Seputar Kaltim

    Neni Moerniaeni Soroti Disfungsi Drainase di 5 Titik yang Kerap Banjir

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    07 April 2025 pukul 17:01 WITA

    Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat mengecek drainase di Jalan Pangeran Suryanata Kelurahan Bontang Baru. (Isntagram @jejakbundaneni)

    Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyoroti disfungsi drainase di Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang. 

    Disfungsi itu diduga kuat menjadi penyebab banjir yang cukup parah di kawasan perumahan. Ia mengatakan, di Jalan Gamelan menuju Jalan Pangeran Suryanata air hujan tidak mengalir lewat drainse sebagaimana mestinya. Ini mengakibatkan air menggenang dan banjir.

    “Drainasenya tidak berfungsi sebagaimana mestinya, harusnya air lewat di sini supaya tidak menyebabkan genangan yang kemudian jadi banjir,” ujarnya saat memantau banjir, Minggu (6/4/2025).

    Selain itu, banjir di kawasan tersebut juga diperparah dengan kondisi rumah warga yang lebih rendah dari badan jalan yang baru diperbaiki bersama dengan drainase di Jalan Pangeran Suryanata.

    “Karena jalanan dan drainase di sini posisinya lebih tinggi, jadi air justru masuk ke rumah warga,” lanjutnya.

    Hal ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat sekitar. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Sumardi mengatakan sering kali menerima keluhan warga di kawasan tersebut.

    Sebab Jalan Pangeran Suryanata ditinggikan bersamaan dengan proyek pembangunan drainase yang baru pada akhir Desember 2024 lalu. Ini menyebabkan genangan di dalam gang, salah satunya RT 13.

    “Kalau bisa secepatnya diperbaiki, kasihan warga mengeluh karena dampak pembangunan yang tidak maksimal,” ujar Sumardi.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Neni Moerniaeni Soroti Disfungsi Drainase di 5 Titik yang Kerap Banjir

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    07 April 2025 pukul 17:01 WITA

    Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat mengecek drainase di Jalan Pangeran Suryanata Kelurahan Bontang Baru. (Isntagram @jejakbundaneni)

    Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyoroti disfungsi drainase di Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang. 

    Disfungsi itu diduga kuat menjadi penyebab banjir yang cukup parah di kawasan perumahan. Ia mengatakan, di Jalan Gamelan menuju Jalan Pangeran Suryanata air hujan tidak mengalir lewat drainse sebagaimana mestinya. Ini mengakibatkan air menggenang dan banjir.

    “Drainasenya tidak berfungsi sebagaimana mestinya, harusnya air lewat di sini supaya tidak menyebabkan genangan yang kemudian jadi banjir,” ujarnya saat memantau banjir, Minggu (6/4/2025).

    Selain itu, banjir di kawasan tersebut juga diperparah dengan kondisi rumah warga yang lebih rendah dari badan jalan yang baru diperbaiki bersama dengan drainase di Jalan Pangeran Suryanata.

    “Karena jalanan dan drainase di sini posisinya lebih tinggi, jadi air justru masuk ke rumah warga,” lanjutnya.

    Hal ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat sekitar. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Sumardi mengatakan sering kali menerima keluhan warga di kawasan tersebut.

    Sebab Jalan Pangeran Suryanata ditinggikan bersamaan dengan proyek pembangunan drainase yang baru pada akhir Desember 2024 lalu. Ini menyebabkan genangan di dalam gang, salah satunya RT 13.

    “Kalau bisa secepatnya diperbaiki, kasihan warga mengeluh karena dampak pembangunan yang tidak maksimal,” ujar Sumardi.

    (Sf/By)