Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Bontang - Di tengah tekanan hidup yang semakin kompleks, rasa cemas dan overthinking menjadi hal yang sering dialami banyak orang. Pikiran tentang masa depan yang belum pasti hingga luka masa lalu yang masih membekas kerap membuat seseorang sulit merasa tenang.
Melalui unggahan media sosial Instagram, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) memperkenalkan teknik sederhana bernama Butterfly Hug sebagai salah satu cara untuk membantu menenangkan diri saat kecemasan datang.
Dalam unggahan tersebut, Kemenko PMK mengingatkan seseorang terkadang terlalu sibuk memikirkan masa depan atau mengingat masa lalu hingga lupa menenangkan dirinya sendiri. Karena itu, penting untuk memberi ruang bagi tubuh dan pikiran agar kembali rileks.
Butterfly Hug atau pelukan kupu-kupu merupakan teknik sederhana yang dilakukan dengan memeluk diri sendiri. Caranya, tangan disilangkan di dada hingga menyerupai sayap kupu-kupu, lalu bahu kiri dan kanan ditepuk secara bergantian sambil mengatur napas perlahan.
Teknik ini dipercaya membantu tubuh merasa lebih aman dan tenang. Gerakan berulang yang dilakukan secara perlahan juga dapat membantu seseorang lebih fokus pada kondisi saat ini dan mengurangi ketegangan emosional.
Kemenko PMK juga menganjurkan agar Butterfly Hug dilakukan sambil mengucapkan afirmasi positif, seperti “Aku aman”, “Aku tenang” dan “Aku akan baik-baik saja”. Kalimat-kalimat tersebut diharapkan dapat membantu menenangkan pikiran dan memberikan rasa nyaman pada diri sendiri.
Edukasi mengenai Butterfly Hug mendapat perhatian warganet karena dinilai mudah dilakukan kapan saja tanpa memerlukan alat khusus. Teknik ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental, langkah sederhana seperti Butterfly Hug dapat menjadi salah satu cara untuk membantu mengelola stres dan kecemasan sehari-hari.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Bontang - Di tengah tekanan hidup yang semakin kompleks, rasa cemas dan overthinking menjadi hal yang sering dialami banyak orang. Pikiran tentang masa depan yang belum pasti hingga luka masa lalu yang masih membekas kerap membuat seseorang sulit merasa tenang.
Melalui unggahan media sosial Instagram, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) memperkenalkan teknik sederhana bernama Butterfly Hug sebagai salah satu cara untuk membantu menenangkan diri saat kecemasan datang.
Dalam unggahan tersebut, Kemenko PMK mengingatkan seseorang terkadang terlalu sibuk memikirkan masa depan atau mengingat masa lalu hingga lupa menenangkan dirinya sendiri. Karena itu, penting untuk memberi ruang bagi tubuh dan pikiran agar kembali rileks.
Butterfly Hug atau pelukan kupu-kupu merupakan teknik sederhana yang dilakukan dengan memeluk diri sendiri. Caranya, tangan disilangkan di dada hingga menyerupai sayap kupu-kupu, lalu bahu kiri dan kanan ditepuk secara bergantian sambil mengatur napas perlahan.
Teknik ini dipercaya membantu tubuh merasa lebih aman dan tenang. Gerakan berulang yang dilakukan secara perlahan juga dapat membantu seseorang lebih fokus pada kondisi saat ini dan mengurangi ketegangan emosional.
Kemenko PMK juga menganjurkan agar Butterfly Hug dilakukan sambil mengucapkan afirmasi positif, seperti “Aku aman”, “Aku tenang” dan “Aku akan baik-baik saja”. Kalimat-kalimat tersebut diharapkan dapat membantu menenangkan pikiran dan memberikan rasa nyaman pada diri sendiri.
Edukasi mengenai Butterfly Hug mendapat perhatian warganet karena dinilai mudah dilakukan kapan saja tanpa memerlukan alat khusus. Teknik ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental, langkah sederhana seperti Butterfly Hug dapat menjadi salah satu cara untuk membantu mengelola stres dan kecemasan sehari-hari.
(Sf/Lo)