Cari disini...
Seputar Kaltim
Kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura saat mengantar naga menuju kapal pada 2025 lalu (Dok: Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), Heriansyah memastikan Festival Erau Adat Kutai yang dijadwalkan akan berlangsung pada September 2026 mendatang akan tetap digelar, meski pemerintah daerah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
Pelaksanaan festival adat yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-244 Kota Tenggarong tersebut dipastikan tetap berjalan karena telah mendapat persetujuan dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan kepala daerah.
“Atas persetujuan dari bapak bupati dan restu dari pihak kesultanan agar Festival Adat Erau tetap dilaksanakan melalui kolaborasi,” ujar Heriansyah, Sabtu (4/7/2026).
Sebagai bentuk persiapan, Disdikbud Kukar akan membentuk tim dan mengikuti pelatihan tari massal pada Juli ini untuk mematangkan seluruh rangkaian kegiatan Festival Erau Adat Kutai 2026.
Berbagai tahapan persiapan kini mulai dilakukan agar pelaksanaan festival dapat berjalan sesuai jadwal.“Persiapan yang kita lakukan yaitu pembentukan tim terlebih dahulu dan insyaallah di Juli itu akan ada proses pelaksanaan pelatihan tari massal,” paparnya.
Heriansyah menyatakan pelaksanaan Erau tahun ini akan dilakukan seefektif mungkin dengan menyesuaikan anggaran yang tersedia.
“Kita akan seefektif mungkin memanfaatkan dana, apalagi di tahun ini semuanya hibah ke kesultanan, sehingga pelaksanaannya berada di bawah pihak kesultanan,” jelasnya.
Meski tanggung jawab pelaksanaan sepenuhnya berada di kesultanan, Disdikbud Kukar tetap mengambil peran dalam mendukung kelancaran festival melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Ini dilakukan agar seluruh rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2026 dapat berjalan sesuai rencana meski dengan keterbatasan anggaran.
"Peran kami lebih kepada koordinasi dan pendampingan karena memang alokasi anggaran di Disdikbud tahun ini terpangkas,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura saat mengantar naga menuju kapal pada 2025 lalu (Dok: Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), Heriansyah memastikan Festival Erau Adat Kutai yang dijadwalkan akan berlangsung pada September 2026 mendatang akan tetap digelar, meski pemerintah daerah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
Pelaksanaan festival adat yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-244 Kota Tenggarong tersebut dipastikan tetap berjalan karena telah mendapat persetujuan dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan kepala daerah.
“Atas persetujuan dari bapak bupati dan restu dari pihak kesultanan agar Festival Adat Erau tetap dilaksanakan melalui kolaborasi,” ujar Heriansyah, Sabtu (4/7/2026).
Sebagai bentuk persiapan, Disdikbud Kukar akan membentuk tim dan mengikuti pelatihan tari massal pada Juli ini untuk mematangkan seluruh rangkaian kegiatan Festival Erau Adat Kutai 2026.
Berbagai tahapan persiapan kini mulai dilakukan agar pelaksanaan festival dapat berjalan sesuai jadwal.“Persiapan yang kita lakukan yaitu pembentukan tim terlebih dahulu dan insyaallah di Juli itu akan ada proses pelaksanaan pelatihan tari massal,” paparnya.
Heriansyah menyatakan pelaksanaan Erau tahun ini akan dilakukan seefektif mungkin dengan menyesuaikan anggaran yang tersedia.
“Kita akan seefektif mungkin memanfaatkan dana, apalagi di tahun ini semuanya hibah ke kesultanan, sehingga pelaksanaannya berada di bawah pihak kesultanan,” jelasnya.
Meski tanggung jawab pelaksanaan sepenuhnya berada di kesultanan, Disdikbud Kukar tetap mengambil peran dalam mendukung kelancaran festival melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Ini dilakukan agar seluruh rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2026 dapat berjalan sesuai rencana meski dengan keterbatasan anggaran.
"Peran kami lebih kepada koordinasi dan pendampingan karena memang alokasi anggaran di Disdikbud tahun ini terpangkas,” tandasnya.
(Sf/Lo)