Cari disini...
Seputar Kaltim
Para Narapidana sedang dijenguk oleh keluarga pada saat momentum lebaran idulfitri 1446 H di Lapas II A Samarinda. (Foto: Dok. Pribadi/Seputarfakta.com)
Samarinda - Momen Idulfitri 1446 Hijriah menjadi saat yang penuh haru dan bahagia bagi para Warga Binaan Pemaayarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Samarinda.
Di balik jeruji besi, para WBP tersebut mendapat kesempatan langka untuk merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta.
Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Theo Adrianus mengaku membuka layanan kunjungan khusus Lebaran mulai Senin (31/3/2025) kemarin.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen lapas dalam memfasilitasi hak warga binaan untuk menjalin silaturahmi dengan keluarga, terutama di momen penting seperti Lebaran.
"Suasana haru dan bahagia mewarnai para warga binaan di Lapas Narkotika Samarinda pada Idulfitri," ujar Theo.
Sejak hari pertama Lebaran, antusiasme masyarakat terlihat jelas. Puluhan keluarga berdatangan dengan membawa bingkisan dan makanan khas Lebaran.
Mereka tak sabar untuk bertemu, bertatap muka, dan berbagi cerita dengan anggota keluarga yang sedang menjalani masa hukuman.
Momen pertemuan di ruang kunjungan pun dipenuhi dengan berbagai ekspresi. Ada yang saling berpelukan erat, meneteskan air mata haru, hingga berbagi tawa bahagia.
"Kesempatan ini menjadi sangat berarti bagi warga binaan untuk mendapatkan dukungan moral dari keluarga, yang diharapkan dapat memperkuat semangat mereka dalam menjalani proses pembinaan di dalam lapas," jelas Theo.
Dukungan keluarga memang memiliki peran penting dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial para narapidana.
Pihak lapas memahami betapa pentingnya kehadiran keluarga bagi warga binaan, terutama di hari raya. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk merasakan kehangatan kasih sayang dari orang-orang terdekat.
Untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kunjungan, Lapas Narkotika Samarinda bekerja sama dengan berbagai pihak terkait.
Petugas lapas tetap siaga meskipun dalam suasana libur Lebaran. Selain itu, sinergi dengan kepolisian dan TNI juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Theo mengapresiasi kesadaran masyarakat yang telah mengikuti aturan dan menjaga ketertiban selama berkunjung.
Ia berharap suasana kondusif ini dapat terus dipertahankan demi kelancaran layanan kunjungan dan kenyamanan semua pihak.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku di lapas. Mari kita jaga bersama agar momen silaturahim ini berjalan dengan aman dan lancar," tuturnya.
Sebagai informasi, jadwal kunjungan Lebaran di Lapas Narkotika Samarinda dibuka pada hari ke-1 hingga ke-4 Idul Fitri, mulai pukul 09.00 WITA sampai 15.00 WITA.
Setiap narapidana hanya boleh menerima titipan makanan matang dan maksimal dikunjungi oleh lima anggota keluarga inti.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Para Narapidana sedang dijenguk oleh keluarga pada saat momentum lebaran idulfitri 1446 H di Lapas II A Samarinda. (Foto: Dok. Pribadi/Seputarfakta.com)
Samarinda - Momen Idulfitri 1446 Hijriah menjadi saat yang penuh haru dan bahagia bagi para Warga Binaan Pemaayarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Samarinda.
Di balik jeruji besi, para WBP tersebut mendapat kesempatan langka untuk merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta.
Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Theo Adrianus mengaku membuka layanan kunjungan khusus Lebaran mulai Senin (31/3/2025) kemarin.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen lapas dalam memfasilitasi hak warga binaan untuk menjalin silaturahmi dengan keluarga, terutama di momen penting seperti Lebaran.
"Suasana haru dan bahagia mewarnai para warga binaan di Lapas Narkotika Samarinda pada Idulfitri," ujar Theo.
Sejak hari pertama Lebaran, antusiasme masyarakat terlihat jelas. Puluhan keluarga berdatangan dengan membawa bingkisan dan makanan khas Lebaran.
Mereka tak sabar untuk bertemu, bertatap muka, dan berbagi cerita dengan anggota keluarga yang sedang menjalani masa hukuman.
Momen pertemuan di ruang kunjungan pun dipenuhi dengan berbagai ekspresi. Ada yang saling berpelukan erat, meneteskan air mata haru, hingga berbagi tawa bahagia.
"Kesempatan ini menjadi sangat berarti bagi warga binaan untuk mendapatkan dukungan moral dari keluarga, yang diharapkan dapat memperkuat semangat mereka dalam menjalani proses pembinaan di dalam lapas," jelas Theo.
Dukungan keluarga memang memiliki peran penting dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial para narapidana.
Pihak lapas memahami betapa pentingnya kehadiran keluarga bagi warga binaan, terutama di hari raya. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk merasakan kehangatan kasih sayang dari orang-orang terdekat.
Untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kunjungan, Lapas Narkotika Samarinda bekerja sama dengan berbagai pihak terkait.
Petugas lapas tetap siaga meskipun dalam suasana libur Lebaran. Selain itu, sinergi dengan kepolisian dan TNI juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Theo mengapresiasi kesadaran masyarakat yang telah mengikuti aturan dan menjaga ketertiban selama berkunjung.
Ia berharap suasana kondusif ini dapat terus dipertahankan demi kelancaran layanan kunjungan dan kenyamanan semua pihak.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku di lapas. Mari kita jaga bersama agar momen silaturahim ini berjalan dengan aman dan lancar," tuturnya.
Sebagai informasi, jadwal kunjungan Lebaran di Lapas Narkotika Samarinda dibuka pada hari ke-1 hingga ke-4 Idul Fitri, mulai pukul 09.00 WITA sampai 15.00 WITA.
Setiap narapidana hanya boleh menerima titipan makanan matang dan maksimal dikunjungi oleh lima anggota keluarga inti.
(Sf/By)