Seputar Kaltim

    Olahraga Tradisional Ikut Ramaikan Dies Natalis Universitas Kutai Kartanegara (UNIKARTA) yang Ke 39

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    05 Juni 2023 pukul 13:06 WITA

    Olahraga tradisional ikut meriahkan dies Natalis universitas Kutai Kartanegara yang ke 39 yang dihadiri oleh kormi kukar. Sabtu (3/6/2023). (Foto : M.anshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (KORMI) bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) memainkan olahraga tradisional di lapangan Unikarta, Sabtu (3/6/2023)

    Kegiatan yang diramaikan oleh civitas akademika tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Dies Natalis Unikarta yang diinisiasi oleh Fisipol.

    Olahraga tradisional tersebut antara lain Bakiak, Behempas, Besumpit dan Enggrang. 

    Ketua KORMI Kukar, Lukman menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Fisipol Unikarta yang telah menjadikan olahraga tradisional sebagai rangkaian kegiatan di dies natalis ini.

    Menurutnya, olahraga tradisional tersebut kini kurang diminati, sehingga olahraga peninggalan nenek moyang terdahulu harus terus dilestarikan oleh masyarakat Kukar, terutama kalangan milenial.

    “Kita tahu bahwa olahraga tradisional itu merupakan budaya yang harus sama-sama kita kembangkan," ucap Lukman.

    Hadirnya olahraga tradisional di acara Dies Natalis Unikarta tersebut menjadi warna baru dalam kegiatan-kegiatan di Kampus Ungu tersebut. 

    Lukman yakin Unikarta mampu menjadi penggerak dalam melakukan pembinaan dan pengembangan olahraga tradisional di Kukar. “Karena memang untuk mengembangkan olahraga tradisional itu perlu campur tangan dari semua pihak,” ujarnya.

    Ia berharap ke depannya olahraga tradisional ini bisa dilestarikan oleh lembaga maupun instansi di Kukar agar dapat lebih dikenal oleh masyarakat luar.

    “Karena memang budaya kita berakar dari situ,” tutupnya.

    Dekan Fisipol Unikarta, Zulkifli mengatakan dihadirkannya olahraga tradisional tersebut merupakan upaya pelestarian budaya Kukar yang semakin terkikis zaman, apalagi di era digital ini.

    “Saya berharap bisa membuka wawasan anak muda terhadap budaya kita sendiri, dengan adanya kegiatan ini budaya bisa dikenal bukan hanya dari cerita orang, " Ungkapnya. 

    Olahraga tradisional tersebut juga diharapkan masuk menjadi agenda rutin bagi Unikarta ketika ada kegiatan yang melibatkan mahasiswa. 

    “Semoga menjadi rangkaian kegiatan yang terus diadakan di Unikarta dan ke depan lebih meriah lagi dari ini,” harapnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Olahraga Tradisional Ikut Ramaikan Dies Natalis Universitas Kutai Kartanegara (UNIKARTA) yang Ke 39

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    05 Juni 2023 pukul 13:06 WITA

    Olahraga tradisional ikut meriahkan dies Natalis universitas Kutai Kartanegara yang ke 39 yang dihadiri oleh kormi kukar. Sabtu (3/6/2023). (Foto : M.anshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (KORMI) bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) memainkan olahraga tradisional di lapangan Unikarta, Sabtu (3/6/2023)

    Kegiatan yang diramaikan oleh civitas akademika tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Dies Natalis Unikarta yang diinisiasi oleh Fisipol.

    Olahraga tradisional tersebut antara lain Bakiak, Behempas, Besumpit dan Enggrang. 

    Ketua KORMI Kukar, Lukman menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Fisipol Unikarta yang telah menjadikan olahraga tradisional sebagai rangkaian kegiatan di dies natalis ini.

    Menurutnya, olahraga tradisional tersebut kini kurang diminati, sehingga olahraga peninggalan nenek moyang terdahulu harus terus dilestarikan oleh masyarakat Kukar, terutama kalangan milenial.

    “Kita tahu bahwa olahraga tradisional itu merupakan budaya yang harus sama-sama kita kembangkan," ucap Lukman.

    Hadirnya olahraga tradisional di acara Dies Natalis Unikarta tersebut menjadi warna baru dalam kegiatan-kegiatan di Kampus Ungu tersebut. 

    Lukman yakin Unikarta mampu menjadi penggerak dalam melakukan pembinaan dan pengembangan olahraga tradisional di Kukar. “Karena memang untuk mengembangkan olahraga tradisional itu perlu campur tangan dari semua pihak,” ujarnya.

    Ia berharap ke depannya olahraga tradisional ini bisa dilestarikan oleh lembaga maupun instansi di Kukar agar dapat lebih dikenal oleh masyarakat luar.

    “Karena memang budaya kita berakar dari situ,” tutupnya.

    Dekan Fisipol Unikarta, Zulkifli mengatakan dihadirkannya olahraga tradisional tersebut merupakan upaya pelestarian budaya Kukar yang semakin terkikis zaman, apalagi di era digital ini.

    “Saya berharap bisa membuka wawasan anak muda terhadap budaya kita sendiri, dengan adanya kegiatan ini budaya bisa dikenal bukan hanya dari cerita orang, " Ungkapnya. 

    Olahraga tradisional tersebut juga diharapkan masuk menjadi agenda rutin bagi Unikarta ketika ada kegiatan yang melibatkan mahasiswa. 

    “Semoga menjadi rangkaian kegiatan yang terus diadakan di Unikarta dan ke depan lebih meriah lagi dari ini,” harapnya.

    (Sf/By)