Cari disini...
Seputar Kaltim
Wakapolres Kutim menyerahkan sapi kurban kepada perwakilan organisasi pers di Mako Polres Kutim. (Dok: Polres Kutim)
Sangatta - Polres Kutai Timur (Kutim) menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada organisasi pers di Kutim pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
Hewan kurban tersebut diperuntukkan bagi anggota Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutim, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kutim, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kutim dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kutim.
Penyerahan sapi kurban dilakukan Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah mewakili Kapolres Kutim kepada perwakilan organisasi pers di Mako Polres Kutim.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengatakan pemberian hewan kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan insan pers di Kutim.
“Semoga bantuan hewan kurban ini membawa manfaat dan semakin mempererat kebersamaan Polres Kutim bersama rekan-rekan insan pers,” ujar AKBP Fauzan.
Selain menyerahkan hewan kurban kepada organisasi pers, Polres Kutim juga menyalurkan daging kurban kepada masyarakat melalui Program Bhabinkamtibmas Delivery Daging.
Melalui program tersebut, personel Bhabinkamtibmas mendistribusikan daging kurban langsung kepada warga di wilayah binaan masing-masing, termasuk masyarakat lanjut usia dan warga dengan keterbatasan mobilitas.
“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan,” tambahnya.
Ketua JMSI Kutim Fantriansyah mengapresiasi bantuan hewan kurban yang diberikan Polres Kutim kepada insan pers di Sangatta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kutim beserta jajaran atas perhatian dan kepeduliannya kepada rekan-rekan media di Sangatta. Ini menjadi bentuk hubungan baik dan sinergi yang selama ini terus terjalin,” kata Fantriansyah.
Meski demikian, ia menegaskan media tetap menjunjung profesionalisme dan independensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Walaupun hubungan kerja sama terus berjalan baik, media tetap akan netral dan profesional dalam melakukan peliputan. Kami tetap berpegang pada kode etik jurnalistik dan fungsi kontrol sosial,” tutupnya.
(Sf/RS)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wakapolres Kutim menyerahkan sapi kurban kepada perwakilan organisasi pers di Mako Polres Kutim. (Dok: Polres Kutim)
Sangatta - Polres Kutai Timur (Kutim) menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada organisasi pers di Kutim pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
Hewan kurban tersebut diperuntukkan bagi anggota Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutim, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kutim, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kutim dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kutim.
Penyerahan sapi kurban dilakukan Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah mewakili Kapolres Kutim kepada perwakilan organisasi pers di Mako Polres Kutim.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengatakan pemberian hewan kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan insan pers di Kutim.
“Semoga bantuan hewan kurban ini membawa manfaat dan semakin mempererat kebersamaan Polres Kutim bersama rekan-rekan insan pers,” ujar AKBP Fauzan.
Selain menyerahkan hewan kurban kepada organisasi pers, Polres Kutim juga menyalurkan daging kurban kepada masyarakat melalui Program Bhabinkamtibmas Delivery Daging.
Melalui program tersebut, personel Bhabinkamtibmas mendistribusikan daging kurban langsung kepada warga di wilayah binaan masing-masing, termasuk masyarakat lanjut usia dan warga dengan keterbatasan mobilitas.
“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan,” tambahnya.
Ketua JMSI Kutim Fantriansyah mengapresiasi bantuan hewan kurban yang diberikan Polres Kutim kepada insan pers di Sangatta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kutim beserta jajaran atas perhatian dan kepeduliannya kepada rekan-rekan media di Sangatta. Ini menjadi bentuk hubungan baik dan sinergi yang selama ini terus terjalin,” kata Fantriansyah.
Meski demikian, ia menegaskan media tetap menjunjung profesionalisme dan independensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Walaupun hubungan kerja sama terus berjalan baik, media tetap akan netral dan profesional dalam melakukan peliputan. Kami tetap berpegang pada kode etik jurnalistik dan fungsi kontrol sosial,” tutupnya.
(Sf/RS)