Seputar Kaltim

    Menuju Balikpapan Emas 2045: Kesehatan dan Pendidikan Jadi Prioritas Pemkot

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Warga kurang mampu di Balikpapan kini tak perlu lagi khawatir soal biaya berobat dan pendidikan anak. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memastikan perlindungan penuh bagi mereka yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan dan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

    Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan setiap warga mendapat hak dasar, mulai dari kesehatan hingga pendidikan, tanpa terkecuali.

    “Sakit jangan ditahan hanya karena tak punya BPJS. Pemerintah siap bantu,” ujarnya, Selasa (15/7/2025).

    Salah satu bentuk nyatanya adalah program pembebasan iuran BPJS Kesehatan Kelas III bagi warga pra-sejahtera yang belum memiliki jaminan kesehatan. Warga cukup mendaftarkan diri melalui kelurahan terdekat untuk mendapatkan bantuan ini.

    Di bidang pendidikan, Pemkot juga membagikan seragam sekolah gratis untuk peserta didik baru mulai dari tingkat PAUD hingga SMP. Bahkan bagi siswa yang bersekolah di swasta, ada subsidi SPP yang diberikan di 13 sekolah swasta yang sudah bekerja sama dengan pemerintah kota.

    “Anak-anak harus sekolah, tak peduli di mana. Biaya bukan alasan. Negeri atau swasta, semua anak Balikpapan dapat bantuan,” tegasnya.

    Ia juga meminta warga ikut serta dalam pengawasan sosial. Jika ada anak-anak yang belum bersekolah karena alasan biaya, masyarakat diminta segera melaporkan ke kelurahan atau sekolah terdekat.

    Lebih dari sekadar bantuan sesaat, ia menekankan bahwa kebijakan ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi cerdas dan sehat menuju Balikpapan Emas 2045.

    “Kita sedang menyiapkan masa depan kota ini. Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan,” tutupnya.

    Dengan semangat kebersamaan, Pemkot Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan dalam mewujudkan kota yang lebih inklusif, sehat, dan berpendidikan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Menuju Balikpapan Emas 2045: Kesehatan dan Pendidikan Jadi Prioritas Pemkot

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Warga kurang mampu di Balikpapan kini tak perlu lagi khawatir soal biaya berobat dan pendidikan anak. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memastikan perlindungan penuh bagi mereka yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan dan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

    Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan setiap warga mendapat hak dasar, mulai dari kesehatan hingga pendidikan, tanpa terkecuali.

    “Sakit jangan ditahan hanya karena tak punya BPJS. Pemerintah siap bantu,” ujarnya, Selasa (15/7/2025).

    Salah satu bentuk nyatanya adalah program pembebasan iuran BPJS Kesehatan Kelas III bagi warga pra-sejahtera yang belum memiliki jaminan kesehatan. Warga cukup mendaftarkan diri melalui kelurahan terdekat untuk mendapatkan bantuan ini.

    Di bidang pendidikan, Pemkot juga membagikan seragam sekolah gratis untuk peserta didik baru mulai dari tingkat PAUD hingga SMP. Bahkan bagi siswa yang bersekolah di swasta, ada subsidi SPP yang diberikan di 13 sekolah swasta yang sudah bekerja sama dengan pemerintah kota.

    “Anak-anak harus sekolah, tak peduli di mana. Biaya bukan alasan. Negeri atau swasta, semua anak Balikpapan dapat bantuan,” tegasnya.

    Ia juga meminta warga ikut serta dalam pengawasan sosial. Jika ada anak-anak yang belum bersekolah karena alasan biaya, masyarakat diminta segera melaporkan ke kelurahan atau sekolah terdekat.

    Lebih dari sekadar bantuan sesaat, ia menekankan bahwa kebijakan ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi cerdas dan sehat menuju Balikpapan Emas 2045.

    “Kita sedang menyiapkan masa depan kota ini. Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan,” tutupnya.

    Dengan semangat kebersamaan, Pemkot Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan dalam mewujudkan kota yang lebih inklusif, sehat, dan berpendidikan.

    (Sf/Rs)