Seputar Fakta

    Seputar Kaltim

    Meski Berangkat Skuad Terbatas, PASI Paser Juara Umum Kejurprov Atletik dan Bersiap Porprov 2026

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    30 Oktober 2026 pukul 16:27 WITA

    Atlet dan ofisial PASI Paser di Kejurprov Atletik 2026. (Foto: Dok. PASI Paser)

    Tana Paser - Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Paser menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara umum dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Junior dan Senior Kalimantan Timur 2026. 

    Kejuaraan tersebut dilangsungkan di Kompleks GOR Kadrie Oening, Samarinda, pada 25-27 Oktober 2026. Dalam kejuaraan tingkat regional itu, kontingen berjuluk Bumi Daya Taka tersebut sukses mengumpulkan total 37 medali. Perolehan tersebut terdiri atas 16 medali emas, 19 medali perak dan dua medali perunggu dari berbagai nomor yang dipertandingkan.

    Capaian gemilang itu diraih meskipun PASI Paser tidak menurunkan kekuatan penuh. Kontingen Paser tercatat hanya memberangkatkan sebanyak 22 atlet yang didampingi oleh seorang pelatih bernama Agustinus Jari untuk bersaing dengan sembilan kabupaten/kota di Kaltim.

    Ketua Pengkab PASI Paser, Lamaluddin mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian luar biasa para atletnya di ajang tersebut. Menurutnya, keberhasilan keluar sebagai juara umum dengan skuad terbatas merupakan sebuah sinyal positif bagi prestasi olahraga atletik di daerah.

    "Ada 16 emas kemarin itu karena kita masih menyimpan 20 atlet kita yang dipersiapkan khusus untuk Porprov. Kemarin kita hanya memberangkatkan separuhnya, jadi belum kekuatan penuh. Nanti kekuatan penuhnya di Porprov,” ujar Lamaluddin, Jumat (30/10/2026). 

    Ia menjelaskan, PASI Paser sengaja menyimpan sebagian atlet andalannya demi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026. Dengan persiapan yang jauh lebih maksimal dan kekuatan penuh, pihaknya optimistis mampu bersaing ketat untuk memperebutkan gelar juara umum cabang olahraga atletik.

    Optimisme tersebut turut didasarkan pada besarnya potensi medali pada ajang Porprov mendatang, di mana cabang olahraga atletik dijadwalkan memperebutkan total 46 medali emas. Sebagai tuan rumah, Kabupaten Paser berencana menurunkan 47 atlet terbaik demi memperbesar peluang mendulang prestasi maksimal.

    "Di Porprov nanti kami optimis akan maksimal. Karena sebagai tuan rumah kita menurunkan 47 atlet terbaik," tambahnya. 

    Di balik kesuksesan merengkuh gelar juara umum Kejurprov, perjuangan kontingen Paser sempat diwarnai oleh keterbatasan anggaran. Lamaluddin membeberkan, keberangkatan tim ke Samarinda sebelumnya dibiayai secara mandiri melalui sistem urunan serta sumbangan dari para pencinta olahraga di Paser.

    Melihat kondisi tersebut, PASI Paser sangat mengharapkan adanya dukungan yang lebih konkret dari Pemerintah Kabupaten Paser, khususnya melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). Dukungan anggaran, termasuk pencairan dana pemusatan latihan atau training center (TC), dinilai sangat mendesak demi mematangkan persiapan menjelang Porprov 2026.

    Saat ini, tingkat persiapan para atlet Paser diperkirakan telah mencapai angka 75 persen. PASI Paser berharap sinergi yang baik antara pengurus cabang olahraga dan pemerintah daerah dapat segera terjalin guna menuntaskan sisa persiapan serta memberikan apresiasi layak bagi para peraih medali.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Meski Berangkat Skuad Terbatas, PASI Paser Juara Umum Kejurprov Atletik dan Bersiap Porprov 2026

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    30 Oktober 2026 pukul 16:27 WITA

    Atlet dan ofisial PASI Paser di Kejurprov Atletik 2026. (Foto: Dok. PASI Paser)

    Tana Paser - Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Paser menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara umum dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Junior dan Senior Kalimantan Timur 2026. 

    Kejuaraan tersebut dilangsungkan di Kompleks GOR Kadrie Oening, Samarinda, pada 25-27 Oktober 2026. Dalam kejuaraan tingkat regional itu, kontingen berjuluk Bumi Daya Taka tersebut sukses mengumpulkan total 37 medali. Perolehan tersebut terdiri atas 16 medali emas, 19 medali perak dan dua medali perunggu dari berbagai nomor yang dipertandingkan.

    Capaian gemilang itu diraih meskipun PASI Paser tidak menurunkan kekuatan penuh. Kontingen Paser tercatat hanya memberangkatkan sebanyak 22 atlet yang didampingi oleh seorang pelatih bernama Agustinus Jari untuk bersaing dengan sembilan kabupaten/kota di Kaltim.

    Ketua Pengkab PASI Paser, Lamaluddin mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian luar biasa para atletnya di ajang tersebut. Menurutnya, keberhasilan keluar sebagai juara umum dengan skuad terbatas merupakan sebuah sinyal positif bagi prestasi olahraga atletik di daerah.

    "Ada 16 emas kemarin itu karena kita masih menyimpan 20 atlet kita yang dipersiapkan khusus untuk Porprov. Kemarin kita hanya memberangkatkan separuhnya, jadi belum kekuatan penuh. Nanti kekuatan penuhnya di Porprov,” ujar Lamaluddin, Jumat (30/10/2026). 

    Ia menjelaskan, PASI Paser sengaja menyimpan sebagian atlet andalannya demi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026. Dengan persiapan yang jauh lebih maksimal dan kekuatan penuh, pihaknya optimistis mampu bersaing ketat untuk memperebutkan gelar juara umum cabang olahraga atletik.

    Optimisme tersebut turut didasarkan pada besarnya potensi medali pada ajang Porprov mendatang, di mana cabang olahraga atletik dijadwalkan memperebutkan total 46 medali emas. Sebagai tuan rumah, Kabupaten Paser berencana menurunkan 47 atlet terbaik demi memperbesar peluang mendulang prestasi maksimal.

    "Di Porprov nanti kami optimis akan maksimal. Karena sebagai tuan rumah kita menurunkan 47 atlet terbaik," tambahnya. 

    Di balik kesuksesan merengkuh gelar juara umum Kejurprov, perjuangan kontingen Paser sempat diwarnai oleh keterbatasan anggaran. Lamaluddin membeberkan, keberangkatan tim ke Samarinda sebelumnya dibiayai secara mandiri melalui sistem urunan serta sumbangan dari para pencinta olahraga di Paser.

    Melihat kondisi tersebut, PASI Paser sangat mengharapkan adanya dukungan yang lebih konkret dari Pemerintah Kabupaten Paser, khususnya melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). Dukungan anggaran, termasuk pencairan dana pemusatan latihan atau training center (TC), dinilai sangat mendesak demi mematangkan persiapan menjelang Porprov 2026.

    Saat ini, tingkat persiapan para atlet Paser diperkirakan telah mencapai angka 75 persen. PASI Paser berharap sinergi yang baik antara pengurus cabang olahraga dan pemerintah daerah dapat segera terjalin guna menuntaskan sisa persiapan serta memberikan apresiasi layak bagi para peraih medali.

    (Sf/Lo)