Cari disini...
Seputar Kaltim
Kedatangan Jemaah Haji yang akan tiba di Indonesia. (Foto : Istimewa)
Samarinda - Sebanyak 576 jemaah haji Kota Samarinda akan tiba di GOR Segiri pada 9, 13, 17 dan 20 Juli 2023 mendatang.
Para jemaah ini akan tiba secara bertahap karena terbagi dalam beberapa kloter.
Rencana kedatangan jemaah haji ini sudah dibahas dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag), Polresta, UPTD GOR Segiri, Dishub dan Dinkes Samarinda.
Kepala Kantor Kemenag Samarinda, Baequni menerangkan kedatangan jemaah haji melalui beberapa proses hingga nantinya tiba di Kota Samarinda.
"Jadi kedatangan jemaah haji yang 9 Juli itu harus sudah tiba di bandara pada 8 Juli, itu malam. Kemudian menuju penerimaan embarkasi, biasa selama 1-2 jam yang dimanfaatkan untuk ganti baju dan lainnya," ungkapnya kepada seputarfakta.com, Rabu (5/7/2023) sore.
Untuk menuju ke Samarinda, Kemenag telah menyiapkan 8-10 bus yang dikawal oleh patwal. Sedangkan Dinas Kesehatan membawa ambulans.
"Koper besar dan sedang nantinya akan dibawa melalui Pos," imbuhnya. Ia masih berharap kepada Wali Kota untuk melakukan penyambutan terhadap jemaah haji.
"Kami hanya menyiapkan, berharapnya kepada Wali Kota bisa dapat menyambut, kalau memang dapat lebih dulu mungkin bisa. Kalau tidak ya nanti orang sini saja yang menyambut," ujarnya.
Baequni berpesan kepada yang keluarga yang menjemput untuk tidak terlalu banyak. "Kita 'kan menginginkan untuk proses pulangnya jemaah haji ini berjalan lancar, jadi saya mohon kepada keluarga untuk tidak terlalu banyak juga yang jemput," pungkasnya.
Ia juga melaporkan jemaah haji dalam kondisi sehat semua. "Kalau laporan kesehatan ada, tapi untuk yang sakit masih belum ada lagi sampai saat ini, ada satu Alhamdulillah tergolong aman," tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kedatangan Jemaah Haji yang akan tiba di Indonesia. (Foto : Istimewa)
Samarinda - Sebanyak 576 jemaah haji Kota Samarinda akan tiba di GOR Segiri pada 9, 13, 17 dan 20 Juli 2023 mendatang.
Para jemaah ini akan tiba secara bertahap karena terbagi dalam beberapa kloter.
Rencana kedatangan jemaah haji ini sudah dibahas dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag), Polresta, UPTD GOR Segiri, Dishub dan Dinkes Samarinda.
Kepala Kantor Kemenag Samarinda, Baequni menerangkan kedatangan jemaah haji melalui beberapa proses hingga nantinya tiba di Kota Samarinda.
"Jadi kedatangan jemaah haji yang 9 Juli itu harus sudah tiba di bandara pada 8 Juli, itu malam. Kemudian menuju penerimaan embarkasi, biasa selama 1-2 jam yang dimanfaatkan untuk ganti baju dan lainnya," ungkapnya kepada seputarfakta.com, Rabu (5/7/2023) sore.
Untuk menuju ke Samarinda, Kemenag telah menyiapkan 8-10 bus yang dikawal oleh patwal. Sedangkan Dinas Kesehatan membawa ambulans.
"Koper besar dan sedang nantinya akan dibawa melalui Pos," imbuhnya. Ia masih berharap kepada Wali Kota untuk melakukan penyambutan terhadap jemaah haji.
"Kami hanya menyiapkan, berharapnya kepada Wali Kota bisa dapat menyambut, kalau memang dapat lebih dulu mungkin bisa. Kalau tidak ya nanti orang sini saja yang menyambut," ujarnya.
Baequni berpesan kepada yang keluarga yang menjemput untuk tidak terlalu banyak. "Kita 'kan menginginkan untuk proses pulangnya jemaah haji ini berjalan lancar, jadi saya mohon kepada keluarga untuk tidak terlalu banyak juga yang jemput," pungkasnya.
Ia juga melaporkan jemaah haji dalam kondisi sehat semua. "Kalau laporan kesehatan ada, tapi untuk yang sakit masih belum ada lagi sampai saat ini, ada satu Alhamdulillah tergolong aman," tutupnya.
(Sf/By)