Seputar Kaltim

    Operasi Blue Light, Cara Polresta Samarinda Cegah Balap Liar Saat Ramadan 

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    15 Maret 2024 pukul 14:56 WITA

    Polresta Samarinda gelar operasi blue light untuk menghentikan balap liar di Kota Samarinda. Operasi yang akan dilakukan sepanjang bulan Ramadan. (Foto: HO/Humas Polresta Samarinda)

    Samarinda - Polresta Samarinda mengambil langkah tegas dengan menggelar operasi pembubaran balap liar. Operasi yang dilaksanakan pada Kamis dini hari, 14 Maret 2024, ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif di bulan Ramadhan ini.

    Operasi ini mulai pukul 01.00 hingga 04.00 Wita, personil gabungan Polresta Samarinda berpatroli di sepanjang Jalan Nuri, Kecamatan Sungai Pinang. Dengan menggunakan lampu biru atau 'Blue Light', mereka memberikan peringatan kepada para pemuda yang berkumpul untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

    Kegiatan ini merupakan respons atas keluhan masyarakat yang resah dengan maraknya balap liar, terutama menjelang waktu sahur. "Banyak keluhan dari masyarakat tentang maraknya aksi balap liar menjelang waktu sahur," ujar Kasihumas Polresta Samarinda, Iptu Muh Rizal Zein.

    Sebagai tindak lanjut, seluruh personel yang dikerahkan berjaga dan berpatroli di lokasi-lokasi yang sering dijadikan arena balap liar. Patroli ini dilakukan secara gabungan dengan patroli beat dari Polresta Samarinda, menunjukkan sinergi antar unit dalam menjaga keamanan.

    Selain itu, personel yang berpatroli juga menyampaikan himbauan tentang Kamtibmas kepada masyarakat. Mereka mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan, mencegah aksi balap liar, dan yang terpenting, menjaga kesucian bulan Ramadhan.

    "Dari operasi tersebut, enam unit kendaraan yang terlibat dalam balap liar berhasil diamankan. Kendaraan-kendaraan ini akan diserahkan kepada Piket Lantas untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," jelasnya.

    Operasi Blue Light ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif yang efektif dalam mencegah tindak kriminalitas, khususnya balap liar yang dapat mengganggu ketertiban umum. Dengan upaya ini, Polresta Samarinda berharap dapat mewujudkan lingkungan yang aman dan damai, serta menyambut bulan yang penuh berkah dengan suasana yang tenang.

    "Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan tenang tanpa terganggu oleh aksi-aksi yang dapat meresahkan," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Operasi Blue Light, Cara Polresta Samarinda Cegah Balap Liar Saat Ramadan 

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    15 Maret 2024 pukul 14:56 WITA

    Polresta Samarinda gelar operasi blue light untuk menghentikan balap liar di Kota Samarinda. Operasi yang akan dilakukan sepanjang bulan Ramadan. (Foto: HO/Humas Polresta Samarinda)

    Samarinda - Polresta Samarinda mengambil langkah tegas dengan menggelar operasi pembubaran balap liar. Operasi yang dilaksanakan pada Kamis dini hari, 14 Maret 2024, ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif di bulan Ramadhan ini.

    Operasi ini mulai pukul 01.00 hingga 04.00 Wita, personil gabungan Polresta Samarinda berpatroli di sepanjang Jalan Nuri, Kecamatan Sungai Pinang. Dengan menggunakan lampu biru atau 'Blue Light', mereka memberikan peringatan kepada para pemuda yang berkumpul untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

    Kegiatan ini merupakan respons atas keluhan masyarakat yang resah dengan maraknya balap liar, terutama menjelang waktu sahur. "Banyak keluhan dari masyarakat tentang maraknya aksi balap liar menjelang waktu sahur," ujar Kasihumas Polresta Samarinda, Iptu Muh Rizal Zein.

    Sebagai tindak lanjut, seluruh personel yang dikerahkan berjaga dan berpatroli di lokasi-lokasi yang sering dijadikan arena balap liar. Patroli ini dilakukan secara gabungan dengan patroli beat dari Polresta Samarinda, menunjukkan sinergi antar unit dalam menjaga keamanan.

    Selain itu, personel yang berpatroli juga menyampaikan himbauan tentang Kamtibmas kepada masyarakat. Mereka mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan, mencegah aksi balap liar, dan yang terpenting, menjaga kesucian bulan Ramadhan.

    "Dari operasi tersebut, enam unit kendaraan yang terlibat dalam balap liar berhasil diamankan. Kendaraan-kendaraan ini akan diserahkan kepada Piket Lantas untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," jelasnya.

    Operasi Blue Light ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif yang efektif dalam mencegah tindak kriminalitas, khususnya balap liar yang dapat mengganggu ketertiban umum. Dengan upaya ini, Polresta Samarinda berharap dapat mewujudkan lingkungan yang aman dan damai, serta menyambut bulan yang penuh berkah dengan suasana yang tenang.

    "Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan tenang tanpa terganggu oleh aksi-aksi yang dapat meresahkan," tutupnya.

    (Sf/Rs)