Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim
Stan uang kuno di Museum Sadurengas Kecamatan Paser Belengkong (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Museum Sadurengas yang berlokasi di Desa Pasir Belengkong, Kecamatan Paser Belengkong tidak hanya sekadar museum biasa bagi para pengunjung.
Selain menyediakan atribut dan benda peninggalan sejarah dari peninggalan kesultanan Paser, museum tersebut juga menjadi tempat para pengunjung yang ingin mencari uang kuno.
"Uang kuno yang ditawarkan kepada pengunjung dari penjualan uang kuno itu merupakan sistem titip jual dari masyarakat," kata salah satu penjaga stan di Museum Sadurengas, Icha, Selasa (17/2/2026).
Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang ingin berburu uang kuno. Uang kuno yang dijual juga bervariasi tergantung jenis dan grade uang yang ditawarkan.
Pengunjung yang berburu uang kuno di museum itu juga tidak hanya berasal dari wisatawan lokal namun sampai menarik wisatawan luar daerah seperti Balikpapan, Samarinda, daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga Jakarta.
Harga uang kuno yang ditawarkan bervariatif mulai dari Rp25 ribu sampai dengan harga tertinggi Rp200 ribu.
"Yang harga Rp200 ribu itu harganya cukup tinggi dikarenakan ada tulisan tangan berbahasa arab yang kelihatan jika uangnya di senter menggunakan senter khusus," tambahnya.
Stan penjualan uang kuno di Museum Sadurengas itu menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan karena tidak hanya memberikan pengalaman untuk mengetahui sejarah Kesultanan Paser namun juga menawarkan hal lain berupa uang kuno yang tidak ditemui di tempat biasa.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim

Stan uang kuno di Museum Sadurengas Kecamatan Paser Belengkong (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Museum Sadurengas yang berlokasi di Desa Pasir Belengkong, Kecamatan Paser Belengkong tidak hanya sekadar museum biasa bagi para pengunjung.
Selain menyediakan atribut dan benda peninggalan sejarah dari peninggalan kesultanan Paser, museum tersebut juga menjadi tempat para pengunjung yang ingin mencari uang kuno.
"Uang kuno yang ditawarkan kepada pengunjung dari penjualan uang kuno itu merupakan sistem titip jual dari masyarakat," kata salah satu penjaga stan di Museum Sadurengas, Icha, Selasa (17/2/2026).
Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang ingin berburu uang kuno. Uang kuno yang dijual juga bervariasi tergantung jenis dan grade uang yang ditawarkan.
Pengunjung yang berburu uang kuno di museum itu juga tidak hanya berasal dari wisatawan lokal namun sampai menarik wisatawan luar daerah seperti Balikpapan, Samarinda, daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga Jakarta.
Harga uang kuno yang ditawarkan bervariatif mulai dari Rp25 ribu sampai dengan harga tertinggi Rp200 ribu.
"Yang harga Rp200 ribu itu harganya cukup tinggi dikarenakan ada tulisan tangan berbahasa arab yang kelihatan jika uangnya di senter menggunakan senter khusus," tambahnya.
Stan penjualan uang kuno di Museum Sadurengas itu menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan karena tidak hanya memberikan pengalaman untuk mengetahui sejarah Kesultanan Paser namun juga menawarkan hal lain berupa uang kuno yang tidak ditemui di tempat biasa.
(Sf/Rs)