Seputar Kaltim

    Mobil Honda HR-V Tercebur ke Laut di Berbas Pantai, Diduga Salah Masukkan Transmisi

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    17 September 2025 pukul 15:02 WITA

    Proses evakuasi mobil yang masuk ke laut di Berbas Pantai, Kota Bontang. (Foto: Damkartan Bontang)

    Bontang - Sebuah mobil merek Honda HR-V milik seorang warga tercebur di pesisir laut Berbas Pantai, tepatnya di wilayah Jalan Pangandaran RT 13, Bontang Selatan, Kota Bontang, Selasa (16/9/2025) malam.

    Kepala Bidang (Kabid) Oprasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Sarkani mengatakan butuh waktu hampir tiga jam untuk tim berhasil mengevakuasi mobil tersebut keluar dari air.

    “Tim berangkat ke lokasi sekitar pukul 22.45 WITA dan penanganan selesai pukul 01.45 WITA,” ujar Sarkani.

    Saat evakuasi, Sarkani dibantu enam anggota damkartan dan warga sekitar yang bergotong royong untuk menarik mobil tersebut.

    Penyebab kejadian belum diketahui pasti, sebab saat dimintai keterangan pemilik mobil masih dalam kondisi syok. Tetapi berdasarkan informasi warga sekitar, pemilik kendaraan hendak manuver di area jembatan.

    “Kondisinya gelap karena lokasi minim pencahayaan dan pengendara diduga salah memasukkan transmisi, harusnya maju malah mundur,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Mobil Honda HR-V Tercebur ke Laut di Berbas Pantai, Diduga Salah Masukkan Transmisi

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    17 September 2025 pukul 15:02 WITA

    Proses evakuasi mobil yang masuk ke laut di Berbas Pantai, Kota Bontang. (Foto: Damkartan Bontang)

    Bontang - Sebuah mobil merek Honda HR-V milik seorang warga tercebur di pesisir laut Berbas Pantai, tepatnya di wilayah Jalan Pangandaran RT 13, Bontang Selatan, Kota Bontang, Selasa (16/9/2025) malam.

    Kepala Bidang (Kabid) Oprasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Sarkani mengatakan butuh waktu hampir tiga jam untuk tim berhasil mengevakuasi mobil tersebut keluar dari air.

    “Tim berangkat ke lokasi sekitar pukul 22.45 WITA dan penanganan selesai pukul 01.45 WITA,” ujar Sarkani.

    Saat evakuasi, Sarkani dibantu enam anggota damkartan dan warga sekitar yang bergotong royong untuk menarik mobil tersebut.

    Penyebab kejadian belum diketahui pasti, sebab saat dimintai keterangan pemilik mobil masih dalam kondisi syok. Tetapi berdasarkan informasi warga sekitar, pemilik kendaraan hendak manuver di area jembatan.

    “Kondisinya gelap karena lokasi minim pencahayaan dan pengendara diduga salah memasukkan transmisi, harusnya maju malah mundur,” tandasnya.

    (Sf/Lo)