Nelayan Asal Bontang Dilaporkan Hilang, Kapal Diduga Hanyut di Perairan Muara Berau

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    31 Maret 2026 06:13 WIB

    Informasi orang hilang dalam poster resmi Keluarahan Berbas Pantai. (Foto: Tangkap Layar)

    Bontang - Seorang nelayan asal Bontang, Saharuddin (39), dilaporkan hilang setelah kapal pemancing yang ia tumpangi diduga hanyut di perairan sekitar Muara Berau.

    Berdasarkan informasi dari poster resmi Kelurahan Berbas Pantai, Saharuddin berangkat melaut pada Senin, (23/3/2026) sekitar pukul 07.00 WITA dari Pelabuhan Berbas Pantai menggunakan kapal Nur Hikmah menuju area kapal bor di wilayah Muara Berau.

    Namun, komunikasi dengan korban terputus sejak Jumat (27/3/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WITA. Dugaan sementara, kapal mengalami kerusakan mesin sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan maupun kembali.

    “Telah terjadi kapal pemancing diduga hanyut, hilang kontak sejak hari Jumat pagi pukul 09.00 dikarenakan kerusakan mesin,” demikian kutipan dalam informasi tersebut.

    Perjalanan menuju lokasi diperkirakan memakan waktu sekitar 5 hingga 6 jam atau sekitar 60 mil laut dari titik keberangkatan. Hingga kini, keberadaan korban masih belum diketahui dan dalam proses pencarian.

    Pihak keluarga dan masyarakat mengimbau nelayan maupun kapal yang melintas di sekitar lokasi untuk turut membantu. Informasi sekecil apa pun sangat diharapkan demi mempercepat pencarian.

    “Kontak yang dapat dihubungi

    0857-5040-2719 (Ketua RT 19),” isi poster tersebut.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Nelayan Asal Bontang Dilaporkan Hilang, Kapal Diduga Hanyut di Perairan Muara Berau

    Seputarfakta.com - Nuraini -

    Seputar Kaltim

    31 Maret 2026 06:13 WIB

    Informasi orang hilang dalam poster resmi Keluarahan Berbas Pantai. (Foto: Tangkap Layar)

    Bontang - Seorang nelayan asal Bontang, Saharuddin (39), dilaporkan hilang setelah kapal pemancing yang ia tumpangi diduga hanyut di perairan sekitar Muara Berau.

    Berdasarkan informasi dari poster resmi Kelurahan Berbas Pantai, Saharuddin berangkat melaut pada Senin, (23/3/2026) sekitar pukul 07.00 WITA dari Pelabuhan Berbas Pantai menggunakan kapal Nur Hikmah menuju area kapal bor di wilayah Muara Berau.

    Namun, komunikasi dengan korban terputus sejak Jumat (27/3/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WITA. Dugaan sementara, kapal mengalami kerusakan mesin sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan maupun kembali.

    “Telah terjadi kapal pemancing diduga hanyut, hilang kontak sejak hari Jumat pagi pukul 09.00 dikarenakan kerusakan mesin,” demikian kutipan dalam informasi tersebut.

    Perjalanan menuju lokasi diperkirakan memakan waktu sekitar 5 hingga 6 jam atau sekitar 60 mil laut dari titik keberangkatan. Hingga kini, keberadaan korban masih belum diketahui dan dalam proses pencarian.

    Pihak keluarga dan masyarakat mengimbau nelayan maupun kapal yang melintas di sekitar lokasi untuk turut membantu. Informasi sekecil apa pun sangat diharapkan demi mempercepat pencarian.

    “Kontak yang dapat dihubungi

    0857-5040-2719 (Ketua RT 19),” isi poster tersebut.

    (Sf/Rs)