Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Ilustrasi personel Satpol PP (Dok: istimewa)
Tenggarong - Seorang pedagang di tepi Jalan Maduningrat, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) diduga menjadi korban pungutan liar (Pungli) dari oknum yang mengatasnamakan Satpol PP belum lama ini.
Modus yang digunakan oknum yakni menjanjikan salah satu lapak di Pasar Tangga Arung Square kepada pedagang di tepi Jalan Maduningrat.
Namun setelah membayar ratusan ribu rupiah yang disebut sebagai prasyarat untuk menempati lapak di Pasar Tangga Arung Square, hingga kini belum ada kejelasan.
Kasatpol PP Kukar, Arfan Boma Pratama meminta kepada masyarakat, khususnya para pedagang untuk tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan Satpol PP tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihaknya.
“Itu mungkin cuma oknum yang mengatasnamakan Satpol PP. Tapi silahkan dibuktikan jika itu memang (personel Satpol PP) melalui handphone, baik itu foto maupun video dan kalau perlu viralkan saja karena kita bukan anti-kritik,” ujar Arfan, Senin (26/1/2026).
Ia menegaskan jika tindakan pungli itu memang benar dilakukan oleh salah satu personelnya, maka dirinya tidak akan segan untuk langsung memberhentikan oknum tersebut.
“Langsung laporkan saja ke kita karena kita selalu siaga 24 jam. Jadi kalau memang benar akan langsung diberhentikan tanpa ampun,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Ilustrasi personel Satpol PP (Dok: istimewa)
Tenggarong - Seorang pedagang di tepi Jalan Maduningrat, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) diduga menjadi korban pungutan liar (Pungli) dari oknum yang mengatasnamakan Satpol PP belum lama ini.
Modus yang digunakan oknum yakni menjanjikan salah satu lapak di Pasar Tangga Arung Square kepada pedagang di tepi Jalan Maduningrat.
Namun setelah membayar ratusan ribu rupiah yang disebut sebagai prasyarat untuk menempati lapak di Pasar Tangga Arung Square, hingga kini belum ada kejelasan.
Kasatpol PP Kukar, Arfan Boma Pratama meminta kepada masyarakat, khususnya para pedagang untuk tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan Satpol PP tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihaknya.
“Itu mungkin cuma oknum yang mengatasnamakan Satpol PP. Tapi silahkan dibuktikan jika itu memang (personel Satpol PP) melalui handphone, baik itu foto maupun video dan kalau perlu viralkan saja karena kita bukan anti-kritik,” ujar Arfan, Senin (26/1/2026).
Ia menegaskan jika tindakan pungli itu memang benar dilakukan oleh salah satu personelnya, maka dirinya tidak akan segan untuk langsung memberhentikan oknum tersebut.
“Langsung laporkan saja ke kita karena kita selalu siaga 24 jam. Jadi kalau memang benar akan langsung diberhentikan tanpa ampun,” tandasnya.
(Sf/Rs)