Cari disini...
Seputar Kaltim
Perampokan dengan modus pecah kaca mobil di Jalan Am Sangaji, Kecamatan Tenggarong. (Foto: Roni)
Tenggarong - Perampokan dengan modus pecah kaca mobil di Jalan A M Sangaji RT 2, Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong terekam kamera CCTV.
Pelaku diduga menggondol duit arisan senilai Rp40 juta rupiah. Korban, Dwi Aprilia mengatakan peristiwa perampokan terjadi pukul 11.38 WITA.
Saat itu Dwi bersama menantunya Emely mengendarai mobil Suzuki Grand Vitara berwarna biru dengan nomor polisi KT 1159 OU. Mereka menepi di pinggir jalan hendak melakukan reservasi di Cafe Pesona Mahakam.
"Kami itu habis narik uang Rp45 juta di Bank Mandiri, kemudian keluar menuju Cafe Pesona Mahakam, mau goncang arisan di situ pukul 15.00 WITA sore ini dengan ibu-ibu lainnya, setelah pesan tempat kami balik ke mobil, kaca pintu kiri sudah pecah, uang dalam plastik hitam di lantai mobil raib digondol perampok," kata Dwi.
Saat berada di Bank, dirinya tidak menaruh rasa curiga terhadap kedua perampok tersebut. "Menantu saya memang lihat dua orang itu saat kami menarik uang di bank, kami juga tidak merasa diikuti sampai ke lokasi kejadian, kaget saja kaca mobil pecah uang hilang, setelah di cek CCTV kami baru sadar kalau kedua perampok itu mengikuti kami dari bank," ujarnya.
Setelah insiden itu, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tenggarong. Kapolsek Tenggarong, Budi Santoso membenarkan adanya insiden perampokan tersebut. Kini pihaknya telah melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang menggunakan sepeda motor Satria F.
"Ciri-ciri pelaku menggunakan motor Satria F, kita akan lacak keberadaan pelaku, besok kita lakukan pengecekan di bank saat korban mengambil uang itu," pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Perampokan dengan modus pecah kaca mobil di Jalan Am Sangaji, Kecamatan Tenggarong. (Foto: Roni)
Tenggarong - Perampokan dengan modus pecah kaca mobil di Jalan A M Sangaji RT 2, Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong terekam kamera CCTV.
Pelaku diduga menggondol duit arisan senilai Rp40 juta rupiah. Korban, Dwi Aprilia mengatakan peristiwa perampokan terjadi pukul 11.38 WITA.
Saat itu Dwi bersama menantunya Emely mengendarai mobil Suzuki Grand Vitara berwarna biru dengan nomor polisi KT 1159 OU. Mereka menepi di pinggir jalan hendak melakukan reservasi di Cafe Pesona Mahakam.
"Kami itu habis narik uang Rp45 juta di Bank Mandiri, kemudian keluar menuju Cafe Pesona Mahakam, mau goncang arisan di situ pukul 15.00 WITA sore ini dengan ibu-ibu lainnya, setelah pesan tempat kami balik ke mobil, kaca pintu kiri sudah pecah, uang dalam plastik hitam di lantai mobil raib digondol perampok," kata Dwi.
Saat berada di Bank, dirinya tidak menaruh rasa curiga terhadap kedua perampok tersebut. "Menantu saya memang lihat dua orang itu saat kami menarik uang di bank, kami juga tidak merasa diikuti sampai ke lokasi kejadian, kaget saja kaca mobil pecah uang hilang, setelah di cek CCTV kami baru sadar kalau kedua perampok itu mengikuti kami dari bank," ujarnya.
Setelah insiden itu, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tenggarong. Kapolsek Tenggarong, Budi Santoso membenarkan adanya insiden perampokan tersebut. Kini pihaknya telah melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang menggunakan sepeda motor Satria F.
"Ciri-ciri pelaku menggunakan motor Satria F, kita akan lacak keberadaan pelaku, besok kita lakukan pengecekan di bank saat korban mengambil uang itu," pungkasnya.
(Sf/Lo)