Seputar Kaltim

    Menginap di Guest House Syariah, Seorang Perempuan di Balikpapan Nyaris Diperkosa dan Dianiaya

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    16 Juni 2024 pukul 16:02 WITA

    Tindakan percobaan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap salah satu pengunjung guest house syariah di Balikpapan. (Foto: Jepretan IG Putribowie/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Seorang perempuan nyaris menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan di salah satu guest house syariah di Kota Balikpapan.

    Informasi ini, terungkap ke publik beriat unggahan sebuah akun Instagram bernama @putribowie, yang kemudian diunggah ulang oleh beberapa akun lnstagram lainnya.

    Dalam unggahan tersebut, diceritakan ada seorang perempuan yang hendak menghadiri sebuah wawancara kerja, di Kota Balikpapan. Untuk memangkas jarak, si perempuan itu disebut memilih untuk menginap di sebuah guest house syariah demi alasan keamanan.

    Singkat cerita, alih-alih mendapatkan pelayanan yang baik, perempuan itu mengaku mendapatkan kekerasan fisik yang serius dari seseorang yang diduga adalah penjaga guest house tersebut.

    "Mulut saya dipaksa buka lebar, dimasukkan tangan satu sampai tenggorokan dan dicekik, kepala ditendang pakai kaki. Alhamdulillah, saya masih diberi pertolongan sama Allah," tulis akun tersebut, sebagaimana dilihat awak redaksi Seputar Fakta, Minggu (16/6/2024) siang. 

    Tak hanya itu, akun itu juga membeber bahwa perempuan yang dimaksud pun nyaris menjadi korban pelecehan seksual dan pembunuhan oleh penjaga guest house itu. 

    "Saya nggak sempat dilecehkan, tapi saya benar-benar mau dibunuh biar hilangkan bukti," jelasnya. 

    Masih di unggahan yang sama, akun @putribowie menuliskan syukur lantaran bisa melawan dan keluar dari kamar meskipun tubuhnya penuh luka dan lebam.

    "Allah kasih kekuatan buat lawan walau semua badan penuh darah, saya nggak tahu bagian mana aja yang dipukul tapi banyak lebam. Yang saya ingat intinya harus keluar dari kamar," terangnya. 

    Akibat kejadian tersebut, pengguna akun itu harus menjalani perawatan di rumah sakit dan mengalami trauma yang mendalam.

    "Badan saya semua gemetaran dari jam 4 subuh kemarin sampai sekarang ini karena trauma. Kata dokter, karena kejadian terus berputar di otak," tambahnya.

    Di akhir unggahan, dia mengapresiasi Polsek Balikpapan Selatan yang menangani kasusnya dengan cepat.

    "Saya berterima kasih juga untuk Polsek Balikpapan Selatan yang urus semua kasus saya dengan cepat," ucapan syukurnya.

    Di tempat terpisah, Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, mengonfirmasi adanya insiden itu. Bahkan, ia memastikan bahwa saat ini pelaku sedang dalam penanganan petugas Reskrim Polsek Balikpapan Selatan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Menginap di Guest House Syariah, Seorang Perempuan di Balikpapan Nyaris Diperkosa dan Dianiaya

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    16 Juni 2024 pukul 16:02 WITA

    Tindakan percobaan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap salah satu pengunjung guest house syariah di Balikpapan. (Foto: Jepretan IG Putribowie/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Seorang perempuan nyaris menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan di salah satu guest house syariah di Kota Balikpapan.

    Informasi ini, terungkap ke publik beriat unggahan sebuah akun Instagram bernama @putribowie, yang kemudian diunggah ulang oleh beberapa akun lnstagram lainnya.

    Dalam unggahan tersebut, diceritakan ada seorang perempuan yang hendak menghadiri sebuah wawancara kerja, di Kota Balikpapan. Untuk memangkas jarak, si perempuan itu disebut memilih untuk menginap di sebuah guest house syariah demi alasan keamanan.

    Singkat cerita, alih-alih mendapatkan pelayanan yang baik, perempuan itu mengaku mendapatkan kekerasan fisik yang serius dari seseorang yang diduga adalah penjaga guest house tersebut.

    "Mulut saya dipaksa buka lebar, dimasukkan tangan satu sampai tenggorokan dan dicekik, kepala ditendang pakai kaki. Alhamdulillah, saya masih diberi pertolongan sama Allah," tulis akun tersebut, sebagaimana dilihat awak redaksi Seputar Fakta, Minggu (16/6/2024) siang. 

    Tak hanya itu, akun itu juga membeber bahwa perempuan yang dimaksud pun nyaris menjadi korban pelecehan seksual dan pembunuhan oleh penjaga guest house itu. 

    "Saya nggak sempat dilecehkan, tapi saya benar-benar mau dibunuh biar hilangkan bukti," jelasnya. 

    Masih di unggahan yang sama, akun @putribowie menuliskan syukur lantaran bisa melawan dan keluar dari kamar meskipun tubuhnya penuh luka dan lebam.

    "Allah kasih kekuatan buat lawan walau semua badan penuh darah, saya nggak tahu bagian mana aja yang dipukul tapi banyak lebam. Yang saya ingat intinya harus keluar dari kamar," terangnya. 

    Akibat kejadian tersebut, pengguna akun itu harus menjalani perawatan di rumah sakit dan mengalami trauma yang mendalam.

    "Badan saya semua gemetaran dari jam 4 subuh kemarin sampai sekarang ini karena trauma. Kata dokter, karena kejadian terus berputar di otak," tambahnya.

    Di akhir unggahan, dia mengapresiasi Polsek Balikpapan Selatan yang menangani kasusnya dengan cepat.

    "Saya berterima kasih juga untuk Polsek Balikpapan Selatan yang urus semua kasus saya dengan cepat," ucapan syukurnya.

    Di tempat terpisah, Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, mengonfirmasi adanya insiden itu. Bahkan, ia memastikan bahwa saat ini pelaku sedang dalam penanganan petugas Reskrim Polsek Balikpapan Selatan.

    (Sf/Rs)