Seputar Kaltim

    Neni Moernieni Tinjau Efektivitas Rehabilitasi Warga Bontang di Balai BNN Tanah Merah

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    13 Desember 2025 pukul 18:40 WITA

    Peninjauan warga Bontang yang menjalani rehabilitasi di BNN Tanah Merah yang dilakukan Neni Moerniaeni. (Foto: Diskominfo Bontang)

    Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meninjau efektivitas program rehabilitasi narkotika bagi warga yang menjalani pemulihan di Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanah Merah, Sabtu (13/12/2025). 

    Peninjauan ini dilakukan di tengah kebutuhan yang memastikan hasil rehabilitasi tidak berhenti pada masa perawatan, tetapi berlanjut setelah klien kembali ke masyarakat.

    Neni menilai pemulihan pascarehabilitasi masih menjadi titik lemah penanganan penyalahgunaan narkotika. “Pemulihan tidak selesai saat klien keluar dari balai. Tanpa pendampingan lanjutan, risiko kekambuhan tetap tinggi,” kata Neni.

    Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dan pengelola Balai Rehabilitasi Tanah Merah membahas capaian rehabilitasi klien asal Bontang serta mekanisme layanan yang selama ini berjalan. 

    Pemerintah kota juga mengkaji kemungkinan dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang untuk menjamin akses rehabilitasi bagi warga yang membutuhkan.

    Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Bambang Setyawan mengatakan keterlibatan pemerintah daerah menentukan keberlanjutan pemulihan klien. 

    “Tanpa dukungan daerah, proses pemulihan setelah klien kembali ke masyarakat sulit dijaga,” ujarnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Neni Moernieni Tinjau Efektivitas Rehabilitasi Warga Bontang di Balai BNN Tanah Merah

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    13 Desember 2025 pukul 18:40 WITA

    Peninjauan warga Bontang yang menjalani rehabilitasi di BNN Tanah Merah yang dilakukan Neni Moerniaeni. (Foto: Diskominfo Bontang)

    Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meninjau efektivitas program rehabilitasi narkotika bagi warga yang menjalani pemulihan di Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanah Merah, Sabtu (13/12/2025). 

    Peninjauan ini dilakukan di tengah kebutuhan yang memastikan hasil rehabilitasi tidak berhenti pada masa perawatan, tetapi berlanjut setelah klien kembali ke masyarakat.

    Neni menilai pemulihan pascarehabilitasi masih menjadi titik lemah penanganan penyalahgunaan narkotika. “Pemulihan tidak selesai saat klien keluar dari balai. Tanpa pendampingan lanjutan, risiko kekambuhan tetap tinggi,” kata Neni.

    Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dan pengelola Balai Rehabilitasi Tanah Merah membahas capaian rehabilitasi klien asal Bontang serta mekanisme layanan yang selama ini berjalan. 

    Pemerintah kota juga mengkaji kemungkinan dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang untuk menjamin akses rehabilitasi bagi warga yang membutuhkan.

    Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Bambang Setyawan mengatakan keterlibatan pemerintah daerah menentukan keberlanjutan pemulihan klien. 

    “Tanpa dukungan daerah, proses pemulihan setelah klien kembali ke masyarakat sulit dijaga,” ujarnya.

    (Sf/Lo)