Cari disini...
Seputar Kaltim
Green House Museum Mulawarman, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Tingkat pengunjung Museum Mulawarman yang berada di Jalan Diponegoro, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami kenaikan pada libur akhir 2024 ini.
Museum Mulawarman dipadati oleh sejumlah masyarakat yang membawa keluarga, serta wisatawan dari luar daerah untuk dapat melihat koleksi-koleksi yang dipamerkan.
“Tingkat pengunjung Museum naik drastis. Pengunjung dari dalam kota maupun luar kota sangat antusias datang kemari,” kata Bagian Konservasi Museum Mulawarman, Cuik Radiansyah, Jumat (27/12/2024).
Untuk mengakomodasi tingginya antusiasme pengunjung, pihak museum memastikan operasional berjalan dengan lancar, bahkan bersiap untuk memperpanjang jam operasional jika diperlukan.
Kini, pada Senin hingga Minggu buka mulai pukul 08.00 WITA hingga 16.00 WITA. Sementara pada Jumat, museum dibuka pada pukul 08.00 sampai 12.00 WITA saja.
Para petugas juga telah disiagakan untuk memberikan informasi, menjaga ketertiban dan memastikan kenyamanan pengunjung selama berada di area museum. “Saat libur seperti ini, pengunjung bisa mencapai 300 orang per hari. Niaya masuk sendiri dihargai Rp ribu sampai Rp10 ribu,” ujarnya.
Ia menyebut pengunjung juga dapat membayar melalui Q-RIS sesuai Keputusan Presiden Nomor 03 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 56 tahun 2021 tentang Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Kata Radiansyah, ada beberapa ruangan yang sedang di renovasi seperti ruang Yupa, peminangan, manik-manik, ruang hibah hingga ruang uang kuno. "Kalau untuk di bagian luar ada pelebaran lahan parkir dan penambahan wc," ucapnya.
Pihaknya juga menawarkan Green House yang nantinya akan diisi dengan tanaman anggur dan pengunjung juga dapat menikmati buah-buahan tersebut. "Pada 2025 nanti, semua renovasi akan selesai dan dibuka untuk pengunjung," sebutnya.
Dengan lonjakan jumlah pengunjung, pengelola museum mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal agar terhindar dari antrean panjang. "Kami ingatkan juga kepada pengunjung untuk mematuhi aturan demi menjaga kenyamanan bersama selama berada di dalam Museum," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Green House Museum Mulawarman, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Tingkat pengunjung Museum Mulawarman yang berada di Jalan Diponegoro, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami kenaikan pada libur akhir 2024 ini.
Museum Mulawarman dipadati oleh sejumlah masyarakat yang membawa keluarga, serta wisatawan dari luar daerah untuk dapat melihat koleksi-koleksi yang dipamerkan.
“Tingkat pengunjung Museum naik drastis. Pengunjung dari dalam kota maupun luar kota sangat antusias datang kemari,” kata Bagian Konservasi Museum Mulawarman, Cuik Radiansyah, Jumat (27/12/2024).
Untuk mengakomodasi tingginya antusiasme pengunjung, pihak museum memastikan operasional berjalan dengan lancar, bahkan bersiap untuk memperpanjang jam operasional jika diperlukan.
Kini, pada Senin hingga Minggu buka mulai pukul 08.00 WITA hingga 16.00 WITA. Sementara pada Jumat, museum dibuka pada pukul 08.00 sampai 12.00 WITA saja.
Para petugas juga telah disiagakan untuk memberikan informasi, menjaga ketertiban dan memastikan kenyamanan pengunjung selama berada di area museum. “Saat libur seperti ini, pengunjung bisa mencapai 300 orang per hari. Niaya masuk sendiri dihargai Rp ribu sampai Rp10 ribu,” ujarnya.
Ia menyebut pengunjung juga dapat membayar melalui Q-RIS sesuai Keputusan Presiden Nomor 03 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 56 tahun 2021 tentang Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Kata Radiansyah, ada beberapa ruangan yang sedang di renovasi seperti ruang Yupa, peminangan, manik-manik, ruang hibah hingga ruang uang kuno. "Kalau untuk di bagian luar ada pelebaran lahan parkir dan penambahan wc," ucapnya.
Pihaknya juga menawarkan Green House yang nantinya akan diisi dengan tanaman anggur dan pengunjung juga dapat menikmati buah-buahan tersebut. "Pada 2025 nanti, semua renovasi akan selesai dan dibuka untuk pengunjung," sebutnya.
Dengan lonjakan jumlah pengunjung, pengelola museum mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal agar terhindar dari antrean panjang. "Kami ingatkan juga kepada pengunjung untuk mematuhi aturan demi menjaga kenyamanan bersama selama berada di dalam Museum," pungkasnya.
(Sf/By)