Cari disini...
Seputar Kaltim
Foto korban saat terbaring dirawat di RSUD dr. Abdul Rivai Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. (Foto: Humas Polres Berau)
Tanjung Redeb - Seorang pria yang diketahui sebagai salah satu karyawan perusahaan di Kampung Punan Malinau, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, menjadi korban dugaan penganiayaan berupa penusukan. Saat ini, Polsek Segah tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Kapolsek Segah, AKP Lisinius Pinem, menjelaskan bahwa kejadian penganiayaan diduga terjadi pada Rabu malam, 31 Desember 2025, sekitar pukul 22.30 Wita, saat berlangsung kegiatan penyambutan tahun baru di lingkungan perumahan perusahaan.
"Korban berinisial B, laki-laki berusia 43 tahun, yang merupakan karyawan perusahaan di Kampung Punan Malinau," ujar AKP Lisinius Pinem.
Ia pun mengatakan, pihak kepolisian menerima informasi awal pada Kamis dini hari, 1 Januari 2026, sekitar pukul 05.15 Wita, dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Abdul Rivai.
Atas laporan tersebut, pihaknya pun segera menindaklanjuti laporan tersebut, ia mengatakan bahwa personel Polsek Segah langsung mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi korban dan meminta keterangan awal.
"Dari hasil interogasi, korban mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan dekat pinggul yang diduga akibat senjata tajam dan terjadi saat adanya kegiatan menyambut pergantian tahun baru di perumahan perusahaan," jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan korban, insiden tersebut bermula dari adanya kesalahpahaman antar sesama karyawan. Saat korban berusaha melerai pertikaian, ia justru mengalami penusukan dari arah belakang.
"Korban mengaku tidak melihat dan tidak mengetahui siapa pelaku penusukan tersebut," tambahnya.
Setelah kejadian, korban sempat mendapatkan perawatan dari petugas medis perusahaan sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Abdul Rivai untuk penanganan lebih lanjut.
"Hingga kini, korban masih menjalani perawatan medis," tuturnya.
Kendati demikian, ia mengungkapkan bahwa saat ini kasus tersebut belum dilaporkan secara resmi oleh korban maupun pihak perusahaan ke Polsek Segah.
"Kami baru mengetahui peristiwa ini setelah korban dirawat di rumah sakit. Saat ini, pelaku masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.
Namun, AKP Lisinius Pinem menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian.
"Kami mengimbau masyarakat maupun pihak perusahaan agar segera melaporkan setiap tindak pidana kepada kepolisian agar dapat ditangani secara cepat dan tepat," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Foto korban saat terbaring dirawat di RSUD dr. Abdul Rivai Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. (Foto: Humas Polres Berau)
Tanjung Redeb - Seorang pria yang diketahui sebagai salah satu karyawan perusahaan di Kampung Punan Malinau, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, menjadi korban dugaan penganiayaan berupa penusukan. Saat ini, Polsek Segah tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Kapolsek Segah, AKP Lisinius Pinem, menjelaskan bahwa kejadian penganiayaan diduga terjadi pada Rabu malam, 31 Desember 2025, sekitar pukul 22.30 Wita, saat berlangsung kegiatan penyambutan tahun baru di lingkungan perumahan perusahaan.
"Korban berinisial B, laki-laki berusia 43 tahun, yang merupakan karyawan perusahaan di Kampung Punan Malinau," ujar AKP Lisinius Pinem.
Ia pun mengatakan, pihak kepolisian menerima informasi awal pada Kamis dini hari, 1 Januari 2026, sekitar pukul 05.15 Wita, dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Abdul Rivai.
Atas laporan tersebut, pihaknya pun segera menindaklanjuti laporan tersebut, ia mengatakan bahwa personel Polsek Segah langsung mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi korban dan meminta keterangan awal.
"Dari hasil interogasi, korban mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan dekat pinggul yang diduga akibat senjata tajam dan terjadi saat adanya kegiatan menyambut pergantian tahun baru di perumahan perusahaan," jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan korban, insiden tersebut bermula dari adanya kesalahpahaman antar sesama karyawan. Saat korban berusaha melerai pertikaian, ia justru mengalami penusukan dari arah belakang.
"Korban mengaku tidak melihat dan tidak mengetahui siapa pelaku penusukan tersebut," tambahnya.
Setelah kejadian, korban sempat mendapatkan perawatan dari petugas medis perusahaan sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Abdul Rivai untuk penanganan lebih lanjut.
"Hingga kini, korban masih menjalani perawatan medis," tuturnya.
Kendati demikian, ia mengungkapkan bahwa saat ini kasus tersebut belum dilaporkan secara resmi oleh korban maupun pihak perusahaan ke Polsek Segah.
"Kami baru mengetahui peristiwa ini setelah korban dirawat di rumah sakit. Saat ini, pelaku masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.
Namun, AKP Lisinius Pinem menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian.
"Kami mengimbau masyarakat maupun pihak perusahaan agar segera melaporkan setiap tindak pidana kepada kepolisian agar dapat ditangani secara cepat dan tepat," tutupnya.
(Sf/Rs)