Seputar Kaltim

    Motor Masuk Jurang 8 Meter di Jalan Tenggarong-Samarinda, Pengendara Diduga Patah Tangan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    03 September 2026 pukul 15:12 WITA

    Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan saat mengevakuasi sepeda motor yang masuk ke jurang (Dok: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh ke jurang sedalam delapan meter di Jalan Alternatif Tenggarong-Samarinda, Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar).

    Insiden itu terjadi sekitar 09.34 WITA. Kala itu, warga setempat sempat kaget ketika mendengar suara teriakan meminta tolong dari arah jurang di sisi jalan.

    Saat dilakukan pengecekan, warga mendapati seorang pengendara beserta sepeda motornya berada di dasar jurang.

    Melihat kondisi tersebut, warga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan untuk proses evakuasi.

    “Tadinya saya nyabut kacang, lalu tiba-tiba mendengar ada suara yang minta tolong. Saat lihat ke jurang, ternyata ada orang,” ujar salah satu warga setempat, Linda.

    “Ketinggian jurangnya itu cukup dalam, kalau diperkirakan sedalam delapan meter,” tambahnya.

    Tidak lama berselang, petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban beserta sepeda motornya.

    Proses evakuasi dilakukan menggunakan mobil derek untuk mengangkat sepeda motor dari dasar jurang. Linda menduga pengendara tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya terjatuh ke jurang, mengingat kondisi jalan di lokasi kejadian menikung dan tidak dilengkapi pembatas jalan.

    “Kayaknya dia bawa motornya laju dan larut hingga masuk ke jurang,” terangnya.

    Ia berharap pemerintah dapat memasang pembatas di sisi jalan untuk meningkatkan keselamatan pengendara. 

    Sebab, kendaraan yang masuk ke jurang di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi, sehingga keberadaan pembatas jalan dinilai penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

    “Sebelumnya juga pernah insiden ini terjadi, kendaraan masuk ke sana juga. Harapannya sih semoga pemerintah dapat memasang pembatas jalan di sana,” harapnya.

    Beruntung, korban dinyatakan selamat dalam insiden ini. Namun, korban disebut mengalami patah pada bagian tangannya.

    “Jadi pas dievakuasi itu tangannya kayak patah dan bagian belakangnya itu ada goresan. Kini korban telah dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Motor Masuk Jurang 8 Meter di Jalan Tenggarong-Samarinda, Pengendara Diduga Patah Tangan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    03 September 2026 pukul 15:12 WITA

    Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan saat mengevakuasi sepeda motor yang masuk ke jurang (Dok: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh ke jurang sedalam delapan meter di Jalan Alternatif Tenggarong-Samarinda, Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar).

    Insiden itu terjadi sekitar 09.34 WITA. Kala itu, warga setempat sempat kaget ketika mendengar suara teriakan meminta tolong dari arah jurang di sisi jalan.

    Saat dilakukan pengecekan, warga mendapati seorang pengendara beserta sepeda motornya berada di dasar jurang.

    Melihat kondisi tersebut, warga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan untuk proses evakuasi.

    “Tadinya saya nyabut kacang, lalu tiba-tiba mendengar ada suara yang minta tolong. Saat lihat ke jurang, ternyata ada orang,” ujar salah satu warga setempat, Linda.

    “Ketinggian jurangnya itu cukup dalam, kalau diperkirakan sedalam delapan meter,” tambahnya.

    Tidak lama berselang, petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban beserta sepeda motornya.

    Proses evakuasi dilakukan menggunakan mobil derek untuk mengangkat sepeda motor dari dasar jurang. Linda menduga pengendara tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya terjatuh ke jurang, mengingat kondisi jalan di lokasi kejadian menikung dan tidak dilengkapi pembatas jalan.

    “Kayaknya dia bawa motornya laju dan larut hingga masuk ke jurang,” terangnya.

    Ia berharap pemerintah dapat memasang pembatas di sisi jalan untuk meningkatkan keselamatan pengendara. 

    Sebab, kendaraan yang masuk ke jurang di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi, sehingga keberadaan pembatas jalan dinilai penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

    “Sebelumnya juga pernah insiden ini terjadi, kendaraan masuk ke sana juga. Harapannya sih semoga pemerintah dapat memasang pembatas jalan di sana,” harapnya.

    Beruntung, korban dinyatakan selamat dalam insiden ini. Namun, korban disebut mengalami patah pada bagian tangannya.

    “Jadi pas dievakuasi itu tangannya kayak patah dan bagian belakangnya itu ada goresan. Kini korban telah dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan,” tandasnya.

    (Sf/Lo)