Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim
Kondisi muka air Sungai Sangatta di sekitar intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kabo, Kutai Timur. (foto : Istimewa)
Sangatta – Permukaan air Sungai Sangatta di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terpantau mengalami kenaikan pada Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tuah Benua (Perumdam TTB), kondisi tersebut masih dinyatakan aman dan belum mengganggu operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kabo.
Direktur Perumdam TTB Kutim, Suparjan menyampaikan pemantauan muka air sungai dilakukan berdasarkan elevasi terhadap rata-rata permukaan air laut atau Reference Level (RL).
Berdasarkan data pemantauan, muka air Sungai Sangatta tercatat berada di RL 6,65 pukul 00.02 WITA dan meningkat menjadi RL 6,80 pukul 01.59 WITA.
“Kenaikan berlanjut pada pagi hari, yakni mencapai RL 7,10 pada pukul 06.30 WITA dan kembali naik ke posisi RL 7,15 pada pukul 07.05 WITA,” ujar Suparjan.
Ia menyebut batas aman operasional intake IPA Kabo berada di bawah RL 7,69 atau masuk kategori level hijau. Sementara level kuning berada pada RL 7,70 hingga 8,20 dan level merah di atas RL 8,21.
“Dengan kondisi terakhir di RL 7,15, proses produksi dan distribusi air bersih masih berjalan normal,” tegasnya.
Meski situasi masih terkendali, Perumdam TTB Kutim tetap melakukan pemantauan secara berkala karena fluktuasi muka air Sungai Sangatta sangat dipengaruhi oleh curah hujan di wilayah hulu.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim

Kondisi muka air Sungai Sangatta di sekitar intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kabo, Kutai Timur. (foto : Istimewa)
Sangatta – Permukaan air Sungai Sangatta di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terpantau mengalami kenaikan pada Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tuah Benua (Perumdam TTB), kondisi tersebut masih dinyatakan aman dan belum mengganggu operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kabo.
Direktur Perumdam TTB Kutim, Suparjan menyampaikan pemantauan muka air sungai dilakukan berdasarkan elevasi terhadap rata-rata permukaan air laut atau Reference Level (RL).
Berdasarkan data pemantauan, muka air Sungai Sangatta tercatat berada di RL 6,65 pukul 00.02 WITA dan meningkat menjadi RL 6,80 pukul 01.59 WITA.
“Kenaikan berlanjut pada pagi hari, yakni mencapai RL 7,10 pada pukul 06.30 WITA dan kembali naik ke posisi RL 7,15 pada pukul 07.05 WITA,” ujar Suparjan.
Ia menyebut batas aman operasional intake IPA Kabo berada di bawah RL 7,69 atau masuk kategori level hijau. Sementara level kuning berada pada RL 7,70 hingga 8,20 dan level merah di atas RL 8,21.
“Dengan kondisi terakhir di RL 7,15, proses produksi dan distribusi air bersih masih berjalan normal,” tegasnya.
Meski situasi masih terkendali, Perumdam TTB Kutim tetap melakukan pemantauan secara berkala karena fluktuasi muka air Sungai Sangatta sangat dipengaruhi oleh curah hujan di wilayah hulu.
(Sf/Lo)