Seputar Kaltim

    Miring Saat Sandar, Evakuasi Penumpang Feri Dharma Kartika IX Jadi Prioritas

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    27 Januari 2026 pukul 10:56 WITA

    Kondisi truk yang berada di dalam Kapal Feri Dharma Kartika IX, masih menunggu proses evakuasi secara bertahap. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Aparat gabungan melakukan evakuasi penumpang usai Kapal Feri Dharma Kartika IX dilaporkan miring saat sandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Selasa (27/1/2026) pagi.

    Insiden tersebut menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka, sementara satu orang penumpang diduga meninggal dunia akibat terjepit kendaraan di dalam kapal.

    Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Balikpapan, Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono mengatakan pihaknya menerima laporan permintaan bantuan sekitar pukul 07.00 WITA, tak lama setelah kapal feri yang datang dari Parepare, Sulawesi Selatan itu bersandar di pelabuhan.

    “Laporan awal menyebutkan kapal dalam kondisi miring dan terdapat penumpang yang terjepit di antara kendaraan di dek kapal,” ucap Topan saat memberikan keterangan pers di Pelabuhan Semayang.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Lanal Balikpapan langsung mengerahkan personel ke lokasi dan berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan, Polsek Pelabuhan Semayang, Basarnas, Pelindo, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

    Menurut Topan, fokus utama petugas saat tiba di lokasi adalah penyelamatan dan evakuasi korban.“Empat penumpang yang mengalami luka ringan hingga berat telah dievakuasi dan dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

    Selain korban luka, petugas menemukan satu penumpang yang diduga meninggal dunia. Namun, hingga kini korban belum dapat dievakuasi karena tubuhnya terjepit di antara kendaraan kecil di dalam kapal.

    “Korban berada di posisi tengah dan terjepit kendaraan, sehingga proses evakuasi belum bisa dilakukan sebelum kondisi kapal benar-benar aman,” ujarnya.

    Topan menambahkan, sterilisasi area pelabuhan dilakukan untuk mencegah risiko lanjutan mengingat posisi kapal yang miring berpotensi membahayakan keselamatan petugas dan penumpang lainnya. Setelah dinyatakan aman, kendaraan di dalam kapal akan dikeluarkan secara bertahap guna mengurangi beban kapal.

    Sementara Kapolsek Pelabuhan Semayang Balikpapan, AKP Harri Purnomo menyampaikan pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab insiden tersebut.

    “Penyebab kejadian masih dalam tahap penyelidikan. Saat ini kami fokus pada pengamanan lokasi dan mendukung proses evakuasi,” tambah Harri.

    Terkait status operasional kapal, ia menyebut belum ada keputusan apakah kapal akan ditahan atau diizinkan melanjutkan pelayaran, karens menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

    Diketahui kapal Feri Dharma Kartika IX dijadwalkan tiba di Pelabuhan Semayang sekitar pukul 02.00 WITA, tapi baru bersandar sekitar pukul 06.00 WITA. Kondisi miring baru diketahui setelah kapal sandar.

    Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan masih berjaga di lokasi dan proses evakuasi korban yang diduga meninggal dunia menunggu kondisi kapal dinyatakan aman.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Miring Saat Sandar, Evakuasi Penumpang Feri Dharma Kartika IX Jadi Prioritas

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    27 Januari 2026 pukul 10:56 WITA

    Kondisi truk yang berada di dalam Kapal Feri Dharma Kartika IX, masih menunggu proses evakuasi secara bertahap. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Aparat gabungan melakukan evakuasi penumpang usai Kapal Feri Dharma Kartika IX dilaporkan miring saat sandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Selasa (27/1/2026) pagi.

    Insiden tersebut menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka, sementara satu orang penumpang diduga meninggal dunia akibat terjepit kendaraan di dalam kapal.

    Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Balikpapan, Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono mengatakan pihaknya menerima laporan permintaan bantuan sekitar pukul 07.00 WITA, tak lama setelah kapal feri yang datang dari Parepare, Sulawesi Selatan itu bersandar di pelabuhan.

    “Laporan awal menyebutkan kapal dalam kondisi miring dan terdapat penumpang yang terjepit di antara kendaraan di dek kapal,” ucap Topan saat memberikan keterangan pers di Pelabuhan Semayang.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Lanal Balikpapan langsung mengerahkan personel ke lokasi dan berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan, Polsek Pelabuhan Semayang, Basarnas, Pelindo, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

    Menurut Topan, fokus utama petugas saat tiba di lokasi adalah penyelamatan dan evakuasi korban.“Empat penumpang yang mengalami luka ringan hingga berat telah dievakuasi dan dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

    Selain korban luka, petugas menemukan satu penumpang yang diduga meninggal dunia. Namun, hingga kini korban belum dapat dievakuasi karena tubuhnya terjepit di antara kendaraan kecil di dalam kapal.

    “Korban berada di posisi tengah dan terjepit kendaraan, sehingga proses evakuasi belum bisa dilakukan sebelum kondisi kapal benar-benar aman,” ujarnya.

    Topan menambahkan, sterilisasi area pelabuhan dilakukan untuk mencegah risiko lanjutan mengingat posisi kapal yang miring berpotensi membahayakan keselamatan petugas dan penumpang lainnya. Setelah dinyatakan aman, kendaraan di dalam kapal akan dikeluarkan secara bertahap guna mengurangi beban kapal.

    Sementara Kapolsek Pelabuhan Semayang Balikpapan, AKP Harri Purnomo menyampaikan pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab insiden tersebut.

    “Penyebab kejadian masih dalam tahap penyelidikan. Saat ini kami fokus pada pengamanan lokasi dan mendukung proses evakuasi,” tambah Harri.

    Terkait status operasional kapal, ia menyebut belum ada keputusan apakah kapal akan ditahan atau diizinkan melanjutkan pelayaran, karens menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

    Diketahui kapal Feri Dharma Kartika IX dijadwalkan tiba di Pelabuhan Semayang sekitar pukul 02.00 WITA, tapi baru bersandar sekitar pukul 06.00 WITA. Kondisi miring baru diketahui setelah kapal sandar.

    Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan masih berjaga di lokasi dan proses evakuasi korban yang diduga meninggal dunia menunggu kondisi kapal dinyatakan aman.

    (Sf/Lo)