah kecil tapi strategis untuk menciptakan generasi yang sehat, produktif dan berkarakter,” tandasnya.

    Operasi patuh mahakam diharapkan dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, lancar dan tertib, serta mampu membangun kesadaran kolektif menuju bangsa yang lebih disiplin dan maju.

    (Sf/Lo)