Cari disini...
Seputar Kaltim
Rapat pertemuan lulusan CPNS dan PPPK Bontang, menemui Wali Kota Bontang, terkait penolakan pengangkatan serentak. (Istimewa)
Bontang - Lulusan Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Bontang menyampaikan keluhan mereka kepada Wali Kota Bontang terkait penundaan pengangkatan serentak.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyatakan siap mendukung penuh perjuangan para lulusan CPNS dan PPPK tersebut.
Neni mengaku merupakan salah satu kepala daerah yang telah menandatangani surat elektronik peserta CPNS dan PPPK Kota Bontang saat masih menjalani retreat di Kota Magelang.
“Itu saya lakukan demi kepastian SK (Surat Keterangan) peserta. Tapi ternyata ada kabar yang kurang menyenangkan ini,” kata dia.
Untuk diangkat menjadi PNS dan PPPK, Neni bersama DPRD dan BKSDM Bontang berkomitmen akan memperjuangkan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat.
“Kita juga ada DPD RI (Dewan Perwakilan Daerah Rakyat Indonesia) Pak Andi Sofyan Hasdam yang akan turut membantu untuk membantu perjuangan ini,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Rapat pertemuan lulusan CPNS dan PPPK Bontang, menemui Wali Kota Bontang, terkait penolakan pengangkatan serentak. (Istimewa)
Bontang - Lulusan Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Bontang menyampaikan keluhan mereka kepada Wali Kota Bontang terkait penundaan pengangkatan serentak.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyatakan siap mendukung penuh perjuangan para lulusan CPNS dan PPPK tersebut.
Neni mengaku merupakan salah satu kepala daerah yang telah menandatangani surat elektronik peserta CPNS dan PPPK Kota Bontang saat masih menjalani retreat di Kota Magelang.
“Itu saya lakukan demi kepastian SK (Surat Keterangan) peserta. Tapi ternyata ada kabar yang kurang menyenangkan ini,” kata dia.
Untuk diangkat menjadi PNS dan PPPK, Neni bersama DPRD dan BKSDM Bontang berkomitmen akan memperjuangkan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat.
“Kita juga ada DPD RI (Dewan Perwakilan Daerah Rakyat Indonesia) Pak Andi Sofyan Hasdam yang akan turut membantu untuk membantu perjuangan ini,” pungkasnya.
(Sf/By)