Operasi Ketupat Mahakam 2026, Polres Kutim Kerahkan 933 Personel dan Siapkan 7 Pos Pengamanan

    Seputarfakta.com – Lisda -

    Seputar Kaltim

    12 Maret 2026 07:52 WIB

    Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Mapolres Kutim yang melibatkan ratusan personel gabungan. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Polres Kutai Timur (Kutim) mengerahkan 933 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13-25 Maret guna mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri di Kutim.

    Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto menyampaikan pengamanan tersebut dilaksanakan bersama sejumlah stakeholder terkait sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode lebaran.

    “Kami bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara optimal melalui operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Mahakam 2026,” ujar AKBP Fauzan.

    Ia menjelaskan total 933 personel yang dilibatkan terdiri dari 432 personel Polri, 141 personel TNI, serta 360 personel dari stakeholder dan elemen masyarakat yang akan bertugas selama pelaksanaan operasi.

    Untuk mendukung pengamanan, Polres Kutim menyiapkan tujuh pos yang tersebar di sejumlah titik strategis.

    Satu pos terpadu berada di Simpang Tiga Pendidikan, Sangatta Utara. Sementara dua pos pengamanan ditempatkan di Pantai Kenyamukan serta Pantai Teluk Lombok, Sangkima dan Sangatta Selatan.

    Selain itu, terdapat empat pos pelayanan yang berada di Jalan Poros Sangatta–Bontang (Teluk Pandan), Simpang Tiga Perdau Bengalon, Simpang Tiga Hotel Mesra Jembatan Sangkulirang, serta Bundaran SP4 Kongbeng.

    Kapolres mengatakan pos-pos tersebut disiagakan untuk menjamin keamanan berbagai objek pengamanan selama periode lebaran, termasuk jalur mudik, pusat keramaian hingga tempat ibadah.

    Polres Kutim juga akan melakukan pengamanan pada 155 masjid dan 107 lapangan yang direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan salat Idulfitri.

    Pihaknya juga menyiapkan satuan tugas yang melakukan pengawasan dan patroli di sejumlah titik penting seperti gudang sembako, permukiman yang ditinggal mudik, terminal, bandara, jalur mudik, hingga jalur rawan kecelakaan, bencana dan kriminalitas.

    Patroli juga akan difokuskan pada pusat perbelanjaan, pasar tradisional, mal, supermarket, minimarket, tempat wisata, serta SPBU.

    Kapolres Kutim turut mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran secara tertib dan khusyuk bersama keluarga.

    “Kami mengimbau masyarakat agar melaksanakan malam Idulfitri secara khidmat bersama keluarga,” katanya.

    Ia berharap seluruh pos yang disiagakan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik hingga perayaan Idulfitri.

    Selain itu Polres Kutim juga membuka layanan hotline 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis.

    “Apabila para pemudik atau masyarakat mengalami gangguan atau membutuhkan bantuan kepolisian, silahkan menghubungi layanan 110. Layanan ini gratis dan siap melayani 24 jam,” tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Operasi Ketupat Mahakam 2026, Polres Kutim Kerahkan 933 Personel dan Siapkan 7 Pos Pengamanan

    Seputarfakta.com – Lisda -

    Seputar Kaltim

    12 Maret 2026 07:52 WIB

    Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Mapolres Kutim yang melibatkan ratusan personel gabungan. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Polres Kutai Timur (Kutim) mengerahkan 933 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13-25 Maret guna mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri di Kutim.

    Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto menyampaikan pengamanan tersebut dilaksanakan bersama sejumlah stakeholder terkait sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode lebaran.

    “Kami bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara optimal melalui operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Mahakam 2026,” ujar AKBP Fauzan.

    Ia menjelaskan total 933 personel yang dilibatkan terdiri dari 432 personel Polri, 141 personel TNI, serta 360 personel dari stakeholder dan elemen masyarakat yang akan bertugas selama pelaksanaan operasi.

    Untuk mendukung pengamanan, Polres Kutim menyiapkan tujuh pos yang tersebar di sejumlah titik strategis.

    Satu pos terpadu berada di Simpang Tiga Pendidikan, Sangatta Utara. Sementara dua pos pengamanan ditempatkan di Pantai Kenyamukan serta Pantai Teluk Lombok, Sangkima dan Sangatta Selatan.

    Selain itu, terdapat empat pos pelayanan yang berada di Jalan Poros Sangatta–Bontang (Teluk Pandan), Simpang Tiga Perdau Bengalon, Simpang Tiga Hotel Mesra Jembatan Sangkulirang, serta Bundaran SP4 Kongbeng.

    Kapolres mengatakan pos-pos tersebut disiagakan untuk menjamin keamanan berbagai objek pengamanan selama periode lebaran, termasuk jalur mudik, pusat keramaian hingga tempat ibadah.

    Polres Kutim juga akan melakukan pengamanan pada 155 masjid dan 107 lapangan yang direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan salat Idulfitri.

    Pihaknya juga menyiapkan satuan tugas yang melakukan pengawasan dan patroli di sejumlah titik penting seperti gudang sembako, permukiman yang ditinggal mudik, terminal, bandara, jalur mudik, hingga jalur rawan kecelakaan, bencana dan kriminalitas.

    Patroli juga akan difokuskan pada pusat perbelanjaan, pasar tradisional, mal, supermarket, minimarket, tempat wisata, serta SPBU.

    Kapolres Kutim turut mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran secara tertib dan khusyuk bersama keluarga.

    “Kami mengimbau masyarakat agar melaksanakan malam Idulfitri secara khidmat bersama keluarga,” katanya.

    Ia berharap seluruh pos yang disiagakan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik hingga perayaan Idulfitri.

    Selain itu Polres Kutim juga membuka layanan hotline 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis.

    “Apabila para pemudik atau masyarakat mengalami gangguan atau membutuhkan bantuan kepolisian, silahkan menghubungi layanan 110. Layanan ini gratis dan siap melayani 24 jam,” tutupnya.

    (Sf/Lo)